LensaDaily - Yayasan Pesona Tropis Alam Indonesia (PETAI) memperkuat sinergi pengelolaan kehutanan dan lingkungan yang berkelanjutan. Hal ini menegaskan komitmen untuk terus berkontribusi dalam mendukung tata kelola hutan berkelanjutan serta upaya pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).
Hal ini disampaikan Direktur Yayasan PETAI, Masrizal Saraan, audiensi dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara (DLHK Sumut), Heri Wahyudi Marpaung di Kantor DLHK Sumut, Selasa 2 Juli 2025.
Direktur PETAI menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin, dan menegaskan komitmen PETAI untuk terus berkontribusi dalam mendukung tata kelola hutan berkelanjutan serta upaya pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).
Masrizal Saraan menegaskan, kemitraan antara pemerintah daerah dan lembaga masyarakat sipil seperti PETAI menjadi pilar penting dalam menghadapi tantangan pengelolaan lingkungan hidup.
“Kami percaya bahwa kerja sama multipihak berbasis data dan partisipasi aktif masyarakat adalah kunci dalam membangun ketahanan lingkungan jangka panjang,” ujarnya.
Kepala DLHK Sumut, Heri Wahyudi Marpaung, menyambut baik komitmen tersebut, dan menyatakan kesiapan dinasnya untuk melanjutkan kolaborasi dengan PETAI dalam mendukung pembangunan kehutanan dan lingkungan yang lestari dan adaptif terhadap perubahan iklim.
Pertemuan ini menjadi landasan penguatan kerja sama ke depan, sekaligus wujud komitmen bersama dalam menjaga ekosistem hutan sebagai bagian dari upaya pencapaian target iklim nasional.



Belum Ada Komentar Untuk Postingan Ini