LensaDaily - Pemilihan Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) periode 2026-2031 tingkat Majelis Wali Amanat (MWA) ditunda Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI. Penundaan ini dikabarkan terkait dugaan kecurangan pemilihan Rektor USU periode 2026-2031 dan Kemendiktisaintek menurunkan Tim Investigasi.
Hal ini dikatakan Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Rektor USU Prof. Dr. Tamrin, M.Sc. Ia mengatakan dugaan kecurangan tersebut saat proses pemilihan berdasarkan informasi dari pemberitaan media. "Mungkin yang ada berita di media yang berkaitan dengan kecurangan," sebut Prof. Tamrin, Kamis malam, 2 Oktober 2025.
Disinggung dugaan kecurangan Pemilihan Rektor USU periode 2026-2031 di tingkat Senat Akademik (Akademik) tidak membantahnya. Prof. Tamrin menyerahkan proses penyelidikan dari tim investigasi Kemendiktisaintek.
"Ia mungkin, biarlah pihak Kementrian (Kemendiktisaintek) menjalankan tugasnya demi mencari kebenaran," ucap Prof. Tamrin.
Sedangkan, Majelis Wali Amanat (MWA) USU menggelar rapat pleno menyikapi surat Kemendiktisaintek RI, terkait ditunda atau diundur pemilihan Rektor USU.
Rapat tersebut digelar di Jakarta, Kamis 2 Oktober 2025. Rapat itu, dihadiri oleh Mendiktisaintek, Brian Yuliarto dan Ketua MWA USU, Agus Andrianto dan seluruh anggota MWA USU.
"Tadi sudah rapat pleno MWA hadir Mentri Pendidikan disamping ketua MWA," ungkap Prof. Tamrin.
Tamrin mengatakan hasil putusan rapat pleno MWA USU, Pemilihan Rektor USU ditunda sekitar 2 pekan atau 3 pekan mendatang.
"Hasil rapat memutuskan pemilihan rektor ditunda 2 atau 3 minggu setelah diadakan investigasi," kata Prof Tamrin.
Diberitakan sebelumnya, dalam surat Kemendiktisaintek, dengan nomor surat : 2354/A/HΜ.00.00/2025. Hal : Tanggapan terkait Konfirmasi Jadwal Rapat MWA untuk Pemilihan Rektor USU Periode 2026-2031, tertanggal 30 September 2025.
"Menindaklanjuti surat dari Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Sumatera Utara (USU) dengan Nomor Surat 116/UN5.1.MWA/TP.00.03/2025 tanggal 15 September 2025 perihal Konfirmasi Jadwal Rapat MWA untuk Pemilihan Rektor USU Periode 2026-2031, dengan ini kami sampaikan permohonan maaf bahwa kegiatan pemilihan tersebut belum dapat dilakukan pada tanggal yang diajukan yaitu Kamis, 2 Oktober 2025 bertempat di Gedung A, Lt. 2 Komplek Kemendikbud," tulis dalam surat itu, dikutip wartawan, Rabu malam, 1 Oktober 2025.
Surat tersebut, beredar dikalangan jurnalis di Kota Medan. Dalam surat itu, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, meminta pemilihan Rektor USU diundur sementara.
"Sehubungan dengan hal tersebut, Pemilihan Rektor USU akan diundur dengan mencari alternatif waktu lainnya yang akan diinformasikan langsung," tulis dalam surat itu.
Diberitakan sebelumnya, pemilihan Rektor USU, ditingkat Senat Akademik (SA) USU, Setelah melakukan voting (one man one vote), sebanyak 112 anggota senat melaksanakan pemilihan yang demokratis, jujur dan adil.
Hasil rekapitulasi pemilihan Rektor USU tersebut, suara tertinggi diperoleh Prof. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., yang meraih 53 suara, nomor urut dua suara terbanyak adalah Prof. Poppy Anjelisa Z Hasibuan yang mendapat 18 suara dan suara ketiga terbanyak adalah Prof. Isfenti Sadalia sebanyak 16 suara.



Belum Ada Komentar Untuk Postingan Ini