LensaDaily - Tiga orang meninggal dunia dan 3 lainnya terluka dalam peristiwa kecelakaan maut Toyota Calya dengan Kereta Api Kisaran Express di perlintasan sebidang tanpa palang pintu Nanggar Bayu, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sabtu petang, 26 Juli 2025, sekitar pukul 17.30 WIB.
Korban tewas kecelakaan maut tersebut merupakan penumpang mobil Calya. Yakni, Siti Marlina (40), M Alzam (2) dan Zulfiki (30). Sedangkan korban selamat, yakni Yusni Marzuki (43) yang merupakan sopir Toyota Calya, mengalami luka berat.
Korban luka ringan, yaitu M Farel Ansori (16), Atha Nugraha (14), Adeeva Varisa Zahra Sinaga (10), Agus Joko Prayudi (30), Angki (32) dan Yasmin (2).
Para korban tewas dan selamat ini, seluruhnya merupakan warga Jalan Gunung Kidul Lk XIV, Kelurahan Binjai Estate, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, Sumatera Utara.
Kapolsek Perdagangan, AKP. Ibrahim Sopi menjelaskan menerima informasi kecelakaan tersebut, dari masyarakat. Pihaknya turun ke lokasi melakukan evakuasi seluruh korban meninggal dunia dan selamat ke Rumah Sakit (RS) Karya Husada, Kabupaten Simalungun.
"Dalam kasus kecelakaan ini, meninggal dunia tiga orang dan luka-luka 7 orang, dengan kerugian materi Rp 75 juta," ungkap Ibrahim, dalam keterangan tertulis, Sabtu malam, 26 Juli 2025.
Ibrahim mengungkapkan kronologi kejadian kecelakaan maut tersebut, mobil Toyota Calya yang dikemudikan Yusni Marzuki, datang dari arah Jalan Simpang Asam, Kecamatan Bandar menuju jalur utama Kabupaten Simalungun.
"Lalu, mobil Toyota Calya setibanya di TKP menaiki perlintasan KA selanjutnya dari arah Asahan menuju Medan datang KA 2803 Kisaran Express/Kiss-LBU, kemudian terjadi tabrakan atau kecelakaan," kata Ibrahim.
Kapolsek Perdagangan mengungkapkan kecelakaan tersebut, mengakibatkan mobil Toyota Calya terseret sekitar 50 meter dan tercampak ke sebelah kanan, dari lokasi kejadian tersebut.
"Di lokasi kejadian, sopir Yusni Marzuki tidak sadarkan diri, Siti Marlina dan anaknya M. Alzam yang berada di samping sopir telah meninggal dunia. Sedangkan, Zulkifli berada di tengah kiri telah meninggal dunia, sedangkan penumpang lainnya mengalami luka-luka," jelas Ibrahim.
Kini, kasus kecelakaan maut tengah dilakukan penyelidikan dan dilakukan proses oleh Satuan Lalu Lintas Polres Simalungun dan Polsek Perdagangan.



Belum Ada Komentar Untuk Postingan Ini