LensaDaily - Perhelatan Piala AFF U-19 yang digelar di Sumatera Utara menjadi sejarah baru bagi provinsi ini, yang tentunya pemerintah serta seluruh pihak bersiap untuk menjadi tuan rumah dan menyambut tamu dari 11 negara ASEAN dan juga Australia. Ajang ini menjadi pertaruhan bagi Garuda Muda untuk mempertahankan gelar dan tentunya sangat berdampak bagi ekonomi Sumatera Utara.Hal tersebut dikatakan Tokoh Pemuda Sumut, El Adrian Shah saat bertemu dengan pengurus Komunitas Jurnalis Anak Medan (KoJAM), yang dipimpin Joko Irawan sebagai ketua dan Muhammad Fahmi sebagai sekretaris bersama anggota lain di Medan, Senin 11 Mei 2026 sore.El Adrian Shah menilai jika penunjukkan Sumut sebagai tuan rumah oleh PSSI sangat beralasan dan patut diapresiasi. Secara infrastruktur, Sumut tentu sangat siap dengan tiga stadion yang jadi venue pertandingan ajang bertajuk ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 ini."Dengan kesiapan Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan dan Stadion Mini Dispora Sumut siap mengelar pertandingan, bukti bahwa pemerintah Provinsi Sumatera Utara sangat siap sebagai tuan rumah Piala AFF U-19 ini," ungkap pria yang dikenal sahabat semua golongan itu.Dikatakan pria yang akrab disapa El itu, kesiapan Sumut sebagai tuan rumah ajang prestisius seperti Piala AFF tak perlu diragukan lagi. Sebab, lanjut El, tahun lalu Sumut sukses mengelar Piala Kemerdekaan 2025. Ajang ini diikuti Mali, Uzbekistan, dan Tajikistan, sebagai pemanasan menjelang Piala Dunia U-17 2025 di Qatar."Bukti kesuksesan Sumut sebagai tuan rumah sudah ada dan sangat berdampak pada sektor ekonomi, terutama UMKM. Tentunya harapan kita bersama, Piala AFF U-19 ini juga berdampak positif bagi Sumut, terutama sektor ekonomi yang kiranya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama sekitar stadion, penginapan dan juga kuliner," harap sosok yang dikenal aktif dalam bidang sosial itu.Mantan Ketua KNPI Sumut itu pun berharap PSSI, Kemenpora, Pemprov Sumut, Pemko Medan dan Pemkab Deli Serdang, serta TNI dan Polri, juga seluruh pihak yang terlibat untuk bersiap menyambut kesebelasan dari 11 negara. Tak hanya fokus pada infrastruktur pertandingan, kiranya hal lain yang sebagai penopang kesuksesan Piala AFF U-19 ini juga turut diperhatikan."Saya berharap tidak ada masalah yang dialami tim tamu mau pun Timnas Indonesia, baik teknis maupun non teknis. Semoga kita menjadi tuan rumah yang baik dan memberikan pengalaman yang baik pula bagi tim tamu Piala AFF U-19 ini," kata sosok yang dikenal supel ini.Soal prestasi, El berharap Garuda Muda mampu memanfaatkan dukungan publik sendiri untuk meraih hasil terbaik di bawah asuhan kepala pelatih Nova Arianto dengan mempertahankan gelar juara Piala AFF U-19 ini. Pada seri sebelumnya, Garuda Muda mengalahkan Thailand dengan skor 1-0 pada partai final yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin 29 Juli 2024."Harapan kita semuanya, tentunya juara Piala AFF U-19 ini dapat dipertahankan Timnas Indonesia U-19. Sehingga secara prestasi kita berhasil, dari sisi sebagai tuan rumah kita sukses. Mari kita dukung Timnas Garuda ini dengan hari nurani," pungkas El.Laga pembuka turnamen akan mempertemukan Indonesia melawan Myanmar pada Senin 1 Juni 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, pukul 20.00 WIB. Pada hari yang sama, Vietnam menghadapi Timor-Leste di venue yang sama.
12 Mei 2026Tag: stadionutamasumut
LensaDaily - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan industri sepakbola di Sumut. Apalagi, antusiasme masyarakat terhadap PSMS Medan terus meningkat dari waktu ke waktu.Tercatat, jumlah penonton dari lima laga yang digelar di Stadion Utama Sumut telah mencapai 21.353 orang. Dengan capaian tersebut, Sumut menempati posisi kedua di wilayah Championship Barat untuk jumlah penonton terbanyak, setelah Sriwijaya FC.“Ini potensi yang luar biasa. Kita dorong agar industri sepakbola terus berkembang, karena pada akhirnya juga akan berkontribusi terhadap perekonomian Sumut,” ujar Bobby Nasution usai menyaksikan kemenangan PSMS atas Persiraja Banda Aceh dengan skor 1-0 di Stadion Utama Sumut, Deliserdang, Sabtu 25 Oktober 2025.Menurut Gubernur Sumut, hidupnya industri sepakbola juga memberi dampak positif bagi pelaku UMKM dan pedagang kecil, terutama di sekitar kawasan stadion. Semakin banyak penonton yang hadir, semakin besar pula perputaran ekonomi masyarakat.“Hari ini penontonnya sekitar 4.000 orang, dan itu menjadi berkah bagi pedagang serta UMKM di sekitar sini. Saya juga melihat jumlah pedagang semakin banyak di setiap pertandingan,” katanya.Bobby Nasution berharap stadion di Sumut bisa menjadi tempat yang ramah dan nyaman bagi semua kalangan, termasuk anak-anak. Dengan begitu, masyarakat akan semakin antusias untuk datang dan menikmati pertandingan sepakbola secara langsung.“Kita perlu meningkatkan kenyamanan penonton di stadion jika ingin jumlahnya terus bertambah. Saya lihat banyak orang tua membawa anaknya menonton, ini hal yang bagus. Mari kita jadikan stadion sebagai tempat yang aman dan menyenangkan,” tambahnya.Kemenangan atas Persiraja membawa PSMS Medan—yang dijuluki Ayam Kinantan, berada di posisi kedua klasemen Pegadaian Championship dengan 12 poin dari tujuh laga, terpaut dua poin dari pemuncak klasemen Garudayaksa FC.
26 Oktober 2025LensaDaily - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumut menyerahkan operasional Jalan Pendukung Stadion Utama Sumatera Utara kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut). Hal ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Operasional (BASTO) Jalan Pendukung Stadion Utama kedua pihak.“Berita acara serah terima operasional (BASTO) Jalan Pendukung Stadion Utama Sumatera Utara ini kita sambut penuh suka cita. Sehingga barang negara ini terawat dengan baik,” kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Togap Simangunsong, usai penandatanganan BASTO Jalan Pendukung Stadion Utama, yang berlangsung di Ruang Rapat I, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin 1 September 2025.Togap berharap setelah serah terima ini, maka Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan bisa menindaklanjuti, agar segera menganggarkan untuk dilakukan pemeliharaan. Sehingga aset berharga ini tetap terawat dan terjaga.“Terima kasih juga kepada Kementerian PU, dalam hal ini Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumut, terima kasih dengan proses keterbukaan ini, dan ini menjadi suatu langkah baik, Stadion Utama Sumatera Utara ini bisa kita pelihara melalui APBD,” ucapnya.Kepala BBPJN Sumut Hardy Siahaan mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang selama ini terjalin, antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional. Pihaknya memulai pembangunan jalan pendukung tersebut sejak Juni 2024, dan selesai pada Desember 2024. Setelah itu, pihaknya juga sudah melakukan pemeliharaan.“Kegiatan pengerjaan juga sudah diaudit oleh BPK RI dan BPKP. Hasilnya, temuan minor dan sudah tuntas. Oleh karena itu, hari ini operasional jalan pendukung kami serahkan ke Pemprov Sumut,” katanya.Beberapa Minggu lalu, BBPJN Sumut bersama Pemprov Sumut sudah melakukan pengecekan bersama di Stadion Utama Sumut. Pihaknya mendapati kondisi stadion yang masih baik. Dia pun berharap dengan adanya serah terima ini, maka seluruh aset dan infrastruktur di stadion bisa dimanfaatkan baik untuk event lokal maupun nasional.Hadir pada acara tersebut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut Mahfullah Pratama Daulay, jajaran pimpinan BBPJN Sumut, serta pimpinan OPD Setdaprov Sumut.
02 September 2025


