icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Nenek di Sergai Diperkosa Saat Lagi Demam

Lensa Daily - Sumatera Utara
Sabtu, 26 Jul 2025 10:05 WIB

LensaDaily - Pelecehan seksual dialami seorang nenek berusia 81 tahun oleh seorang pria yang mencoba lakukan pemerkosaan di rumah korban di Desa Taiwan, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sergai, AKP DP Simatupang, mengungkapkan peristiwa pemerkosaan itu dialami korban berinisial SS (81) oleh peia berinisial J (45) yang terjadi pada Sabtu, 19 Juli 2025, sekitar pukul 10.45 WIB.

DP Simatupang mengungkapkan menerima laporan dari anak korban, pihak kepolisian bergerak langsung menangkap pelaku, Senin siang, 19 Juli 2025, sekira pukul 13.30 WIB.

"Pelaku sudah kita amankan," sebut AKP DP Simatupang, dalam keterangan tertulis, Sabtu pagi, 26 Juli 2025.

AKP DP Simatupang menjelaskan kronologi kejadiannya, berawal korban sedang rebahan atau tidur di dalam kamarnya, dengan posisi miring di dalam kamar tidur karena sedang sakit.

"Dikarenakan lagi tidak enak badan atau demam, korban tidak menggunakan celana dalam, hanya menggunakan baju tidur atau daster. Namun tiba tiba dari arah belakang korban dipeluk oleh terlapor J," jelas DP Simatupang.

Kemudian korban berpikir itu adalah cucunya. Sehingga korban mengatakan untuk tidak memeluk korban. "Awas kau, aku lagi demam," sebut DP Simatupang meniru perkataan korban saat kejadian pemerkosaan itu.

Lalu, pelaku tetap memeluk korban dari belakang dan langsung mengubah posisi korban hingga terlentang dan pada saat itu korban melihat bahwa terlapor sudah dalam keadaan telanjang, dan posisi terlapor sudah diatas tubuh korban.

"Selanjutnya, terlapor mencium wajah korban berulang kali, dan terlapor menaikkan baju korban dan mengesekan kemaluan terlapor ke kemaluan korban," kata Kasat Reskrim Polres Sergai.

Selanjutnya korban berontak dan menjerit memintak tolong. Sehingga anak korban yang lain, masuk dan melihat terlapor sudah diatas tubuh korban. 

"Sehingga saksi (anak korban) ikut menjerit memintak tolong sehingga masyarakat berdatangan dan melakukan pemukulan terhadap terlapor dan hingga saat ini terlapor dirawat di RSU Sultan Sulaiman untuk dilakukan perawatan medis," kata DP Simatupang.

Komentar Postingan

Belum Ada Komentar Untuk Postingan Ini