LensaDaily - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Sumut dipercaya menjadi tuan rumah Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 yang akan digelar di Kota Medan dan Kabupaten Samosir pada Juli mendatang.Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengapresiasi dan mendukung Sumut menjadi tuan rumah HAN 2026 ini dan juga pelaksanaan berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional di wilayah Sumut. Menurut Bobby Nasution, kepercayaan menjadi tuan rumah kegiatan berskala nasional merupakan capaian yang membanggakan. Selain meningkatkan citra daerah, kegiatan tersebut juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.“Walaupun kegiatannya di Kabupaten/Kota, tetapi karena ini skala nasional, tentu kami dari Pemerintah Provinsi menyambut baik dan akan mendukung. Mana yang menjadi kewenangan kami di provinsi, semaksimal mungkin akan kita bantu,” ujar Bobby Nasution saat menerima audiensi Pengurus IDAI Cabang Sumut di ruang kerjanya, Selasa 2 Juni 2026.Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua IDAI Cabang Sumut Rizky Adriansyah, beserta jajaran pengurus. Turut mendampingi Gubernur, Direktur RSU Haji Medan Yulinda Elvi Nasution, Kepala Dinas Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung, serta sejumlah pejabat lainnya.Pada kesempatan itu, Bobby Nasution juga menyampaikan apresiasi kepada IDAI Sumut atas kontribusinya dalam membantu penanganan korban bencana yang melanda Sumut pada akhir November 2025 lalu. Menurutnya, peran dokter anak sangat penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada anak-anak yang terdampak bencana.“Saya tahu bagaimana para dokter anak kita bekerja melayani saat bencana yang lalu. Sekali lagi saya sampaikan terima kasih kepada para dokter, khususnya IDAI Sumut. Mudah-mudahan saya bisa menghadiri acara Hari Anak Nasional 2026 di Kabupaten Samosir, sekaligus memperkenalkan destinasi wisata kita kepada para tamu,” katanya.Sementara itu, Ketua IDAI Cabang Sumut Rizky Adriansyah menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kesediaan Gubernur Bobby Nasution untuk menghadiri puncak peringatan HAN 2026 yang direncanakan berlangsung di kawasan Waterfront Pangururan, Kabupaten Samosir, pada 25 Juli 2026.Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan tersebut akan menghadirkan dokter anak dari seluruh Indonesia. Selain seminar nasional yang digelar di Kota Medan pada 22–24 Juli 2026, pihaknya juga akan mengadakan pelayanan kesehatan gratis bagi sekitar 400 hingga 500 anak.“Kegiatan ini akan dihadiri dokter anak dari seluruh Indonesia. Karena itu kami berharap Pak Gubernur dapat hadir pada acara puncak tanggal 25 Juli 2026 di Samosir. Selain seminar di Kota Medan, kami juga akan memberikan pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak-anak, termasuk pemeriksaan stunting dan berbagai penyakit lainnya. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya anak-anak,” pungkasnya.
2 hari yang laluTag: sumut
LensaDaily - Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Ke-30 Tahun 2026 digelar Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara di Aula UPT Pelayanan Sosial Tuna Rungu Wicara dan Lanjut Usia (TRW & LU) Pematang Siantar, Jumat 29 Mei 2026. Momentum ini sekaligus meluncurkan Program Lansia Berdaya, kolaborasi strategis antara UPT TRW & LU Pematangsiantar dan Tim Penggerak PKK Pemerintah Kota Pematangsiantar.Peringatan dengan tema Lansia Sehat dan Mandiri untuk Indonesia yang Berdaya ini dihadiri Kepala Dinas Sosial Sumut, Ilyan Chandra Simbolon, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pematang Siantar beserta jajaran, Kepala OPD Kota Pematang Siantar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pematang Siantar, para pendamping sosial, tenaga kesejahteraan sosial, donatur, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh warga lansia penghuni UPT.Dalam kata sambutannya, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara, Ilyan Chandra Simbolon, menegaskan bahwa peringatan HLUN bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk meningkatkan kepedulian dan penghormatan kepada para lansia yang telah mendedikasikan tenaga, pikiran, dan pengabdian terbaik mereka bagi bangsa, negara, dan keluarga."Kita harus bisa menghadirkan lingkungan yang ramah lansia, meningkatkan kualitas kesehatan mereka, dan memperkuat kemandirian serta produktivitas mereka," tegasnya.Ilyan Chandra juga menyoroti bahwa Indonesia kini telah memasuki era aging population atau populasi menua, di mana jumlah penduduk lansia terus meningkat dari tahun ke tahun. Ia menekankan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan lansia harus menjadi tanggung jawab bersama pemerintah, keluarga, dunia usaha, maupun masyarakat. "Lansia bukanlah kelompok yang harus dipandang lemah atau menjadi beban sosial. Sebaliknya, lansia adalah sumber hikmat, teladan kehidupan, dan aset sosial yang tetap memiliki potensi untuk berkarya, berpartisipasi, dan berkontribusi," ujarnya.Program Lansia Berdaya: Dari Lahan Sawit ke Minyak SerehSalah satu hal paling menarik dari acara ini adalah pengungkapan rencana konkret di balik Program "Lansia Berdaya". Kepala Dinas Sosial Provsu Ilyan Chandra Simbolon menjelaskan bahwa program ini akan memberdayakan para lansia untuk memproduksi minyak sereh, sebuah komoditas yang saat ini sangat diminati di pasar ekspor."Melalui program Lansia Berdaya, kita akan memberdayakan para lansia untuk mampu membuat produk minyak sereh. Lahan UPT yang saat ini masih ditanami sawit akan kita replanting dan kita ganti menjadi tanaman sereh wangi dan sereh india," ungkap Ilyan Chandra.Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa para lansia akan mendapatkan pelatihan khusus dalam proses penyulingan tanaman sereh menjadi minyak atsiri berkualitas tinggi yang bernilai ekspor. "Harapannya, para lansia akan kita latih untuk menjadi dan mampu menyuling tanaman sereh tersebut menjadi minyak yang saat ini sangat laris di ekspor," tambahnya.Program ini dinilai tidak hanya memberikan aktivitas produktif bagi para lansia, tetapi juga berpotensi menghasilkan nilai ekonomi nyata bagi UPT dan warga lansia di dalamnya.Kepala Dinas Sosial Provsu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pematang Siantar melalui Ketua Tim Penggerak PKK yang telah menggagas program ini. Program "Lansia Berdaya" dan diharapkan mampu memperkuat pelayanan sosial, meningkatkan aktivitas positif lansia, memperluas dukungan keluarga dan masyarakat, serta membuka ruang agar para lansia tetap aktif sesuai kemampuan dan potensi masing-masing. "Kualitas sebuah bangsa dapat dilihat dari bagaimana bangsa tersebut memperlakukan para orang tuanya," pungkas Ilyan Chandra dalam pesannya kepada seluruh hadirin.Acara dimeriahkan dengan kegiatan aneka lomba yang diikuti para lansia diantaranya lomba joget balon, merangkai kata, bercerita dan fashion show. Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi turut memberi sambutan dan meluncurkan secara resmi Program "Lansia Berdaya", yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta, termasuk para warga lansia yang terlihat antusias.
6 hari yang laluLensaDaily - Dalam kurun waktu 12 hari terakhir, Polda Sumut dan seluruh jajaran mengungkap 553 kasus tindak pidana narkotika dengan 680 tersangka yang diamankan. Selain pengungkapan kasus, jajaran Polda Sumut juga melaksanakan 116 kegiatan penindakan di lokasi rawan narkoba.Berdasarkan hasil penindakan yang dihimpun hingga Sabtu (24/5/2026) pukul 20.00 WIB, petugas menyita barang bukti narkotika dengan total 101.855,63 gram dan 1.220 ml, dengan rincian 13.281,14 gram ganja, 53 batang tanaman ganja, 33.814,99 gram sabu, 488,75 butir pil ekstasi setara 1.365,30 gram, dua vape mengandung narkotika (20 ml), serta 120 vape mengandung etomidate (1.200 ml).Sedangkan penindakan 116 lokasi rawan narkoba, petugas berhasil mengungkap 61 kasus, mengamankan 86 tersangka, menyita 224,36 gram sabu, 2.256,25 gram ganja, serta 118,25 butir pil ekstasi, sekaligus membongkar dan memusnahkan 32 barak atau gubuk yang diduga menjadi tempat aktivitas penyalahgunaan narkotika.Di sisi lain, langkah pengawasan dan pencegahan juga diperluas dengan melakukan 33 kegiatan pemeriksaan dan penindakan di tempat hiburan malam yang tersebar di sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini dan pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan serta peredaran narkotika di ruang-ruang publik.Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, melalui Kabid Humas Kombespol Ferry Walintukan, menegaskan bahwa langkah yang dilakukan merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menekan peredaran narkotika di Sumatera Utara."Pemberantasan narkoba menjadi perhatian serius Polda Sumut. Penindakan dilakukan secara berkelanjutan dengan menyasar para pelaku, jaringan, hingga lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi dan penyalahgunaan narkotika," ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.Ia menegaskan, keberhasilan pengungkapan ratusan kasus dalam waktu singkat menunjukkan keseriusan aparat dalam mempersempit ruang gerak jaringan narkoba."Kami tidak akan memberi ruang terhadap pelaku peredaran gelap narkotika. Upaya penindakan akan terus dilakukan secara konsisten dan masif. Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungannya," katanya.Tingginya angka pengungkapan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa ancaman peredaran narkoba masih menjadi tantangan serius. Karena itu, Polda Sumut memastikan upaya pencegahan dan penegakan hukum akan terus dilakukan secara berkesinambungan guna menjaga masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkotika.
26 Mei 2026LensaDaily - Mengantisipasi ancaman El Nino yang diperkirakan melanda Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyiapkan berbagai langkah mitigasi guna menjaga produksi pangan tetap stabil.Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut Yusfahri Parangin-angin pada temu pers yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut, di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu 20 Mei 2026.“Kita sudah menyiapkan antisipasi dan upaya untuk menjaga produksi pangan,” kata Yusfahri.Salah satu langkah yang dilakukan yakni menyiapkan Brigade Proteksi Tanaman yang bertugas mencegah kerusakan tanaman di seluruh wilayah Sumut.“Upaya kita, kita memiliki Brigade Proteksi Tanaman, ada enam brigade, meliputi seluruh kabupaten/kota di Sumut. Apa persiapannya? Menyiapkan pompa. Brigade ini seperti pemadam kebakaran, siap siaga. Kalau banjir mereka juga bergerak supaya tanaman tidak rusak,” ujar Yusfahri.Selain itu, sepanjang 2024 hingga 2025, Pemprov Sumut juga telah menyalurkan sekitar 2.500 unit pompa air ke seluruh kabupaten/kota di Sumut, sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan akibat El Nino.Menurut Yusfahri, Kementerian Pertanian juga telah memberikan peringatan dini (early warning system) terkait dampak kekeringan. Karena itu, pompa-pompa yang telah disalurkan terus dipantau agar dapat dimanfaatkan secara optimal.“Artinya ini bentuk kesiapsiagaan kita, 2.500 pompa yang sudah kita salurkan,” katanya.Ia berharap, meskipun El Nino melanda Sumut, produksi pangan tetap terjaga sehingga ketersediaan pangan masyarakat tidak terganggu.“Mudah-mudahan kita tidak jumawa, kita berharap semoga Yang Maha Kuasa meridai apa yang kita lakukan, produksi terjaga,” ujar Yusfahri.
21 Mei 2026LensaDaily - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution berharap kerja sama antara Sumut dan Australia yang telah terjalin selama ini dapat terus diperkuat dan diperluas ke berbagai sektor.Hal tersebut dikatakan Bobby saat menerima kunjungan Duta Besar Australia Rod Brazier di ruang kerjanya, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Selasa 12 Mei 2026.“Tentunya sangat besar harapan kami kerja sama antara Sumut dan Australia terus berjalan, juga bisa melebar ke beberapa aspek," kata Bobby.Dalam kesempatan itu, Bobby memaparkan kondisi perekonomian Sumut. Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Sumut tercatat sebesar 4,53%.Menurut Bobby, Sumut memiliki berbagai potensi unggulan, di antaranya sektor pertanian dan perkebunan. Salah satu komoditas yang dinilai memiliki potensi besar ialah kelapa sawit. Selain itu, Sumut juga menjadi pintu gerbang Indonesia di wilayah barat.Bobby juga menyampaikan rencana pembangunan pergudangan logistik di Kepulauan Nias. Program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi darurat akibat bencana."Kami sedang membangun gudang pangan di sana (Kepulauan Nias), belajar dari bencana kemarin, kemarin di sana terisolir," ujar Bobby.Sementara itu, Dubes Australia Rod Brazier menanyakan kondisi terkini pascabencana yang melanda Sumut pada akhir tahun lalu. Menanggapi hal tersebut, Bobby menyampaikan bahwa Sumut saat ini tengah memasuki masa pemulihan, dengan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan di wilayah terdampak.Rod Brazier mengatakan, Sumut merupakan salah satu provinsi penting di Indonesia sehingga ia merasa perlu hadir langsung berkunjung ke daerah tersebut. Ia juga menyampaikan duka cita masyarakat Australia atas bencana yang melanda Sumut tahun lalu."Saya juga mau menyampaikan rasa duka dari masyarakat Australia terhadap banjir tahun lalu, mudah-mudahan Sumut sudah pulih," kata Rob.Turut hadir pada pertemuan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung, Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Kepala Dinas Perindag ESDM Dedi Jaminsyah Putra, serta Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga.
12 Mei 2026


