icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Bakar Semak Belukar Ladang, Seorang Wanita di Humbahas Tewas Terperangkap Api

Lensa Daily - Sumatera Utara
Minggu, 20 Jul 2025 17:53 WIB

LensaDaily - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) memakan korban jiwa, dengan meninggalnya seorang wanita di ladangnya, di ladangnya sendiri, di Dusun VI Albung, Desa Parsingguran II, Kecamatan Pollung.

Saat itu, korban bersama suaminya Haris Saharif yang berprofesi sebagai petani membersihkan ladang mereka atau di lokasi kejadian, Sabtu 19 Juli 2025 sekitar pukul 10.00 WIB. Lalu, pasangan suami istri ini, membakar semak belukar yang ada di ladang tersebut.

Saat itu angin kencang sehingga api menyebar ke arah ladang tetangga mereka, yang juga ditumbuhi pohon pinus dan penyadapan getah pinus. Melihat hal tersebut korban naik ke arah atas atau kebun pinus, untuk berupaya memadamkan api sedangkan suaminya memadamkan dari arah bawah. 

Diduga korban pingsan pada saat berupaya memadamkan, karena menghirup asap yang datang dari arah bawah dan saat itu api naik dari arah ladang mereka ke atas. Sehingga membakar tubuh korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia. 

"Korban bersama suaminya membakar (semak belukar) di ladangnya seperti kronologis di atas. Dan terperangkap oleh api, akibat pergerakan angin yang cepat menyebarkan api," sebut Kepala Bidang Perlindungan, Penegakan Hukum dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumut, Zainuddin Harahap, Minggu, 20 Juli 2025.

Melihat kejadian itu, suami korban menghubungi keluarganya melalui telpon selular, sekitar pukul 12.21 WIB. Untuk meminta pertolongan atas kebakaran yang menewaskan istrinya tersebut. 

Selanjutnya, keluarga korban bersama warga sekitar dan pihak terkait, melakukan pemadaman api di ladang korban tersebut, hingga pukul 13.30 WIB. Api berhasil dipadamkan di lokasi kejadian itu.

Setelah api padam, terlihat tubuh korban tergeletak di tanah dan sudah meninggal dunia, serta memberitahukan kepada saksi-saksi yang lain. Kini, kasus kebakaran lahan, yang menewaskan seorang wanita tengah ditangani oleh pihak kepolisian setempat. 

Dengan tingginya risiko Karhutla, Zainuddin mengimbau kepada masyarakat, untuk tidak sembarangan membakar untuk membuka lahan atau yang lainnya, yang dapat memicu kebakaran tersebut. 

"Imbauan kepada masyarakat, upayakan menghindari cara membersihkan perladangan dan pertanian, dengan cara membakar mengingat suhu dan kondisi cuaca panas (kemarau). Hal ini, untuk mencegah hal-hal, yang tidak diinginkan ke depannya," imbau Zainuddin.

Komentar Postingan

Belum Ada Komentar Untuk Postingan Ini