LensaDaily - Aksi nekat dilakukan dua pria yang mencuri sepeda motor dinas milik Kodim 0207/Simalungun saat terparkir di Jalan Bahkora II, Kelurahan Marihat Jaya, Kecamatan Siantar Marimbun, pada Jumat 15 Mei 2026. Kedua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial W (31), warga Kabupaten Serdang Bedagai, dan IRL (47), warga Kota Pematangsiantar.Keduanya ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Pematangsiantar pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Viyata Yudha, Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari.Kapolres Pematangsiantar melalui Kasat Reskrim AKP Sandi Riz Akbar, menjelaskan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan pencurian sepeda motor inventaris milik Kodim 0207/Simalungun yang terjadi di Jalan Bahkora II, Kelurahan Marihat Jaya, Kecamatan Siantar Marimbun, pada Jumat (15/5/2026).Kejadian bermula saat pelapor, Serda DHB, memarkirkan sepeda motor dinas Honda Verza berwarna hijau army sekitar pukul 10.20 WIB untuk melaksanakan kegiatan korve atau pembersihan di lokasi. Namun saat kegiatan selesai sekitar pukul 11.00 WIB, sepeda motor yang sebelumnya diparkir diketahui telah hilang.Korban kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pematangsiantar. Akibat kejadian itu, Kodim 0207/Simalungun diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp14 juta.Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Jatanras Satreskrim Polres Pematangsiantar langsung melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya berhasil melacak keberadaan para pelaku.Saat diamankan, kedua terduga pelaku sedang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda CB150R. Dari hasil pemeriksaan awal, keduanya mengakui telah melakukan pencurian dengan menggunakan alat berupa gunting dan mengaku telah menjual sepeda motor dinas tersebut ke wilayah Kabupaten Serdang Bedagai.Tim kemudian melakukan pengembangan ke lokasi yang disebutkan pelaku. Namun hingga saat ini kendaraan dinas tersebut masih belum berhasil ditemukan.Dalam proses pengembangan, salah seorang pelaku berinisial W sempat berupaya melarikan diri. Petugas terlebih dahulu memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku pada bagian kaki kanan.Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, menjelaskan keberhasilan pengungkapan tersebut menunjukkan respons cepat jajaran kepolisian dalam menangani laporan masyarakat dan tindak pidana yang meresahkan."Kasus ini berhasil diungkap dalam waktu relatif singkat, hanya tiga hari sejak laporan diterima. Ini menunjukkan komitmen jajaran Polda Sumut dalam memberikan respons cepat terhadap setiap laporan tindak pidana serta memastikan pelaku dapat segera diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar Ferry.Ferry juga menegaskan bahwa tindakan tegas dan terukur yang dilakukan aparat merupakan bagian dari prosedur penegakan hukum terhadap pelaku yang berupaya melarikan diri dan membahayakan petugas saat proses pengembangan berlangsung."Kami mengedepankan langkah profesional dan sesuai prosedur dalam setiap tindakan kepolisian. Upaya pelarian yang dapat membahayakan petugas maupun masyarakat akan ditindak secara terukur sesuai aturan yang berlaku," tambahnya.Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Polres Pematangsiantar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pendalaman guna menemukan barang bukti kendaraan yang telah dijual pelaku.
21 Mei 2026Tag: tni
LensaDaily - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut menghadiri Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kegiatan yang mengusung tema 'TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju', tersebut berlangsung di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (5/10/2025). Usai upacara, Bobby Nasution menyampaikan, sejarah panjang telah mencatat bahwa TNI lahir dari rahim rakyat, berjuang bersama rakyat, dan tumbuh besar bersama rakyat. Di usia yang ke-80 ini, TNI telah menunjukkan pengabdian yang luar biasa. Khusus di Sumut, TNI berkontribusi besar dalam menjaga kondusivitas, membangun komunikasi yang harmonis, serta mendukung berbagai program prioritas baik prioritas nasional maupun daerah.“Hari ini, saya bersama seluruh Forkopimda Sumatera Utara mengikuti peringatan hari penting dan bersejarah bagi TNI dan bangsa Indonesia, upacara Hari Ulang Tahun ke-80 TNI. Momen ini menjadi sangat penting bagi kita, karena menjadi pengingat untuk terus memperkokoh komitmen pengabdian. Serta, menjadi momen untuk memperkuat langkah-langkah kolaborasi yang telah terjalin,” ujarnya.Bobby pun mendoakan, semoga TNI senantiasa diberi kekuatan, kesehatan dan kejayaan dalam menjalankan amanah pengabdian kepada bangsa dan negara. “Dirgahayu ke-80 TNI. Jaya di darat, laut dan udara. Teruslah menjadi prajurit pejuang, prajurit rakyat, dan prajurit profesional yang setia kepada NKRI. Bersama rakyat TNI kuat, bersama TNI rakyat semakin hebat,” sebutnya.Sebelumnya, Inspektur Upacara Kasdam I/BB Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya, membacakan amanat tertulis Panglima TNI, menyampaikan pesan kunci mengenai jati diri TNI sebagai tentara yang lahir dari rakyat, bersama dengan rakyat, dan akan berjuang bersama rakyat.Disebutkan, pentingnya kewaspadaan setiap prajurit terhadap isu yang berpotensi memecah belah TNI dan merusak kemanunggalan dengan rakyat. Panglima TNI meminta prajurit untuk terus waspadai isu pemecah belah dan tetap jaga soliditas."Perkokoh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, pertahankan soliditas TNI dan kemanunggalan dengan rakyat, tingkatkan kewaspadaan dan selalu berhati-hati menggunakan Medsos," katanya.Panglima TNI juga menekankan, agar setiap tugas dilaksanakan dengan ikhlas dan menghindari segala bentuk perbuatan melawan hukum, mengingat masih banyak hal yang harus dibenahi di tubuh TNI, agar tetap menjadi garda terdepan dalam pengabdian pada bangsa dan negara.Perayaan HUT TNI tersebut juga diisi dengan demonstrasi Tiga Matra dan pameran Alutsista. Demonstrasi kolaboratif yang memukau dari berbagai unsur TNI, yakni matra darat, laut, dan udara, menunjukkan sinergi serta profesionalisme para prajurit.Kemeriahan semakin terasa dengan penampilan drumband kolaborasi yang melibatkan unsur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut. Atraksi drumband Satpol PP ini memamerkan formasi khusus yang membentuk angka HUT ke-80 TNI.Puncak antusiasme masyarakat terjadi pada gelaran karnaval dan pawai kendaraan taktis (Alutsista) milik TNI. Barisan kendaraan tempur modern, di antaranya tank, panser, Anoa, Maung, dan berbagai jenis kendaraan taktis lainnya, memadati Lapangan Merdeka Medan dan sekitarnya.Terlihat jelas antusiasme masyarakat yang memadati lokasi untuk menyaksikan baik jalannya upacara maupun pameran Alutsista. TNI juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berswafoto hingga ikut mengendarai kendaraan taktis militer.
05 Oktober 2025LensaDaily - Sebanyak 480 personel Patroli Gabungan Simpatik dilepas membawa 28.000 ton beras serta bahan pangan lainnya untuk dibagikan kepada masyarakat prasejahtera di Sumut. Pelepasan seluruh personel ini dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI sebagai wujud kepedulian pemerintah kepada masyarakat kecil.Pelepasan ini dalam Apel Gelar Pasukan Patroli Gabungan Simpatik untuk Indonesia Damai di Lapangan Benteng, Medan, Rabu 10 September 2025 oleh Gubernur Sumut Bobby Nasution, Pangdam 1/BB Mayjen TNI Rio Firdianto, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Kajati Sumut Harli Siregar dan Forkopimda lainnya. “TNI khususnya Kodam I/BB sangat paham kondisi masyarakat kita saat ini, kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, mudah-mudahan bisa mengurangi beban masyarakat kita, khususnya masyarakat prasejahtera,” kata Bobby Nasution.Kegiatan ini, menurut Bobby, juga menunjukkan kolaborasi dan sinergitas Forkopimda Sumut yang baik. Sehingga, bersama-sama bisa membuat kegiatan yang bisa memberikan dampak langsung kepada masyarakat.“Kita harus terus jaga hubungan dan komunikasi yang baik ini, berkolaborasi memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, begitu juga dengan seluruh stakeholder yang ada. Komunikasi dan hubungan yang baik ini juga yang membuat kita bisa menciptakan ketentraman di Sumut,” kata Bobby.Pangdam I BB Mayjen TNI Rio Firdianto mengatakan, bahan pokok ini akan diberikan para personel kepada masyarakat prasejahtera, seperti pedagang asongan, ojek online, pekerja serabutan dan lainnya. Dia berharap kondisi damai Sumut bisa terus dipertahankan dan perekonomian semakin baik.“Kami bersama Forkopimda terus berusaha menciptakan kondisi yang damai di Sumut, kita sangat bersyukur gelombang unjuk rasa yang ada di Sumut berjalan dengan damai, ini karena komunikasi dan hubungan yang baik dengan mahasiswa, Ormas, tokoh-tokoh masyarakat dan tentunya Forkopimda, kita harus terus jaga ini,” kata Rio Firdianto.Apel Gelar Pasukan Patroli Gabungan Simpatik ini dihadiri Hadir juga Wali Kota Medan Rico Waas, Wakil Bupati Deliserdang Lom Lom Suwondo, Wali Kota Binjai Amir Hamzah, serta tokoh-tokoh masyarakat, pemuda dan agama.
11 September 2025LensaDaily - Oknum TNI Sersan Mayor (Serma) TDA ditetapkan sebagai tersangka oleh Pomdam I Bukit Barisan atas penganiayaan berat, yang mengakibatkan istrinya bernama Astri Gustina Yolanda (35) tewas. Korban tewas dengan luka tikaman oleh pelaku yang menggunakan sangkur."Melakukan tindakan penganiayaan dan penikaman. Sehingga yang terjadi meninggalnya terhadap istrinya," ucap Kapendam I Bukit Barisan, Kol Inf Asrul Kurniawan Harahap kepada wartawan, di Markas Kodam 1 Bukit Barisan, Jumat sore, 25 Juli 2025.Tragedi berdarah itu terjadi di rumah mereka di Desa Sei Semayam, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu pagi, 23 Juli 2025."Menurut keterangan saksi sekitar, mereka mendengar teriakan dari rumah pelaku. Namun, saksi berdatangan disitu sudah bersimbah darah di rumah pelaku," kata Asrul.Warga sekitar membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Latersia, lalu dirujuk RS Djoelham Kota Binjai, dan dokter menyatakan korban meninggal dunia."Kemudian, sempat di bawa ke Rumah Sakit Latersia karena kekurangan peralatan di rujuk ke Rumah Sakit Djulham Binjai. Nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia. Ada beberapa tusukan di legan, di leher. Ada sedikit di jidat, di dada juga ada," jelas Asrul.Setelah kejadian itu, pelaku melarikan diri dan ditangkap tim gabungan TNI di Bandara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, sekitar pukul 11.00 WIB."Pelaku mencoba melarikan diri, ke (Bandara) Kualanamu tapi kita tidak tahu tujuannya kemana. Pada hari Rabu pukul 11.00 WIB, tim gabungan TNI menangkap pelaku dan diserahkan langsung kepada Pomdam I Bukit Barisan dilakukan pemeriksaan. Oknum TNI Serma TDA berdinas di Detasemen Markas Kodam I Bukit Barisan itu diduga menikam istrinya dengan menggunakan sangkur. "(menikam) menggunakan sangkur, karena di TKP kita menemukan sangkur, kacamata dan kursi serta tas dijadikan barang bukti," kata Asrul.
25 Juli 2025LensaDaily - Seorang oknum TNI diamankan di Bandara Kualanamu diduga usai membunuh istrinya di rumah mereka di Jalan Pasar Besar, Desa Sei Semayang, Sunggal, Deli Serdang, Rabu 23 Juli 2025) pagi. Korban tewas dengan luka tusuk di leher, yang diduga akibat tusukan sangkur.Oknum TNI tersebut Serma Tengku Dian Anugrah (TDA) ditangkap di parkiran A Bandara Kualanamu sekira pukul 10.45 WIB. Tim Polisi Militer (Pomdam) I Bukit Barisan berhasil menangkap Serma TDA di seputar Bandara Kualanamu, diduga hendak melarikan diri usai membunuh istrinya.Selanjutnya terduga pelaku dibawa ke kantor Pomdam untuk proses pemeriksaan."Serma Tengku Dian Anugrah ditangkap di parkiran A, dan langsung dibawa ke Pomdam I/BB guna dilakukan pemeriksaan," kata Kapendam I Bukit Barisan, Kolonel Asrul Kurniawan Harahap, Rabu (23/7/2025).Informasi dihimpun menyebutkan, Serma TDA diduga membunuh istrinya berinisial AGY di Jalan Pasar Besar, Desa Sei Semayang, Sunggal, Deli Serdang, Rabu (23/7/2025) pagi.Korban dibunuh dengan cara ditusuk menggunakan sangkur hingga terduduk lemas bersimbah darah di teras rumahnya. Warga sekitar yang melihat kejadian ini lalu menolong korban dengan melarikannya ke rumah sakit terdekat."Di perjalanan menuju rumah sakit di Binjai, korban meninggal dunia," sebut tetangga korban.Peristiwa pembunuhan ini terkuak setelah keluarga korban histeris hingga mengundang warga sekitar.Atas kejadian ini, personel Polsek Sunggal, Tim Inafis Polrestabes Medan dan Polisi Militer (Pom) Kodam 1/BB turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut.Kapolsek Sunggal Kompol Bambang Gunanti Hutabarat kepada wartawan di lokasi kejadian mengatakan pihaknya turun ke TKP setelah mendapat informasi adanya pembunuhan."Untuk penanganan selanjutnya ke Pomdam," tukasnya.Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat menyatakan, pihaknya turut melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)."Informasi yang kita terima dari masyarakat betul kejadian. Berdasarkan informasi tadi kita melakukan olah TKP kemudian selanjutnya berkoordinasi dengan Kodam 1 Bukit Barisan," kata Kompol Bambang, Rabu (23/7/2025).
23 Juli 2025


