icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: tuak


Pria di Tapteng Tewas Dibunuh Usai Lerai Pertengkaran di Warung Tuak

LensaDaily - Suasana tenang di warung tuak di Dusun III Desa Hudopa Nauli, Kecamatan Kolang, berubah mencekam, dengan kematian seorang pria tewas dibunuh. Korban tewas usai melerai pertengkaran di warung tuak tersebut yang terjadi Senin 23 Februari 2026.Korban adalah E Manalu (36), tewas mengenaskan dibunuh DH (40). Pelaku yang diduga mabuk menganiaya korban dengan kayu dan batu koral. Pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian setelah sempat menyerahkan diri kepada perangkat desa.Kapolres Tapanuli Tengah melalui Kapolsek Kolang, AKP I.E. Simatupang, membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. “Personel kami bersama Tim Inafis Polres Tapteng telah melakukan olah TKP," ujar AKP I.E. Simatupang dalam keterangannya Selasa 24 Februari 2026.Katanya, Kejadian ini sontak membuat suasana tenang di warung tuak tersebut seketika menjadi mencekam. Peristiwa berdarah ini berawal perselisihan yang bermula dari adu mulut di meja warung tuak.Saat itu, pelaku DH yang diduga mabuk sedang berada di warung tuak milik warga setempat pukul 20.30 WIB. Tiba di warung, DH terlibat cekcok mulut dengan pengunjung lain. Korban EM, yang juga berada di lokasi, mencoba melerai pertengkaran tersebut.Korban kemudian merangkul dan membawa pelaku keluar dari warung menuju arah rumah pelaku dengan maksud menenangkan situasi. Namun, setibanya di area rumah, situasi justru memanas hingga terjadi kontak fisik yang tidak terhindarkan antara E Manalu dengan pelaku.Perkelahian antara keduanya mengakibatkan korban EM mengalami luka parah. Pelaku diduga menggunakan benda tumpul berupa kayu sepanjang 80 cm dan batu sungai yang ditemukan di halaman rumah untuk memukul korban. Akibat luka serius pada bagian kepala dan wajah, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian."Barang bukti berupa kayu, batu sungai, serta pakaian korban telah diamankan,” jelas AKP I.E. Simatupang.Usai kejadian pembunuhan itu, pelaku DH yang juga mengalami luka robek di bagian pipi kanan akibat perkelahian tersebut, langsung mendatangi rumah Kepala Dusun untuk melaporkan kejadian dan menyerahkan diri. Oleh perangkat desa, pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Kolang sebelum akhirnya dibawa ke Sat Reskrim Polres Tapteng.

24 Februari 2026

Minum Tuak Bersama, Pria di Taput Tewas Ditikam Teman Mabuknya

LensaDaily - Gara-gara mabuk tuak, seorang pria tua di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menikam temannya hingga tewas. Pelaku menunggu temannya itu di jalan saat hendak pulang ke rumah, usai tak terima dan sakit hati korban memukulnya di warung tuak saat keduanya cekcok mulut.Pelaku penikaman adalah Holong Hutapea (60), sedangkan korban Benget Hutauruk (58). Peristiwa pembunuhan itu, terjadi di warung tuak milik S di Jalan Umum, Desa Hutapea Banuarea, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, Sabtu dini hari, 2 Agustus 2025, sekitar pukul 02.00 WIB.Berdasarkan data diperoleh, kasus pembunuhan itu bermula pelaku yang merupakan Dusun 2 Martimbang, Desa Hutapea Banuarea, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Taput datang ke warung tuak tersebut, Jumat malam, 1 Agustus 2025, sekitar pukul 20.00 WIB.Tidak berselang korban yang merupakan warga Bahal Nagodang, Dusun 3 yang sama tinggal satu Desa dengan pelaku juga datang warung tuak itu. Antara pelaku dan korban merupakan teman, saat itu sama-sama menikmati tuak tersebut. Tapi, terjadi cekcok mulut Holong dan Benget. "Sekitar pukul 23.00 WIB malam itu, terjadi cekcok antara korban dan pelaku di dalam warung tuak hingga korban memukul pelaku 1 kali," kata Kasi Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing, Sabtu sore, 2 Agustus 2025.Setelah itu, korban terlebih dahulu pulang kerumahnya. Sekira pukul 01.30 WIB, Benget pulang sendirian dari warung tuak menuju rumahnya berjalan kaki. Diduga sakit hati atas perbuatan korban yang memukul pelaku sebelumnya. Pelaku sudah mengintai korban dengan membawa pisau dari rumahnya."Selanjutnya, pelaku menusuk korban dengan pisaunya di bagian dada hingga korban terkapar, di jalan dan berlumuran darah hingga meninggal dunia," jelas Walpon.Pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian. Menerima laporan peristiwa itu, petugas kepolisian turun melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi serta mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit untuk di otopasi."Pelaku berhasil diamankan tiga jam setelah kejadian. Saat itu, pelaku di Aek Ristop Tarutung sedang menunggu bus untuk melarikan diri," ungkap Walpon. Lalu, pelaku digelandang ke Mako Polres Taput untuk dilakukan pemeriksaan dan penahanan."Hasil pemeriksaan pelaku mengakui perbuatan tersebut, yang telah membunuh korban," ucap Walpon.

03 Agustus 2025