LensaDaily - Kabar gembira bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, tenaga pendidik PPPK Paruh Waktu, serta Guru Tidak Tetap (GTT) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang dipastikan mendapat Tunjangan Hari Raya (THR).Kabar baik itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga kepada wartawan di Medan, Kamis 12 Maret 2026. Katanya, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memberikan THR tersebut.“Kabar gembira untuk rekan-rekan kami para guru PPPK Paruh Waktu, Tenaga Pendidik Paruh Waktu dan Guru GTT provinsi, mengenai THR, sudah ditandatangani Pak Gubernur. Alhamduillah, Bapak Gubernur sangat concern dan fokus pada peningkatan dan kesejahteraan guru,” kata Alex.Alex menjelaskan, selama ini masih ada guru yang menerima gaji Rp500 ribu hingga Rp1 juta per bulan. Namun pada masa kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution, gaji guru yang diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu meningkat menjadi sekitar Rp2 juta per bulan. Sementara itu, Guru Tidak Tetap menerima honor sebesar Rp90 ribu per jam.“Ke depan ini akan kita tingkatkan lagi, dan pastinya untuk gaji Januari dan Februari (2026) beserta THR akan kita bayarkan InsyaAllah, mulai besok hari,” kata Alex.Menurutnya, peningkatan kesejahteraan guru merupakan salah satu prioritas Gubernur Bobby Nasution. Guru dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas dan kecerdasan generasi muda di Sumatera Utara.“Dengan adanya kebijakan ini kami harap guru-guru kami kesejahteraannya meningkat, guru-guru ini ada yang sertifikasi dihitung satu bulan gaji, kira-kira dia bisa membawa take home pay sebesar Rp 4 juta-an, di sisi kedua, ini juga jadi penyemangat guru-guru kami, untuk bisa meningkatkan lagi kinerjanya untuk membantu anak-anak kita meningkatkan kualitasnya,” kata Alex.
13 Maret 2026Tag: pppk
LensaDaily - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan pelayanan pada masyarakat kepada 11.625 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.Hal tersebut dikatakan Bobby Nasution saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) tentang pengangkatan PPPK Paruh Waktu kepada 11.625 PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Jumlah tersebut terdiri atas 7.522 orang tenaga guru, 4 orang tenaga kesehatan dan 4.099 orang tenaga teknis.“Jumlah ini menunjukkan dari saudara-saudara dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Bobby, pada apel penyerahan SK PPPK Paruh Waktu di Lapangan Astaka, Jalan Williem Iskandar/Jalan Pancing, Deliserdang, Rabu 24 Desember 2025.Ia berharap, pada PPPK paruh waktu yang baru diangkat untuk senantiasa memberikan pelayanan dengan maksimal. Sehingga pelayanan dapat bisa lebih dirasakan oleh masyarakat. Selain itu, Bobby juga menegaskan pengabdian sebagai PPPK paruh waktu tidak boleh dipandang semata-mata sebagai pekerjaan untuk memperoleh penghasilan.“Pengabdian PPPK paruh waktu lebih dari itu, pengabdian adalah amanah yang luhur, yang menuntut pelaksanaan tugas dengan penuh ketulusan, integritas, loyalitas, serta tanggung jawab moral kepada masyarakat, bangsa dan negara,” sebutnya.Lebih lanjut, pengangkatan PPPK paruh waktu merupakan bukti nyata komitmen Pemprov Sumut sesuai dengan visi pertama Gubernur Sumut untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam menata manajemen aparatur sipil negara (ASN) secara lebih profesional, berkeadilan dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.“Kebijakan tersebut merupakan langkah konkret dalam memperjelas status pegawai non ASN untuk mengisi jabatan ASN sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Bobby.Ia juga meminta PPPK paruh waktu untuk melaksanakan tekad kesiapsiagaan. Di antaranya memperkuat persatuan dan soliditas seluruh ASN, menegakkan netralitas dan integritas, meningkatkan profesionalisme dan kompetensi, menanamkan nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab.Selanjutnya, meningkatkan kepedulian sosial dan kesiapsiagaan bencana, mendukung peningkatan kinerja pembangunan dan pelayanan publik, mendukung dan kawal reformasi birokrasi dan menjaga nama baik ASN.Bobby juga mengucapkan selamat pada PPPK paruh waktu. Ia berharap momentum pengangkatan tersebut merupakan titik awal untuk menunjukan kinerja terbaik, berprestasi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Provinsi Sumut.
24 Desember 2025LensaDaily - Sebanyak 591 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menerima surat keputusan (SK) pengangkatan yang diserahkan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution. Bobby Nasution mengingatkan para aparatur sipil negara (ASN) untuk melayani rakyat sebaik-baiknya, karena bosnya adalah rakyat.“Tugas kita itu melayani masyarakat yang jadi sumber membiayai kita, karena itu bosnya itu adalah masyarakat, karena masyarakat memberikan hartanya untuk membayar kewajibannya yaitu pajak, kewajiban itu untuk membangun daerah kita, pajak itu juga yang digunakan untuk membayar gaji kita, jadi layani masyarakat sebaik-baiknya,” kata Bobby, usai penyerahan SK PPPK di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro 30, Medan, Senin 22 September 2025.Kepada para PPPK yang baru menerima SK, yang terdiri atas 299 guru dan 292 tenaga teknis, Bobby juga berpesan agar senantiasa mendukung dan turut menyukseskan program pemerintah, khususnya Pemprov Sumut. Seperti program sekolah lima hari, yang harus didukung oleh segenap ASN, termasuk guru.“Oleh karena itu, ayo sama-sama sukseskan tujuan yang kita buat ini mencerdaskan anak-anak kita,” kata Bobby.Tidak hanya itu, Bobby juga mengingatkan agar para ASN tersebut tidak terkena judi online. Begitupun dengan narkoba, jangan sampai ada ASN terlibat penyalahgunaan Narkoba.Senada dengan Bobby, Kepala Kantor Regional VI BKN Janry Haposan Simanungkalit mengatakan, ASN adalah pelayan publik. Oleh sebab itu, sebagai pelayan publik, ASN tidak boleh mengeluh. Serta harus melayani masyarakat sebaik-baiknya.“Pemprov menaruh harapan besar dengan saudara-saudari sekalian, maka jadilah motor untuk perubahan dan teladan bagi masyarakat Sumut,” kata Janry.Sementara itu, salah seorang guru, Warsini mengaku bersyukur dirinya telah diangkat menjadi PPPK. Ia telah kurang lebih 20 tahun mengabdi sebagai guru di Serdangbedagai. Ia berharap dengan menjadi PPPK, karir dan kesejahteraannya akan semakin meningkat.“Alhamdulillah, saya telah diangkat menjadi PPPK, saya bersyukur, dengan menjadi ASN, semoga kesejahteraan juga ikut meningkat,” kata Warsini.
23 September 2025


