icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Pria di Asahan Aniaya Istri Kedua hingga Tewas, Rekayasa Kematian Sebut Kecelakaan

Lensa Daily - Sumatera Utara
Rabu, 04 Feb 2026 00:14 WIB

LensaDaily - Penganiayaan yang berujung kematian dialami seorang wanita yang merupakan istri kedua pelaku, tewas dianiaya di rumah mereka di Perumahan Arya Graha 5, Jalan Gergaji, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Sebelum tewas, korban dijemput dari rumah orang tuanya dan pelaku mengaku istrinya tewas kecelakaan.

Korban tewas berinisial AIP (20) warga Jalan Jenderal A. Yani, Kelurahan Sei Rengas, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan. Sedangkan, pelaku merupakan suami korban, berinisial MA (29) warga Gergaji, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Asahan, AKP. Immanuel Simamora, menjelaskan kronologi kejadian suami bunuh istrinya, bermula Minggu sore, 1 Februari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB. Dimana pelaku menjemput korban di rumah orang tuanya di Kota Tanjung Balai. 

"Saat tiba di rumah mereka, terjadi pertengkaran mulut antara pelaku dengan korban, yang mana pelaku kesal dengan korban dikarenakan korban pulang ke rumah orang tuanya, tanpa seizin dari pelaku," kata Immanuel, dalam keterangan persnya, Selasa 3 Februari 2026.

Immanuel mengungkapkan saat terjadi pertengkaran mulut tersebut, pelaku melakukan kekerasan berupa memukulnya di bagian perut sebelah kanan dan kiri menggunakan tangan kanan berkali-kali.

"Lalu menendang dada korban menggunakan kaki bagian kanan sebanyak 3-4 kali, kemudian pelaku menarik korban ke dalam kamar mandi. Dan pada saat di dalam kamar mandi, pelaku memasukkan kepala korban ke dalam bak mandi, kemudian pelaku memasukkan seluruh tubuh korban ke dalam bak mandi dengan cara mendorongnya," ucap Immanuel. 

Atas penganiayaan tersebut, korban sempat oyong dan terjatuh. Selanjutnya pelaku menarik korban keluar dari kamar mandi ke ruang tamu. Kemudian pelaku sempat bertanya lagi kepada korban dengan bertanya "kenapa ko pigi?," tanya pelaku kepada istrinya itu. 

Lalu korban masih diam dan tidak menjawab. Kemudian pelaku menendang korban ke rusuk kanan korban, dan karena pelaku melihat korban sesak nafas, pelaku sempat memberikan nafas buatan kepada korban, kemudian menggendong korban sambil mengayun-ayunkan. 

"Pada saat itu, korban muntah-muntah, lalu pelaku meletakkan korban di lantai. Laku, pelaku membawa korban dengan menggunakan sepeda motornya ke RSUD Kisaran. Berdasarkan, hasil keterangan dokter bahwa korban dinyatakan sudah meninggal dunia," jelas Immanuel. 

Menerima kejadian tersebut, Immanuel mengatakan pihaknya melakukan penyelidikan dengan memeriksa suami korban, saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti di rumah mereka.

"Awalnya pelaku mengelak dan mengatakan bahwa korban meninggal akibat terjatuh dari sepeda motor. Namun petugas melihat pada tubuh korban, terdapat tanda luka lecet dan memar. Selanjutnya korban dibawa ke RSU Bhayangkata untuk dilakukan autopsi," ucap Immanuel. 

Immanuel mengatakan bahwa pelaku akhirnya mengakui perbuatannya tersebut. Kini, tersangka bersama barang bukti sudah diamankan ke Polres Asahan untuk proses hukum selanjutnya. "Tapi ini (korban) istri kedua dari pelaku," kata Kasat Reskrim Polres Asahan itu.

Komentar Postingan

Belum Ada Komentar Untuk Postingan Ini