icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: olahraga


KORMI Sumut Dipimpin Daffasya Sinik - Liliana Puspa Sari Waket I, Ini Pesan Gubernur Bobby Nasution

LensaDaily - Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sumut periode 2025-2025 kini dipimpin Muhammad Daffasya Sinik bersama Dr dr Liliana Puspa Sari SPd MKes sebagai Wakil Ketua I dan Ramadan Ginting sebagai Sekretaris. Pengurus KORMI Sumut ini diharapkan sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, sebab di negara-negara maju, olahraga tidak lagi sekadar hobi, melainkan telah menjadi ekosistem ekonomi yang mampu menghidupi banyak orang.Hal ini dikatakan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution saat menghadiri Theater Olahraga Masyarakat sekaligus Pelantikan Pengurus KORMI Sumut Periode 2025–2030, yang digelar di Adora Conventions Hall Jalan Harmonika, Setia Budi, Medan, Jumat 13 Februari 2026 malam."Kita ingin di tahun 2045, olahraga menjadi salah satu sumber utama ekonomi baru. Mulai dari desa hingga provinsi, kegiatan olahraga harus bisa menggerakkan perputaran ekonomi lokal, seperti yang kita lihat di negara-negara maju," ujar Bobby Nasution Ketua Umum KORMI Nasional Adi Hakim yang hadir dan melantik langsung pengurus KORMI Sumut tersebut.Dalam sambutannya, Bobby Nasution juga mengapresiasi semangat luar biasa yang ditunjukkan para pengurus dan anggota KORMI Sumut. Ia menilai energi yang tampak pada kegiatan tersebut mencerminkan keseriusan untuk memajukan olahraga masyarakat di 33 kabupaten/kota se-Sumut."Semangat dari para pengurus adalah titik awal untuk membarakan api KORMI itu sendiri. Kalau pengurusnya sudah loyo dan malas-malasan, tidak mungkin kita bisa mengurus 50 induk organisasi olahraga (Inorga) yang ada. Ini kerja yang menggunakan pikiran dan hati, kerja yang tulus," ujar Bobby.Bobby juga menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga serta mengingatkan agar tidak ada praktik “anak emas” dalam kepengurusan. Ia meminta agar kegiatan olahraga masyarakat diperbanyak dan pembangunan fasilitas olahraga melibatkan para ahli atau asosiasi yang kompeten."Jangan jalan sendiri-sendiri. Kalau mau bangun tempat senam, yoga, atau fasilitas lainnya, libatkan mereka yang paham agar hasilnya sesuai standar dan benar-benar bisa digunakan masyarakat," tegasnya.Terkait dukungan anggaran, Bobby menyampaikan bahwa pihaknya akan memantau perkembangan kinerja KORMI sepanjang tahun 2026. "Jika progresnya bagus di tahun ini, anggaran 2027 akan kita tambah. Namun jika tidak maksimal, tentu akan ada evaluasi," tambahnya.Sementara itu, Ketua KORMI Sumut yang baru dilantik, M. Daffasya Sinik, menyebutkan bahwa pelantikan tersebut dihadiri ribuan anggota KORMI dari seluruh Sumatera Utara. Ia menegaskan kesiapan KORMI Sumut menatap ajang nasional mendatang."Kami siap membangun SDM dan mempersiapkan seluruh kemampuan untuk menghadapi PORNAS 2027 di Palu. KORMI Sumut berkomitmen membesarkan olahraga masyarakat dan memberikan prestasi terbaik nantinya," pungkas Daffasya.

14 Februari 2026

Diikuti 10 Negara, Sumut Tuan Rumah Kejuaraan Atletik Asia Tenggara

LensaDaily - Sumatera Utara (Sumut) siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kejuaraan Atletik Asia Tenggara U18 dan U20 ke-17 atau The 17th SEA U18 and U20 Athletics Championships. Ajang olahraga bergengsi tingkat Asia Tenggara ini akan mempertemukan para atlet muda terbaik dari berbagai negara.Kejuaraan ini dijadwalkan berlangsung 15–18 November 2025 di Stadion Madya Atletik Sumut, Kabupaten Deliserdang. Dari 11 negara anggota Asosiasi Atletik Asia Tenggara, 10 negara telah memastikan keikutsertaannya, yakni Filipina, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, Timor Leste, Vietnam, dan Indonesia sebagai tuan rumah. Brunei Darussalam tidak mengirimkan kontingen karena akan menjadi tuan rumah ASEAN School Games.Kesiapan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumut, Mahfullah Pratama Daulay, bersama PB PASI Pusat dan PB PASI Sumut, dalam konferensi pers yang difasilitasi Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Selasa 11 November 2025.Mahfullah mengatakan, penunjukan Sumut sebagai tuan rumah merupakan bentuk kepercayaan dari PB PASI dan Federasi Atletik Asia Tenggara terhadap kemampuan Sumut dalam menggelar event olahraga internasional.“Ini merupakan kebanggaan dan sekaligus tantangan bagi kita semua. Untuk pertama kalinya, Kejuaraan Atletik Asia Tenggara U18 dan U20 akan digelar di luar Pulau Jawa. Pemprov Sumut siap memberikan dukungan penuh agar penyelenggaraan SEA Athletics Championships berjalan sukses dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta,” ujar Mahfullah.Ia menambahkan, pemilihan Sumut sebagai tuan rumah karena Stadion Madya Deliserdang telah memiliki sertifikat Kelas 1 dari World Athletics, dengan fasilitas berstandar internasional serta pengalaman sukses menggelar cabang olahraga atletik pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Sumut–Aceh 2024.“Sumut kini memiliki berbagai fasilitas olahraga berstandar nasional, peninggalan dari PON XXI. Fasilitas ini menjadi aset penting untuk mendukung pembinaan atlet dan penyelenggaraan event olahraga tingkat nasional maupun internasional,” harapnya.Dengan ditetapkannya Sumut sebagai tuan rumah, Pemprov Sumut bersama PASI Sumut kini fokus mempersiapkan infrastruktur, logistik, akomodasi, dan promosi agar event ini berjalan meriah, aman, dan sukses. Penyelenggaraan juga diharapkan mendorong sektor pariwisata dan perekonomian daerah.“Kita harapkan kegiatan berskala regional ini memberikan dampak positif bagi pariwisata dan perekonomian Sumut, seiring meningkatnya kunjungan peserta, ofisial, dan wisatawan ke Sumut,” tambah Mahfullah.Sementara itu, Wakil Ketua PB PASI Tigor Tanjung, yang juga panitia pelaksana, menjelaskan bahwa sebanyak 72 ofisial dan 206 atlet akan bertanding dalam 63 nomor perlombaan, terbagi dalam dua kategori usia: U18 dan U20.Menurutnya, kejuaraan ini dilaksanakan setiap tahun, dan Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah setelah terakhir kali pada 2011. Tahun ini, Sumut mendapat kehormatan menjadi penyelenggara.“Ini kebanggaan tersendiri bagi Sumut karena ajang ini digelar di luar Pulau Jawa. Diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan semangat olahraga di kalangan pelajar dan generasi muda Indonesia, khususnya di Sumut,” ujarnya.Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PASI Sumut David Luther Lubis menegaskan kesiapan Sumut menyelenggarakan ajang internasional ini.“Kami bangga dapat menjadi tuan rumah acara besar ini, yang menjadi sejarah bagi Sumut. Setelah 14 tahun, acara sebesar ini kembali digelar di Indonesia, dan kali ini di kampung halaman kita sendiri. Kami berharap acara ini berjalan sukses,” katanya.David juga mengajak masyarakat Sumut untuk turut mendukung pelaksanaan kejuaraan tersebut.“Kita akan menyambut 278 tamu negara. Usia 18 hingga 20 tahun adalah masa emas bagi atlet muda untuk berkembang dan menunjukkan potensinya. Mari kita bersama-sama mendukung kesuksesan acara ini,” pungkasnya.

12 November 2025

Sosok Muda Potensial, KORMI Medan Dukung Daffasya Adnan Sinik Maju di Musprov KORMI Sumut

LensaDaily - Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Medan mendukung M. Daffasyah Adnan Sinik, SH untuk maju sebagai Calon Ketua KORMI Sumut dalam Musyawarah Provinsi yang akan digelar Desember 2025 mendatang. Dukungan ini, KORMI Medan menilai Daffasyah sebagai sosok muda yang sangat perhatian dengan dunia olaharga khususnya olahraga masyarakat.Dukungan ini disampaikan langsung Ketua KORMI Kota Medan, Idrus Djunaidi SH, kepada wartawan, Minggu 9 November 2025. "Sebagai tokoh muda yang energik, Daffasya juga bukan orang baru di dunia olahraga, beliau merupakan pembina inorga IESFA Sumut yang juga bagian dari KORMI. Dengan hal ini kita yakini Daffasya dianggap layak dan mampu membangun KORMI Sumut dimasa depan," ujar Idrus.Selain itu, menurut Idrus, kemampuan pria yang lahir pada tahun 1998 dalam berorganisasi khususnya di bidang kepemudaan, kewirausahaan dan lapangan pekerjaan ini dianggap mampu menciptakan iklim positif di KORMI Sumut dalam mengembangkan olahraga masyarakat yang sekarang ini semakin digemari semua kalangan."Kita juga meyakini Daffasya Sinik adalah sosok yang diyakini mampu mempersatukan kekuatan olahraga masyarakat menjadi salah satu potensi kemajuan di Sumatera Utara yang lebih baik lagi dari kepengurusan sebelumnya," katanya. Terakhir, Idrus yang juga jurnalis senior dan tokoh pemuda di Sumatera Utara ini juga berpesan agar pelaksanaan Musprov di Desember 2025 nanti bisa berjalan lancar dan aman tanpa intrik-intrik yang bisa merugikan KORMI Sumut sendiri."Kami minta pihak karateker Kormi Sumut yang menjadi penanggung jawab pelaksanaan Musprov Kormi bersikap profesional sesuai aturan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Kormi," tegasnya.Diketahui, M. Daffasya Adnan Sinik SH, saat ini menjabat sebagai Direktur PT. Cakrawala Kirana Abadi atau lebih akrab disebut Dhirga Surya Sumatera Utara.Selain itu, sosok muda yang mewakili Generasi Z ini juga merupakan Ketua Umum Gerakan Pemuda Barisan Nasional Indonesia (GPBN Indonesia). Tak hanya itu, Daffasya pada perhelatan Pileg dan Pilpres 2024 lalu juga aktif sebagai relawan Gerakan GenZ untuk pasangan Prabowo-Gibran dan Bobby-Surya.Untuk dunia olahraga sendiri, Daffasya Sinik selain aktif di IESFA Sumut juga tercatat sebagai Wabendum PP @pertina.id.Dengan berbagai latar belakang organisasi dan kepiawaiannya dalam mengembangkan potensi yang ada menjadi salah satu faktor yang mendasari KORMI Medan mendukung langkah M. Daffasya Adnan Sinik SH maju di Musprov KORMI Sumut Desember 2025 nanti.

09 November 2025

Tak Diserahkan ke Pengrov Cabor, Dispora Sumut Pastikan akan Kelola Peralatan PON 2024

LensaDaily - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) melalui  Dinas Pemuda dan Olahraga memastikan akan mengelola sarana dan prasarana peninggalan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 lalu. Hal ini termasuk peralatan yang digunakan pada perhelatan pesta olahraga nasional itu dengan Aceh dan Sumut yang menjadi tuan rumah juga akan dikelola, tidak diserahkan ke pengurus provinsi olahraga.Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Sumatera Utara (Sumut) M Mahfullah Pratama Daulay yang menyebutkan pihaknya telah menyiapkan langkah strategis untuk mengoptimalkan kawasan olahraga milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, agar lebih produktif.Salah satunya dengan menerapkan sistem retribusi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada penggunaan venue. Pengelolaan venue olahraga dengan Sistem BLUD tersebut merupakan terobosan baru di Indonesia. Sumut akan menjadi pelopor pengelolaan venue olahraga pasca Pekan Olahraga Nasional (PON), dengan system BLUD.Hal itu disampaikannya saat temu pers yang diselenggaran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut, dengan Tema ‘Pemberdayaan Generasi Muda, Peningkatan Prestasi Olahraga, dan Kolaborasi Menuju Sumut Berkah’. Acara tersebut diselenggarakan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa 30 September 2025.“Ini sebagai terobosan baru di Indonesia. Cara ini akan berbeda dengan daerah lain dalam hal pemeliharaan venue olahraga pasca-penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON),” ujar Mahfullah.Mahfullah menjelaskan, ada beberapa langkah strategis yang disiapkan agar venue-venue olahraga tetap terjaga. Pertama, Gubernur Sumut telah menandatangani usulan revisi struktur organisasi kawasan olahraga. Nantinya, seluruh kawasan olahraga akan dikelola oleh satu unit pelaksana teknis (UPT) Pengelolaan Kawasan Olahraga. Kedua, terkait pembiayaan, Sumut akan menerapkan sistem retribusi BLUD.“Jika ditanya apakah Dispora sanggup mewakili Pemprovsu memelihara secara total venue-venue olahraga di Sumut? Jawabannya, kami sanggup,” tegas pria yang akrab disapa Ipung tersebut.Sistem BLUD ini, kata Ipung, sama halnya dengan yang diterapkan di rumah sakit. Setiap venue dan alat olahraga ditetapkan retribusinya, yang nantinya dipergunakan sebagai biaya perawatan.Kemudian, lanjut Ipung, Pemprov Sumut juga akan mengusulkan revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Retribusi. Dari delapan jenis retribusi yang ada saat ini, akan diperluas menjadi 29 jenis. “Kalau sudah masuk dalam pelayanan BLUD, kita optimis Sumatera Utara akan lebih baik dalam mengelola aset olahraga,” ujarnya.Dia menjelaskan, tujuan dari BLUD untuk meningkatkan efektifitas pengelolaan kawasan pusat olahraga, meningkatkan efektifitas pemanfaatan sarana prasarana olahraga di kawasan olahraga, meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.Dengan langkah ini, Mahfullah optimistis Sumut akan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga keberlanjutan pemanfaatan venue olahraga, apalagi usai PON.Hadir pada kesempatan itu Kabid IKP Dinas Kominfo Harvina Zuhra, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Budi Syahputra, Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Pusat Olahraga ⁠Dina Meifitri Ritonga.

01 Oktober 2025

Peringatan Haornas 2025 di Sumut Memprihatinkan, Tokoh Olahraga: 3 Tahun Tanpa Apresiasi

LensaDaily - Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42 Tahun 2025 tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) disorot tokoh olahraga yang menilai terkesan kurang bergairah. Tiga tahun belakangan, peringatan Haornas hanya sebatas seremoni tanpa pemberian apresiasi dan juga menyatukan tekad meningkatkan prestasi olahraga provinsi ini di tingkat nasional.Ketua Umum KONI Sumut dua periode (2016-2021 dan 2021-2025) John Ismadi Lubis yang kini menjadi Staff Ahli Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, menyebutkan Haornas 2025 bagi Sumut ada duka mendalam, atas meninggalnya karateka masa depan provinsi ini asal Perguruan Shindoka, Muhammad Dhijey Lexsie (17) dan Fahri Akbar Asweet (11) akibat bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan usai mengikuti event di Padang.“Kepergiaan Lexsie dan Fahri merupakan duka bagi masyarakat olahraga Sumut. Kita doakan semoga mereka mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Masa Esa,” ujar pria setengah dari usianya berkecimpung di dunia olahraga ini.John bersama Guru Besar Olahraga FIK Unimed, Prof Agung Sunarno, dan dua pengurus KONI Sumut di masa kepengurusannya, Kisharianto Pasaribu serta Ramli Tarigan SH MH, juga mengapresiasi Pemprovsu memperingati Haornas dengan menggelar upacara di halaman kantor Gubsu, Selasa pagi.Hanya saja John, Agung, Kisharianto dan Ramli Tarigan, juga mengaku prihatian, peringatan Haornas tingkat Sumut kembali hanya sekadar seremony upacara, tidak disertakan dengan bentuk kegiatan yang sifatnya dapat menjadi stimulus bagi pelaku maupun pembina atau stakeholder olahraga, agar membuat olahraga provinsi ini lebih bergairah.“Haornas 2025 seharus menjadi momentum menjadikan Olahraga Sumut lebih bergairah guna mempertahankan prestasi menduduki empat besar pada PON XXII/2028 NTT/NTB mendatang,” ujar John.“Sepertinya sudah tiga tahun ini, Haornas di Sumut sekadar diperingati dalam bentuk upacara tanpa ada pemberian apresiasi bagi atlet, pelatih, wasit, pembina, tokoh maupun guru dan badan atau lembaga yang mendukung olahraga. Hal ini membuat kita prihatin, karena apresiasi dari pemerintah sesungguhnya sangat berarti bagi insan olahraga,” ujar John.Belum ada keterangan pasti dari Pemprovsu mengapa Haornas kembali tanpa pemberian penghargaan Pemerintah terhadap pelaku olahraga. Kalaupun efesiensi dijadikan alasan kiranya juga kurang tepat, karena hal ini bukan baru terjadi tahun ini saja, tapi sudah sejak tiga tahun terakhir.Ketika disebutkan kondisi  ini sepertinya tidak hanya terjadi di Sumut, tetapi dari tingkat pusat (Kemenpora) juga tidak seruan ke tingkat provinsi? Prof Agung Sunarno menambahkan, semestinya dalam hal ini perlu kebijakan atau kearifan lokal dari pimpinan provinsi. Apalagi Sumut di akhir 2024 sukses menjadi tuan rumah PON XXI bersama Aceh, bahkan menduduki posisi empat besar.Hanya saja, Pemprovsu memang dituntut bekerja ekstra keras karena pemberian apresiasi ini tidak terlepas dari anggaran.Begitu tambah Guru Besar FIK Unimed ini, pembangunan olahraga merupakan hal tidak dapat ditepikan. Olahraga tidak sekadar bicara kalah menang, tetapi yang terpenting adalah wadah untuk  membentuk watak dan karakter anak bangsa yang sportif, tangguh. memiliki daya saing dan berjiwa kompetitif.Di akhir komentarnya, John, Agung, Kisharianto dan Ramli kembali mengucapkan Selamat Hari Olahraga Nasional bagi seluruh insan olaraga provinsi ini.

10 September 2025