icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: rektor


Rektor USU Lantik 4 Wakil Rektor dan Sekretaris Universitas - Ingatkan Kerja Keras dan Integritas, Ini Nama-namanya

LensaDaily - Rektor Universitas Sumatera Utara Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., melantik jajaran wakil rektor dan sekretaris universitas di Gedung Digital Learning Center, Senin 2 Maret 2026. Prosesi pelantikan sekaligus menandai keberlanjutan USU pada periode kedua Rektor Prof. Mury memimpin kampus tertua di luar Pulau Jawa itu.Adapun para wakil rektor yang dilantik di antaranya Prof. Dr. Poppy Anjelisa Z. Hasibuan, SSi, MSi, Apt sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kealumnian, Dr. Arifin Nasution, S.Sos, M.S.P., sebagai Wakil Rektor II Bidang SDM, Keuangan dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Eng., Himsar Ambarita, S.T., M.T., sebagai Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi dan Kerja Sama, dan Dr. Muhammad Anggia Muchtar, S.T., MM.IT., yang dilantik sebagai Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Infrastruktur dan Bisnis. Selain para wakil rektor, yang juga turut dilantik adalah Sekretaris Universitas yang dijabat Ir. Ikhsan Siregar, S.T., M.Eng., Ph.D. Rektor USU dalam sambutannya menegaskan bahwa wakil rektor dan sekretaris yang dilantik harus senantiasa bekerja keras dalam mewujudkan Tri Dharma Pendidikan.“Pertama kita harus mampu menghasilkan lulusan yang bermanfaat untuk industri dan masyarakat. Kedua kita harus mampu mendesiminasi ilmu pengetahuan untuk kemajuan peradaban kemanusiaan serta juga harus bisa menjadi role model dalam menjaga integritas, adab, moral serta etika,” ujarnya.Prof. Mury menjelaskan sebagai seorang pejabat, para wakil rektor dan sekretaris sebaiknya mampu meningkatkan kolaborasi serta mampu bekerja secara kolektif serta tidak berpuas diri atas capaian yang diraih.“Mencapai itu semua, kita harus segera meletakkan fondasi tata kelola yang adaptif dan agile, merespons perubahan dengan cepat serta mampu memberikan keputusan yang tepat. Sebagai seorang pimpinan, saya juga berharap saudara meningkatkan kemampuan managerial khususnya keterampilan teknis sehingga mampu memahami persoalan dan menyelesaikannya dengan sebaik mungkin,” tegasnya.Rektor mengatakan kerja keras tim juga sangat dibutuhkan dalam mempercepat akselerasi pemeringkatan universitas baik dalam skala nasional maupun global. Prof. Mury menjelaskan bahwa saat ini Universitas Sumatera Utara (USU) berada di Klaster III dan target yang telah dicanangkan adalah menuju Klaster I.“Dengan ikhtiar yang telah disusun saya berharap kita semua memberikan effort yang luar biasa sehingga mampu menelurkan inovasi-inovasi. Ikhtiarkan bahwa kita harus memberikan yang terbaik, jangan banyak mengeluh berikan kontribusi secara nyata,” tegasnya.Prof. Mury juga meminta pejabat yang dilantik senantiasa menjaga amanah. Bahwa janji yang telah diucapkan memiliki konsekuensi bukan hanya untuk orang lain, namun juga untuk diri sendiri dan khususnya kepada Tuhan Yang Maha Esa. â€śSaya mengucapkan selamat, semoga Allah SWT memberikan kekuatan dalam menjalankan amanah yang diemban, perbaiki diri selalu serta senantiasa berpikir positif agar kita mampu menghadapi tantangan di masa yang akan datang,” tutup Prof. Mury.

02 Maret 2026

Giliran Senat USU Diperiksa Tim Kemendiktisaintek, Dugaan Kecurangan Pemilihan Rektor

LensaDaily - Pemeriksaan terkait laporan dugaan kecurangan Pemilihan Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) periode 2026-2031, hari ini berlanjut, Selasa 14 Oktober 2025. Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI, menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua Senat Akademik USU, Prof Dr Budi Agustono, Sekretaris Senat Akademik USU, Prof Dr. Saidin SH, Hum, dan Prof Basyuni serta pihak Pemotret.Mereka akan diperiksa terkait dengan pengaduan dugaan pelanggaran Pemilihan Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) periode 2026-2031. Para pejabat USU itu, dimintai keterangan atau klarifikasi dilakukan di Kampus USU, dari pukul 08.30 WIB hingga pukul 14.00 WIB.Sebelumnya, Senin 13 Oktober 2025, Tim Inspektorat Jenderal Kemendiktisaintek, akan memintai klarifikasi yakni Ketua Panitia Pemilihan Rektor USU, Sekretaris Panitia Pemilihan Rektor USU dan Tim Pengelolaan Aset USU.Rabu 15 Oktober 2025, Tim Inspektorat Jenderal Kemendiktisaintek, akan memintai klarifikasi, yakni Prof. Evawany Yunita Aritonang, Prof. M. Anggia Putra, Prof. T. Sabarina, Prof. Aziz Mahmud Siregar, dan Prof. M. Romi Syahputra.Kamis 16 Oktober 2025, Tim Inspektorat Jenderal Kemendiktisaintek, akan memintai klarifikasi, yakni Wakil Rektor II USU. Sementara Rektor USU, Prof Muryanto Amin mengungkapkan dirinya menyambut baik atas Inspektorat Jenderal Kemendiktisaintek RI, melakukan pemeriksaan atau permintaan keterangan sejumlah pejabat USU terhadap pengaduan dugaan pelanggaran Pemilihan Rektor USU periode 2026-2031."USU menyambut baik langkah pemeriksaan dari Kemendiktisaintek," ungkap Prof Muryanto Amin, dalam keterangan tertulisnya, Senin 13 Oktober 2025.Muryanto Amin menjelaskan USU menegaskan komitmennya untuk menjaga proses pemilihan Rektor periode 2026–2031 agar berlangsung secara sah, tertib, dan berintegritas. Setelah Majelis Wali Amanat (MWA) menggelar rapat pleno di Jakarta, Kamis 2 Oktober 2025.Rapat pleno itu, diputuskan bahwa pemilihan yang semula dijadwalkan pada hari itu ditunda, menyusul arahan dari Kemendiktisaintek RI. Ia mengatakan bagi USU, penundaan ini bukanlah hambatan, melainkan langkah bijak untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai aturan dan prinsip transparansi. Ia mengatakan kehadiran Inspektorat Kemendiktisaintek yang melakukan pemeriksaan di USU pada 13 - 18 Oktober 2025 ini juga disambut dengan penuh keterbukaan. MWA dan Senat Akademik USU memandang proses ini sebagai bagian penting untuk memperkuat legitimasi hasil pemilihan, bukan sebaliknya.“Kami siap bekerjasama penuh dengan Inspektorat demi memastikan proses pemilihan rektor berjalan transparan, tertib, dan legitimate,” ucap Muryanto Amin. USU meyakini bahwa Kementerian akan memberikan hasil terbaik bagi universitas. Dengan adanya pemeriksaan, seluruh tahapan yang sudah dan akan dilalui akan semakin jelas, akuntabel, serta bebas dari keraguan. "Hal ini juga menjadi bukti nyata bahwa USU menempatkan integritas di atas segala kepentingan, demi menjaga marwah institusi pendidikan tinggi," kata Muryanto Amin.Muryanto Amin menjelaskan di tengah dinamika yang berkembang, MWA mengimbau sivitas akademika untuk tetap tenang, menjaga suasana kondusif, dan tidak mudah terpengaruh isu-isu yang beredar di luar kampus. "Fokus utama saat ini adalah memastikan bahwa pemilihan rektor dapat berlangsung dengan baik, sehingga rektor terpilih kelak benar-benar sah dan legitimate, sekaligus membawa USU pada capaian yang lebih maju," jelas Muryanto Amin. "USU percaya bahwa dengan sikap terbuka, kolaborasi yang erat, serta komitmen menjaga nilai-nilai kejujuran dan keadilan, seluruh proses akan menghasilkan pemimpin terbaik untuk periode 2026–2031," tutur Muryanto Amin.

14 Oktober 2025

Hari Ini Kemendiktisaintek Periksa Pejabat USU, Dugaan Kecurangan Pemilihan Rektor

LensaDaily - Dugaan pelanggaran saat Pemilihan Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) periode 2026-2031 kini diselidiki Tim investigasi dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI. Penyelidikan tersebut dengan mulai dari Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan Rektor USU periode 2026-2031.Penyelidikan tersebut, tim Inspektorat jenderal Kemendiktisaintek RI, melakukan klarifikasi penanganan pengaduan masyarakat tersebut yang akan dilakukan mulai hari ini Senin  13 Oktober 2025 sampai dengan 18 Oktober 2025. Pemeriksaan atau klarifikasi dilakukan Tim Inspektorat Jenderal Kemendiktisaintek RI, dibenarkan oleh Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Rektor USU Prof. Dr. Tamrin, M.Sc.Prof Tamrin tidak bantah dirinya juga dimintai klarifikasi yang pertama kali oleh Tim Inspektorat jenderal Kemendiktisaintek RI, berlokasi di Kampus USU, Kota Medan."Ya (benar). Mulai hari ini hingga Kamis mereka bekerja di USU," kata Prof Tamrin, Senin 13 Oktober 2025.Diberitakan sebelumnya, penjadwalan permintaan keterangan terhadap pengaduan dugaan pelanggaran Pemilihan Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) periode 2026-2031. Hal itu, diketahui dari Inspektorat Jenderal Kemendiktisaintek RI kepada Wakil Rektor II USU, perihal: Klarifikasi Pengaduan Masyarakat terkait Pemilihan Rektor USU Tahun 2026-2031, tertanggal 9 Oktober 2025. Terkait hal itu, Inspektorat Jenderal akan melakukan klarifikasi penanganan pengaduan masyarakat tersebut yang akan dilakukan pada 13 sampai dengan 18 Oktober 2025. Surat ini pun, beredar di kalangan jurnalis di Kota Medan. "Menindaklanjuti pengaduan masyarakat yang disampaikan kepada Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi dari Forum Penyelamat Universitas Sumatera Utara dan Pengurus Pusat IKA USU terkait adanya pelanggaran dalam proses tahapan Pemilihan Rektor Universitas Sumatera Utara periode 2026-2031," tulis dalam surat Inspektorat Jenderal Kemendiktisaintek, dikutip Sabtu malam, 11 Oktober 2025.Dalam surat itu, juga tertulis untuk kelancaran penugasan tersebut disampaikan daftar permintaan dokumen dan jadwal permintaan keterangan para pihak terkait."Diharapkan dokumen tersebut dapat segera dipenuhi dan para pihak yang akan dimintai keterangan agar dihadirkan sesuai dengan jadwal terlampir," tulis dalam surat itu kembali. Dari jadwal permintaan keterangan oleh Inspektorat Jenderal Kemendiktisaintek RI, dari internal USU, dari Wakil Rektor II USU, Ketua Panitia Pemilihan Rektor USU, Ketua Senat Akademik USU hingga sejumlah pejabat USU. "Benar, tim Inspektorat Jenderal Kemendiktisaintek akan melakukan permintaan keterangan, berdasarkan pengaduan dari FP USU dan PP IKA USU," sebut Ketua FP-USU, Adv. M. Taufik Umar Dani Harahap, S.H, dalam keterangan tertulisnya.Taufik menegaskan, laporan yang disampaikan FP-USU bukan ditujukan untuk menyerang pribadi tertentu, tetapi untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan tinggi, yang kini tercoreng oleh dugaan praktik tidak demokratis dan pelanggaran etik dalam pemilihan rektor.“Langkah ini adalah bukti bahwa suara moral masih didengar. Universitas negeri tidak boleh dibiarkan tenggelam dalam praktik yang mencederai kejujuran dan integritas ilmiah. Kami hanya menuntut satu hal: agar USU kembali menjadi rumah ilmu pengetahuan yang bersih dari intrik politik,” jelas Taufik.Taufik mengatakan bahwa turunnya tim Inspektorat Jenderal Kemendiktisaintek mengusut dugaan pelanggaran Pemilihan Rektor USU, memasuki babak baru yang harus sama-sama diawasi secara publik prosesnya hingga apa hasilnya nantinya.“Yang sedang kita hadapi bukan sekadar persoalan administratif, melainkan krisis kepercayaan yang mengancam masa depan universitas negeri terbesar di Sumatera ini. Bila hukum dan etika tidak ditegakkan, maka pendidikan kehilangan maknanya,” tutur Taufik.Berikut jadwal Inspektorat Jenderal Kemendiktisaintek RI meminta klarifikasi sejumlah pejabat USU:-Senin 13 Oktober 2025, Tim Inspektorat Jenderal Kemendiktisaintek, akan memintai klarifikasi yakni Ketua Panitia Pemilihan Rektor USU, Sekretaris Panitia Pemilihan Rektor USU dan Tim Pengelolaan Aset USU.-Selasa 14 Oktober 2025, Tim Inspektorat Jenderal Kemendiktisaintek, akan memintai klarifikasi yakni Ketua Senat Akademik USU, Sekretaris Senat Akademik USU, dan Prof Basyuni serta pihak Pemotret.-Rabu 15 Oktober 2025, Tim Inspektorat Jenderal Kemendiktisaintek, akan memintai klarifikasi, yakni Prof. Evawany Yunita Aritonang, Prof. M. Anggia Putra, Prof. T. Sabarina, Prof. Aziz Mahmud Siregar, dan Prof. M. Romi Syahputra.-Kamis 16 Oktober 2025, Tim Inspektorat Jenderal Kemendiktisaintek, akan memintai klarifikasi, yakni Wakil Rektor II USU.

13 Oktober 2025

3 Calon Rektor USU 2026-2031 Suara Terbanyak Resmi Terpilih, Ditentukan MWA di Kemendiktisaintek

LensaDaily - Tiga calon Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Periode 2026-2031 resmi terpilih dari delapan calon yang lolos penjaringan untuk audisi. Hasil pemilihan itu sendiri telah menetapkan tiga calon yang kemudian akan dipilih oleh 21 Anggota Majelis Wali Amanat (MWA) di Jakarta.Pemilihan yang dilakukan Senat Akademik USU ini dengan melakukan voting (one man one vote), sebanyak 112 anggota senat melaksanakan pemilihan yang demokratis, jujur dan adil. Tiga calon tersebut adalah Prof. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., yang meraih 53 suara, nomor urut dua suara terbanyak adalah Prof. Poppy Anjelisa Z Hasibuan yang mendapat 18 suara dan suara ketiga terbanyak adalah Prof. Isfenti Sadalia sebanyak 16 suara.Sementara calon rektor lainnya yang mendapat suara keempat terbanyak dan berturut-turut adalah Prof. Himsar Ambarita dengan 13 suara, Dr. Dr. Johny Marpaung meraih 9 suara, Prof. Hasim Purba meraih 2 suara, sisanya yakni Dr. Firman Syarif dan Prof. Syahril Efendi mendapatkan 0 suara. Adapula 1 suara yang dianggap batal. Ketua Senat Akademik USU, Prof. Budi Agustono yang membuka acara mengapresiasi seluruh Senat Akademik (SA) yang hadir untuk menyukseskan agenda pemilihan rektor periode mendatang. “Ini adalah agenda penting, karena suara kita akan menentukan nasib USU ke depan dalam memilih orang-orang terbaik yang akan nantinya menduduki jabatan rektor,” ujarnya.Setelah pemilihan oleh Senat Akademik, Prof. Budi Agustono menjelaskan bahwa masih ada satu proses lagi yang harus dijalankan, yakni pemilihan oleh MWA USU. “Jadi yang tiga besar calon rektor tadi akan dipilih di Kemendiktisaintek oleh anggota-anggota MWA pada tanggal 2 Oktober 2025,” katanya.Prof. Budi Agustono berharap hasil pemerolehan suara dari Senat Akademik adalah hasil yang terbaik untuk kemajuan USU. Ia mengatakan, para calon yang mengikuti kontestasi sejatinya adalah  orang-orang yang peduli untuk kemajuan USU, namun para anggota Senat Akademik harus memilih siapa yang menurut mereka terbaik dari yang baik.“Saya berharap proses pemilihan ke depan yang dilakukan oleh MWA bisa berjalan dengan lancar. Kita juga meminta semua pihak untuk menghormati hasil dari pemilihan yang telah dilakukan dan mendukung penuh siapapun yang nantinya akan menjadi nakhoda USU periode berikutnya,” tegas Guru Besar Ilmu Sejarah ini.

25 September 2025

8 Calon Rektor USU Lolos Seleksi - Ini Nama-namanya, 24 September Penyampaian Visi Misi

LensaDaily - Panitia Penjaringan dan Pemilihan Calon Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) periode 2026–2031 menetapkan 8 calon Rektor USU dinyatakan lolos seleksi administrasi. Seleksi dilaksanakan pada Kamis, 11 September 2025, setelah sebelumnya pendaftaran resmi ditutup pada Rabu, 10 September 2025 pukul 24.00 WIB."Dengan demikian, ke-8 calon berhak melanjutkan ke tahap audisi, yaitu forum penyampaian Program Kerja Calon Rektor yang selaras dengan visi dan misi USU," ungkap Ketua Panitia Penjaringan dan Pemilihan Calon Rektor USU 2026-2031, Prof. Dr. Tamrin, M.Sc, Senin 15 September 2025.Prof Tamrin, menjelaskan pihaknya hingga akhir tahap pendaftaran, tercatat ada 14 orang yang mengambil formulir pendaftaran, yaitu KH. Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si, Wilson Bangun, Prof. Dr. Syahril Efendi, S.Si, MIT, Dr. Drs. Firman Syarif, M.Si, Ak, CA.Kemudian, Dr. dr. Johny Marpaung, M.Ked (OG), Sp.OG, Subsp-KFM, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos, M.Si, Prof. Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, S.Si, M.Si, Apt, Chairul Tanjung, Ansari Budang Tumajang Simalkum, Prof. Dr. Isfenti Sadalia, SE, ME, Prof. Dr. Hasim Purba, SH, M.Hum, Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, S.T, M.T, Prof. Dr. Ir. Noverita Sprinse Vinolina, M.P.Lalu dari 14 orang mengambil formulir pendaftaran calon Rektor USU periode 2026-2031. Hanya 9 orang yang mengembalikan formulir ke meja panitia, yaitu Dr. Drs. Firman Syarif, M.Si, Ak, CA, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos, M.Si, Prof. Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, S.Si, Dr. dr. Johny Marpaung, M.Ked (OG), Sp.OG, Subsp-KFM.Lalu, Prof. Dr. Syahril Efendi, S.Si, MIT, Prof. Dr. Isfenti Sadalia, SE, ME, Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, S.T, M.T, Prof. Dr. Hasim Purba, SH, M.Hum dan KH. Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si "Setelah dilakukan seleksi administrasi berkas terhadap ke-9 calon Rektor, maka Panitia menyatakan bahwa 8 orang calon telah dinyatakan lolos seleksi administrasi, karena memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan," kata Prof Tamrin.Prof Tamrin mengungkapkan selanjutnya tahapan audisi akan dilaksanakan pada 24 September 2025 di Auditorium USU. Forum ini diharapkan menjadi forum yang sehat, terbuka, dan konstruktif."Dimana setiap Calon dapat menyampaikan gagasan strategis untuk memajukan Universitas Sumatera Utara, sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global," jelas Prof Tamrin.Prof Tamrin mengatakan dalam penyampaian program kerja, setiap Calon diwajibkan untuk menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjaga suasana audisi tetap kondusif. "Para calon tidak diperkenankan menyampaikan hal-hal yang bersifat menghasut, berbau SARA, ataupun menyudutkan calon lainnya. Para calon mengikuti proses pemilihan Rektor dengan mematuhi ketentuan dan mengedepankan etika, karena universitas di posisi terdepan peradaban bangsa," katanya. Lanjut, Prof Tamrin menjelaskan para calon mengutamakan visi dan misi memajukan USU, bersaing secara sehat, tidak melakukan pembunuhan karakter terhadap kompetitornya semata mencapai ambisi kekuasaan. "Dengan demikian, seluruh rangkaian proses pemilihan Rektor USU periode 2026-2031 dapat benar-benar menjadi ajang adu gagasan, bukan adu opini yang merugikan, sehingga mencerminkan tradisi akademik yang bermartabat," tutur Prof Tamrin. Prof Tamrin menegaskan panitia berkomitmen  untuk melaksanakan seluruh tahapan penjaringan dan pemilihan dengan berlandaskan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan profesionalitas."Sehingga proses pemilihan Rektor Universitas Sumatera Utara dapat berlangsung secara sehat, demokratis, dan bermartabat," kata Prof Tamrin.8 calon Rektor USU lolos seleksi administrasi, yakni:1.Prof. Dr. Hasim Purba, SH, M.Hum.2.Dr. Drs. Firman Syarif, M.Si, Ak, CA 3.Prof. Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, S.Si 4.Dr. dr. Johny Marpaung, M.Ked (OG), Sp.OG, Subsp-KFM 5.Prof. Dr. Syahril Efendi, S.Si, MIT 6.Prof. Dr. Isfenti Sadalia, SE, ME 7 Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, S.T, M.T 8.Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos, M.Si

15 September 2025