icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: jalinsum


Bawa Ganja 900 Gram, Pria 53 Tahun Dibekuk di Jalinsum Padangsidimpuan

LensaDaily - Seorang pria berusia 53 tahun berinisial M alias K alias B ditangkap  Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan saat membawa ganja seberat hampir 1 kilogram di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Batunadua Julu, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Sabtu 16 Mei 2026 sore. Penangkapan itu pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026 yang digelar jajaran Polda Sumut dalam memberantas peredaran narkotika.Kasatresnarkoba Polres Padangsidimpuan AKP Juli Purwono mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait adanya seorang pria yang diduga membawa narkoba di kawasan Jalinsum Batunadua.“Mendapat informasi itu, personel langsung bergerak melakukan penyelidikan di lokasi,” kata AKP Juli Purwono.Saat berada di lokasi, petugas menemukan seorang pria dengan ciri-ciri sesuai laporan warga. Polisi kemudian menghentikan pelaku. Namun, saat hendak diamankan, pria tersebut sempat mencoba melarikan diri.“Pelaku sempat berusaha kabur saat diberhentikan petugas, tetapi berhasil diamankan di lokasi,” ujarnya.Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan satu bal diduga ganja dengan berat bruto sekitar 900 gram yang dibungkus plastik hitam dan plastik putih. Barang bukti itu ditemukan tergantung di sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa pelat nomor yang dikendarai pelaku.Selain ganja, polisi turut mengamankan barang bukti lain berupa satu unit sepeda motor Honda Beat hitam tanpa TNKB dan dua lembar plastik.Berdasarkan hasil interogasi awal, pelaku mengaku mendapatkan ganja tersebut dari seorang pria di kawasan Kampung Tobat, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, seharga Rp 1,9 juta. Polisi kini masih memburu pemasok barang haram tersebut.Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan pihaknya akan terus memperkuat pemberantasan narkotika di seluruh wilayah Sumatera Utara, termasuk jalur-jalur yang rawan menjadi lokasi peredaran narkoba.Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan peredaran ganja tersebut.

17 Mei 2026

Kado Awal Tahun Baru 2026, Ditresnarkoba Polda Sumut Ungkap Jaringan Narkoba Lintas Provinsi

LensaDaily - Awal tahun 2026, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara bongkar jaringan narkoba antar provinsi. Barang bukti 5 kilogram sabu diamankan dari seorang tersangka jaringan lintas provinsi Aceh–Sumatera Utara–Riau yang dibawa dengan menumpang angkutan umum.Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol. Andy Arisandi, menjelaskan pengungkapan tersebut dilakukan oleh Unit 4 Subdit I Ditresnarkoba Polda Sumut di Jalan Lintas Sumatera, Desa Sei Tualang, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, pada Kamis, 1 Januari 2026, sekitar pukul 14.25 WIB.“Di awal tahun ini, Polda Sumut langsung menunjukkan keseriusan dalam memberantas peredaran narkoba, khususnya jaringan lintas provinsi yang memanfaatkan jalur darat dan angkutan umum,” ujar Kombes Pol. Andy Arisandi dalam keterangannya Jumat 2 Januari 2026.Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat yang diterima petugas terkait adanya pengiriman sabu dari Provinsi Aceh yang akan melintasi wilayah Sumatera Utara menggunakan angkutan umum.Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Unit 4 Subdit I segera melakukan penyisiran dan pemantauan di sepanjang Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), terutama di wilayah perbatasan Aceh–Sumut.Sekitar pukul 14.00 WIB, petugas mendapati satu unit mobil L300 PT Hotman Travel City (HTC) berwarna biru dongker dengan nomor polisi BK 1931 RF yang sesuai dengan ciri-ciri kendaraan yang diinformasikan. Petugas kemudian melakukan pengejaran dan menghentikan kendaraan tersebut untuk dilakukan pemeriksaan.Dalam pemeriksaan, petugas mengamankan seorang pria berinisial MU (49), warga Kabupaten Aceh Utara, yang diduga berperan sebagai kurir narkotika. Dari dalam tas sandang berwarna hijau lumut yang dibawanya, petugas menemukan 5 bungkus sabu yang dikemas dalam kemasan Refined Chinese Tea merek Guanyinwang warna biru, dengan berat total sekitar 5 kilogram bruto.Selain narkotika, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lain berupa satu unit telepon genggam, satu lembar tiket angkutan umum, satu buah selimut, serta barang pribadi milik terduga pelaku.Berdasarkan hasil interogasi awal, terduga pelaku mengaku sabu tersebut rencananya akan dibawa ke Pekanbaru atas perintah seseorang berinisial PON yang berada di wilayah Aceh Utara, dengan imbalan sebesar Rp20 juta. Namun, saat dilakukan upaya pengembangan, nomor kontak yang bersangkutan diketahui sudah tidak aktif.“Pengungkapan ini menjadi pesan kuat bahwa di sepanjang tahun 2026, Polda Sumut tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi peredaran narkotika di wilayah hukum Sumatera Utara,” tegas Kombes Pol. Andy Arisandi.Selanjutnya, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke Kantor Ditresnarkoba Polda Sumatera Utara untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Polda Sumut juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas dan pihak-pihak lain yang terlibat.Pengungkapan di awal tahun ini sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam melindungi masyarakat serta menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba.

02 Januari 2026

Pulihkan Akses Transportasi, Polda Sumut Bangun Jembatan Darurat di Tapteng

LensaDaily - Akses transportasi vital yang terputus akibat bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah, mulai membangun jembatan darurat penghubung Tapteng-Padangsidimpuan. Kerusakan akses tersebut menghambat mobilitas warga, distribusi bantuan, hingga arus logistik.Jembatan yang dikerjakan secara kolaboratif dengan peralatan seadanya ini merupakan akses penting yang menghubungkan Pandan dengan Kalangan, sekaligus menjadi ruas vital pada Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) Tapteng–Padangsidimpuan. Meski bekerja dengan kondisi terbatas dan medan yang cukup berat, tim gabungan terus melakukan upaya percepatan agar jalur darurat dapat segera digunakan masyarakat dan kendaraan darurat yang membawa bantuan.Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menegaskan bahwa langkah cepat semua unsur yang diterjunkan merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam membantu percepatan penanganan bencana.“Polda Sumut tidak membiarkan masyarakat terisolasi. Hari ini, berbagai satuan kami turun langsung membangun jembatan darurat agar Pandan dan Kalangan kembali terhubung. Ini juga demi memulihkan mobilitas di Jalinsum yang merupakan jalur strategis pergerakan logistik,” ujar Ferry.Ia menambahkan bahwa kehadiran aparat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan percepatan pemulihan infrastruktur dasar yang berdampak langsung pada masyarakat.“Dengan peralatan seadanya, personel bekerja keras demi kepentingan warga. Ini adalah bentuk nyata aksi kemanusiaan Polri. Polda Sumut akan terus berada di lapangan sampai akses benar-benar pulih dan masyarakat dapat beraktivitas kembali dengan aman,” lanjutnya.Polda Sumut memastikan bahwa setelah jembatan darurat ini selesai, distribusi bantuan dan aktivitas warga dapat kembali berjalan normal secara bertahap.

03 Desember 2025

Update Bencana Alam di Sumut: Longsor Lumpuhkan Jalinsum Pakkat–Doloksanggul

LensaDaily - Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang menghubungkan Pakkat–Doloksanggul tepatnya di Dusun IV Batu Sendiri, Desa Parbotihan, Kecamatan Onan Ganjang, lumpuh total akibat longsor yang hampir memutus badan jalan. Kondisi ini dipicu oleh intensitas hujan yang sangat tinggi sejak beberapa hari terakhir hingga saat ini.Kapolres Humbang Hasundutan, AKBP Arthur Sameaputty, memerintahkan seluruh personel dan jajaran untuk turun langsung ke lokasi bersama Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dan instansi terkait guna melakukan penanganan cepat, pengamanan lokasi, serta mengantisipasi potensi longsor susulan yang dapat membahayakan masyarakat, Rabu 26 November 2025.Di bawah pimpinan Wakapolres Humbahas Kompol Manson Nainggolan, bersama Kasat Lantas AKP Mantho Pandiangan dan Kasat Samapta AKP Samsudin Amri, personel Polres Humbahas bersama tim dari Pemkab Humbahas bergerak membersihkan material longsor yang memungkinkan untuk dibersihkan, serta melakukan pengaturan dan penjagaan di sekitar titik rawan. Petugas juga memberikan imbauan kepada para sopir yang menunggu di Desa Parbotihan agar mencari lokasi yang lebih aman, mengingat jalan di Desa Sibuluan, Onan Ganjang, mengalami keretakan dan berpotensi terjadi longsor susulan.Wakapolres Humbahas Kompol Manson Nainggolan menyampaikan bahwa hingga saat ini jalur Pakkat–Doloksanggul masih belum dapat dilalui dan tidak terdapat jalur alternatif lain yang bisa digunakan. Pihaknya bersama Pemkab Humbahas dan instansi terkait terus berupaya mempercepat penanganan agar akses dapat kembali dibuka, namun keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati, waspada, dan bersabar mengingat kondisi cuaca yang masih ekstrem. â€śKami meminta masyarakat untuk tidak memaksakan melintas dan tetap mengikuti arahan petugas di lapangan. Keselamatan adalah yang utama, dan kami terus berupaya melakukan penanganan terbaik,” ujarnya.

26 November 2025

Longsor Terjang Tapsel, Jalinsum Sipirok - Taput Lumpuh Total

LensaDaily - Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang menghubungkan Sipirok–Tapanuli Utara lumpuh total setelah longsor menutup badan jalan di Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa 25 November 2025 sekitar pukul 05.00 WIB. Material tanah dan batu yang jatuh dari tebing menimbun seluruh badan jalan sehingga arus kendaraan tidak dapat melintas sama sekali.Berdasarkan informasi awal, longsor diduga dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Sipirok dan sekitarnya sepanjang malam. Hujan terus mengikis struktur tanah tebing hingga menyebabkan runtuhan besar pada dini hari. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa. Seluruh personel di lapangan memastikan situasi aman, meski antrean kendaraan dan menyebabkan kemacetan total.Kasat Lantas Polres Tapsel, Iptu James Sihombing, menyampaikan bahwa pihaknya telah menurunkan personel untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan membantu proses evakuasi material.“Jalinsum Sipirok-Tapanuli Utara untuk sementara tidak bisa dilalui akibat tertutup material longsor. Kami mengimbau masyarakat untuk sementara waktu mencari jalur alternatif hingga pembersihan selesai dilakukan,” ujar Iptu James Sihombing.James juga menegaskan bahwa situasi di lokasi masih dipantau secara ketat. “Sampai saat ini tidak ada korban jiwa. Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk percepatan penanganan di lapangan,” tambahnya.Cuaca di sekitar lokasi masih gerimis, membuat proses pembersihan harus dilakukan dengan ekstra hati-hati. Alat berat akan disiapkan untuk membuka kembali akses utama yang menghubungkan dua kabupaten tersebut.

25 November 2025