icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Minum Tuak Bersama, Pria di Taput Tewas Ditikam Teman Mabuknya

Lensa Daily - Sumatera Utara
Minggu, 03 Agt 2025 00:54 WIB

LensaDaily - Gara-gara mabuk tuak, seorang pria tua di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menikam temannya hingga tewas. Pelaku menunggu temannya itu di jalan saat hendak pulang ke rumah, usai tak terima dan sakit hati korban memukulnya di warung tuak saat keduanya cekcok mulut.

Pelaku penikaman adalah Holong Hutapea (60), sedangkan korban Benget Hutauruk (58). Peristiwa pembunuhan itu, terjadi di warung tuak milik S di Jalan Umum, Desa Hutapea Banuarea, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, Sabtu dini hari, 2 Agustus 2025, sekitar pukul 02.00 WIB.

Berdasarkan data diperoleh, kasus pembunuhan itu bermula pelaku yang merupakan Dusun 2 Martimbang, Desa Hutapea Banuarea, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Taput datang ke warung tuak tersebut, Jumat malam, 1 Agustus 2025, sekitar pukul 20.00 WIB.

Tidak berselang korban yang merupakan warga Bahal Nagodang, Dusun 3 yang sama tinggal satu Desa dengan pelaku juga datang warung tuak itu. Antara pelaku dan korban merupakan teman, saat itu sama-sama menikmati tuak tersebut. Tapi, terjadi cekcok mulut Holong dan Benget. 

"Sekitar pukul 23.00 WIB malam itu, terjadi cekcok antara korban dan pelaku di dalam warung tuak hingga korban memukul pelaku 1 kali," kata Kasi Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing, Sabtu sore, 2 Agustus 2025.

Setelah itu, korban terlebih dahulu pulang kerumahnya. Sekira pukul 01.30 WIB, Benget pulang sendirian dari warung tuak menuju rumahnya berjalan kaki. 

Diduga sakit hati atas perbuatan korban yang memukul pelaku sebelumnya. Pelaku sudah mengintai korban dengan membawa pisau dari rumahnya.

"Selanjutnya, pelaku menusuk korban dengan pisaunya di bagian dada hingga korban terkapar, di jalan dan berlumuran darah hingga meninggal dunia," jelas Walpon.

Pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian. Menerima laporan peristiwa itu, petugas kepolisian turun melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi serta mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit untuk di otopasi.

"Pelaku berhasil diamankan tiga jam setelah kejadian. Saat itu, pelaku di Aek Ristop Tarutung sedang menunggu bus untuk melarikan diri," ungkap Walpon. 

Lalu, pelaku digelandang ke Mako Polres Taput untuk dilakukan pemeriksaan dan penahanan."Hasil pemeriksaan pelaku mengakui perbuatan tersebut, yang telah membunuh korban," ucap Walpon.

Komentar Postingan

Belum Ada Komentar Untuk Postingan Ini