icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Geopark Kaldera Toba Kembali Raih Green Card, Bobby Nasution Ajak Masyarakat Jaga Warisan Dunia

Lensa Daily - Sumatera Utara
Selasa, 09 Sep 2025 16:42 WIB

LensaDaily - Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak masyarakat untuk menjaga Geopark Kaldera Toba yang ditetapkan kembali meraih status Green Card atau kartu hijau dari UNESCO Global Geopark (UGGp). Penetapan tersebut diputuskan pada Sidang Komite Eksekutif ke-11 Konferensi Global Geopark Network di Kutralkura, wilayah La Araucania, Chile.

Bobby Nasution mengungkapkan meraih Green Card ini, tidak lepas kerja keras dan kerja sama antara Pemprov Sumut, pemerintah pusat, dan stakeholder terkait.

"Alhamdulillah, kita kembali Green Card. Setelah penilaian kemarin, namun secara simbolisnya pada waktu berbeda. Dalam sidangnya sudah ditetapkan Danau Toba sudah kembali Green Card," sebut Bobby Nasution kepada wartawan, di Kantor Gubernur Sumut, Kota Medan, Selasa 9 September 2025. 

Bobby tidak lupa mengucapkan terima kasih, kepada stakeholder terkait atas pencapaian Geopark Kaldera Toba kembali meraih status Green Card tersebut.

"Kita terima kasih kami semuanya seluruh stekolder, Bupati dan lining kerja susah payah. Dalam arti, persiapan dan perbaiki yang menjadi catatan UNESCO, ini sudah kembali Green Card," jelas menantu Joko Widodo itu. 

Setelah meraih kartu hijau, Bobby Nasution mengingatkan semua pihak untuk menjaga Geopark Kaldera Toba bersama-sama. Jangan sampai terulang kembali Danau Toba mendapatkan kartu kuning. 

"Tugas kita sama-sama menjaga, tugas kita sama-sama kita jaga warisan dari Tuhan ini, yang sama-sama kita jaga. Kita tidak bisa membuatnya tapi kita bisa menjaganya," ungkap Gubernur Sumut.

Sidang Global Geopark Network (GGN) dan Konferensi Internasional GGN berlangsung selama 5-12 September 2025 di Kutralküra, salah satu UGGp di Chile. Selama konferensi tersebut, rayuan delegasi resmi dari berbagai negara berkumpul.

Selain Danau Toba, Indonesia juga berhasil mempertahankan dua geopark lainnya, Ciletuh – Pelabuhan Ratu dan Rinjani. Keputusan tersebut dibacakan oleh Setsuya Nakada yang ditunjuk sebagai pimpinan sidang.

Sebelumnya, UNESCO mengeluarkan rekomendasi untuk Geopark Kaldera Toba. Adapun rekomendasi yang telah dilaksanakan di antaranya warisan geologi dan interpretasinya, warisan lainnya seperti identifikasi warisan alam dan budaya hingga warisan tak benda, visibilitas dan kemitraan, hingga jejaring dan pelatihan.

Sebagai informasi, status kartu hijau atau Green Card adalah penilaian tertinggi dalam keanggotaan GGN. Dengan begitu, Geopark Kaldera Toba berhak menyandang status UGGp hingga masa empat tahun ke depan. Kartu ini juga menjadi indikator standar pengelolaan yang terpenuhi sesuai protokol UGGp. Setiap anggota UGGp akan di-revalidasi setiap empat tahun untuk mengevaluasi pengelolaannya.

Komentar Postingan

Belum Ada Komentar Untuk Postingan Ini