LensaDaily - Cuaca ekstrem yang terdampak di Kabupaten Deliserdang menyebabkan banjir yang merendam 13 kecamatan dengan ketinggian air mencapai 1 meter. Banjir ini membuat 34.220 kepala keluarga, 130.102 jiwa terdampak dan 31.229 rumah terendam banjir.
Berdasarkan data diperoleh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang. Dimana, ke-13 Kecamatan terkena dampak banjir, yakni Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Tua, Sunggal, Namorambe, Hamparan Perak, Bangun Purba, Percut Seituan, Sibolangit, Lubuk Pakam, Pantai Labu, Batang Kuis, Biru-biru, dan Galang.
Selain banjir terjadi di 107 titik di Deliserdang, dengan jumlah 34.220 kepala keluarga, 130.102 jiwa terkena dampak banjir dan 31.229 rumah terendam banjir.
Berdasarkan data dari Pemkab Deliserdang, Kecamatan Sunggal terkena dampak banjir yang paling parah dengan ketinggian air mencapai 1 meter. Dengan jumlah 13.609 kepala keluarga dan 44.012 jiwa terkena dampak serta 14.514 rumah terendam air. Lalu, satu orang meninggal dunia.
Atas bencana banjir ini, Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan menginstruksikan seluruh jajaran untuk bergerak cepat menerima aduan masyarakat dan melakukan evakuasi warga.
"Seluruh pihak sudah dikerahkan untuk melakukan evakuasi kepada masyarakat terdampak. Posko pengungsian, layanan kesehatan, dan dapur umum terus didirikan," ucap Asri.
Asri menjelaskan seluruh fasilitas kesehatan, baik rumah sakit daerah maupun Puskesmas, siaga penuh dan siap menampung warga yang membutuhkan perawatan.
"Semuanya harus bergerak, berdampak, dan zero korban jiwa. Tidak ada Puskesmas atau layanan kesehatan yang menolak pasien," tutur Bupati.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Kabupaten Deli Serdang, Anwar Sadat Siregar mengungkapkam Pemkab Deliserdang telah membuka kanal untuk mempercepat respons dari masyarakat.
"Layanan 112 untuk kebutuhan darurat. Ada 60 aduan yang masuk. Selain itu layanan di nomor 082374141678 juga digunakan," ucap Anwar.



Belum Ada Komentar Untuk Postingan Ini