icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: tahunbaru


Besok Puncak Arus Balik Nataru 2026, Tiga Daerah Ini Konsentrasi Wisatawan

LensaDaily - Besok Minggu 4 Januari 2026 diprediksi puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 di Sumut yang akan terjadi lonjakan volume kendaraan. Tiga daerah yakni Karo, Toba dan Samosir diprediksi terjadinya konsentrasi arus balik wisatawan.Dirlantas Polda Sumut, Kombes Pol Firman Darmansyah, S.I.K., menegaskan seluruh personel telah diinstruksikan untuk siaga penuh, khususnya di wilayah yang menjadi sentral mobilisasi arus balik dan destinasi wisata.“Kami memprediksi kepadatan lalu lintas akan meningkat pada Minggu besok. Oleh karena itu, seluruh jajaran Ditlantas dan Polres terkait kami minta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan di lapangan,” ujar Kombes Pol Firman, Sabtu 3 Januari 2026.Untuk memastikan pengamanan berjalan optimal, Ditlantas Polda Sumut juga melakukan koordinasi intensif dengan Kasat Lantas Polres Tanah Karo AKP Andita Sitepu, Kasat Lantas Polres Toba AKP Khairul Akbar Lubis, serta Kasat Lantas Polres Samosir AKP Natanail Surbakti. Ketiga wilayah tersebut diperkirakan menjadi titik konsentrasi arus balik wisatawan.Selain kekuatan personel, Ditlantas Polda Sumut turut menyiagakan Tim Urai Macet yang siap diterjunkan sewaktu-waktu ke titik-titik krusial guna mengurai kepadatan dan menangani hambatan lalu lintas secara cepat dan tepat.“Saya telah menginstruksikan para Kasat Lantas untuk waspada penuh terhadap potensi kepadatan. Tim Urai Macet juga sudah kami siapkan untuk mempercepat penanganan jika terjadi penumpukan kendaraan,” jelasnya.Di sisi lain, Kombes Pol Firman juga mengingatkan masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan arus balik, guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.“Kami mengimbau masyarakat yang kembali dari mudik maupun objek wisata agar berkendara dengan tertib dan aman. Jangan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, jaga jarak aman, gunakan sabuk pengaman, dan bagi pengendara sepeda motor wajib menggunakan helm SNI,” imbaunya.Tak kalah penting, Dirlantas Polda Sumut menekankan manajemen kelelahan selama perjalanan jauh agar konsentrasi pengemudi tetap terjaga.“Apabila merasa lelah atau mengantuk, jangan dipaksakan. Silakan manfaatkan rest area atau tempat istirahat yang tersedia. Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami, agar seluruh pengguna jalan dapat kembali ke rumah dengan selamat,” pungkas Kombes Pol Firman.

03 Januari 2026

Jaga Kenyamanan Nataru 2026, Polda Sumut Utamakan Pelayanan

LensaDaily - Pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dalam Operasi Lilin Toba 2025 oleh Polda Sumut dan seluruh jajaran dilakukan secara terpadu melalui patroli dialogis, pengaturan lalu lintas, sambang wisata, serta pengamanan tempat ibadah dan objek vital transportasi.Kehadiran personel Polri di lapangan tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas kamtibmas, tetapi juga memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas maupun beribadah. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Sumut terpantau aman, tertib, dan kondusif.Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan bahwa seluruh personel diarahkan untuk mengutamakan pelayanan dan sikap humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.“Dalam Ops Lilin Toba 2025, kami mengedepankan kehadiran Polri yang melayani. Personel tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga aktif membantu masyarakat, mengatur kelancaran lalu lintas, serta memastikan setiap kegiatan keagamaan dan aktivitas publik berjalan aman dan nyaman,” Kombes Pol Ferry Walintukan, Sabtu 3 Januari 2026.Fokus pelayanan tersebut terlihat dari pengamanan di kawasan wisata, jalur utama lalu lintas, serta pusat-pusat keramaian yang dilaksanakan secara persuasif dan preventif. Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan arus lalu lintas di sejumlah titik strategis terpantau lancar dan tidak ditemukan kejadian menonjol.Selain itu, Kabid Humas juga menegaskan bahwa Ops Lilin Toba 2025 merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya pada momentum keagamaan dan libur nasional.“Polri hadir untuk melayani dan memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat. Pendekatan humanis menjadi kunci utama agar masyarakat merasa nyaman dan merasakan kehadiran Polri sebagai mitra dalam menjaga ketertiban,” kata Kombes Pol Ferry Walintukan.Pengamanan juga difokuskan pada rumah-rumah ibadah, dengan pelaksanaan patroli, penjagaan, dan sterilisasi secara menyeluruh. Seluruh rangkaian ibadah Natal berjalan khidmat dan aman, tanpa adanya gangguan, sebagai wujud komitmen Polri dalam menjamin kebebasan beribadah.Polda Sumut memastikan akan terus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat hingga berakhirnya pelaksanaan Ops Lilin Toba 2025, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif.

03 Januari 2026

Malam Pergantian Tahun Baru 2026 di Sumut Kondusif, di Medan Kembang Api Bersahutan

LensaDaily - Polda Sumatera Utara memastikan situasi keamanan dan ketertiban i (Kamtibmas) malam pergantian tahun baru 2026 di wilayah Sumatera Utara berlangsung aman, lancar, dan terkendali. Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras ribuan personel gabungan dalam Operasi Lilin Toba 2025.Laporan dari Polda Sumut menyebutkan, masyarakat Sumatera Utara terlihat lebih banyak mengisi malam pergantian tahun dengan ibadah doa bersama dan kegiatan yang tenang, menyusul imbauan kepolisian untuk menunjukkan empati terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah bencana alam di beberapa titik wilayah Sumut.Namun di Kota Medan, seperti di kawasan Lapangan Merdeka, terlihat ribuan masyarakat berkumpul dengan suasana dentuman kembang api dan asap yang membumbung tinggi merayakan malam pergantian tahun baru 2026.Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan, menyatakan rasa terima kasihnya kepada masyarakat yang telah menjaga ketertiban selama perayaan berlangsung."Kami sangat mengapresiasi masyarakat Sumatera Utara yang telah merayakan malam pergantian tahun dengan penuh kedewasaan. Situasi secara umum di 33 kabupaten/kota terpantau kondusif. Tidak ada gangguan keamanan yang menonjol, dan masyarakat sangat kooperatif dalam mengikuti imbauan kami untuk tidak berlebihan dalam berpesta," ujar Kombes Pol. Ferry Walintukan saat dikonfirmasi di Mapolda Sumut, Kamis 1 Januari 2026.Ia menjelaskan bahwa keberhasilan ini didukung oleh penempatan 5.737 personel gabungan yang tersebar di seluruh pos pengamanan, pelayanan, dan terpadu. Pendekatan yang dilakukan petugas di lapangan bersifat humanis namun tetap tegas dalam menjaga kelancaran lalu lintas, terutama di jalur-jalur wisata seperti menuju Berastagi dan Danau Toba.Terkait imbauan pembatasan kembang api, Kombes Pol. Ferry walintukan menegaskan bahwa hal tersebut dijalankan dengan baik oleh warga sebagai bentuk solidaritas terhadap korban banjir dan longsor di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah."Solidaritas warga Sumut sangat luar biasa. Malam ini kita membuktikan bahwa kita bisa merayakan tahun baru dengan penuh kekhidmatan dan empati tanpa harus mengurangi makna kebahagiaan itu sendiri. Meski malam puncak telah terlewati, Polda Sumut beserta jajaran Polres akan tetap bersiaga hingga berakhirnya masa libur tahun baru untuk memastikan kepulangan wisatawan berjalan aman."Petugas kami tetap di lapangan. Kami pastikan masyarakat yang berwisata dan yang akan kembali beraktivitas merasa aman dan nyaman. Jika ada kendala, jangan ragu untuk melapor ke pos terdekat atau menghubungi layanan 110," tutup Kabid Humas.

02 Januari 2026

Doa Lintas Agama Tahun Baru 2026, Doakan Transisi Paskabencana Lancar

LensaDaily - Sumatera Utara yang tengah dalam proses pemulihan dampak dari bencana banjir dan longsor, menjadikan malam pergantian tahun baru 2026 mengelar doa lintas agama. Doa yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) ini ditujukan untuk pemulihan bencana yang meluluhlantakan tiga provinsi, Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya mengatakan, Sumut akan memasuki masa transisi bencana setelah Status Darurat Bencana akan berakhir di 31 Desember 2025. Dia berharap masa transisi ini bisa berjalan dengan lancar dan cepat.“Penanganan bencana terus kita lakukan, tanggap darurat ini berakhir pada 31 Desember 2025, dan kita memasuki masa transisi, kita doakan masa transisi bisa berjalan dengan lancar dan cepat,” kata Surya, usai acara Doa Lintas Agama di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, Rabu malam 31 Desember 2026.Selain itu, peran tokoh agama pada saat ini menurut Surya, sangat penting. Tokoh-tokoh agama bisa berperan sebagai penyejuk, penguat harapan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana.“Peran tokoh agama strategis, bukan hanya pemimpin umat, tetapi juga menjadi penyejuk, penguat harapan dan menjaga nilai-nilai kemanusiaan,” ungkap Surya.Kepada masyarakat yang merayakan Tahun Baru 2026, Surya mengimbau, agar dilakukan dengan sederhana. Ini merupakan salah satu bentuk empati kepada korban-korban bencana banjir dan longsor Sumut.“Kami harapkan merayakan tahun baru dengan sederhana, tidak berlebihan dan tidak hura-hura, seperti yang kita laksanakan hari ini dengan doa lintas agama,” kata Surya.Hadir pada kegiatan ini Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap, unsur Forkopimda Sumut, anggota DPRD Sumut dan tokoh-tokoh agama Sumut. Hadir juga Staf Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti, OPD Pemprov Sumut serta pemimpin-pemimpin Ormas agama.

01 Januari 2026

5.737 Personel Gabungan Disiagakan Pengamanan Malam Tahun Baru 2026

LensaDaily - Sebanyak 5.737 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di seluruh wilayah Sumatera Utara menjelang pergantian Tahun Baru 1 Januari 2026. Seluruh personel tersebut disebar di berbagai titik strategis, seperti tempat ibadah dan juga termasuk pusat keramaian dan lokasi rawan kepadatan masyarakat.“Total keseluruhan personel yang kita kerahkan dalam pengamanan malam pergantian tahun sebanyak 5.737 orang,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan saat mengecek kesiapan Pos Terpadu Operasi Lilin Toba di Lapangan Merdeka Medan, Rabu 31 Desember 2025 pagi.Ia menjelaskan, personel gabungan tersebut terdiri dari 4.250 personel Polri, 463 personel TNI, 466 personel dari instansi dan stakeholder terkait, serta 558 personel dari elemen masyarakat. Seluruhnya akan bertugas mengamankan jalannya perayaan malam tahun baru di berbagai lokasi.“Seluruh personel gabungan ini akan melakukan pengamanan pada momen pergantian tahun, baik di Pos Pelayanan, Pos Pengamanan, maupun Pos Terpadu,” jelasnya.Selain pengamanan di pos-pos operasi, Polda Sumut juga memfokuskan pengamanan di sejumlah tempat keramaian seperti pusat perbelanjaan, mal, lapangan terbuka, serta rumah-rumah ibadah yang digunakan masyarakat dalam menyambut tahun baru. Pengaturan lalu lintas turut menjadi perhatian utama, khususnya di kota-kota besar seperti Medan.“Pengaturan lalu lintas kita lakukan di kota-kota besar, termasuk Kota Medan. Apabila dibutuhkan, akan dilakukan rekayasa lalu lintas. Namun hingga saat ini situasi masih terpantau aman dan terkendali,” kata Ferry.Perwira menengah Polri tersebut menegaskan bahwa pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat menjelang dan saat pergantian tahun menjadi prioritas utama Polda Sumut. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif dalam menyambut Tahun Baru 2026.

31 Desember 2025