icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: polwan


Belum Sempat Nikmati Hasil, Komplotan Pencurian di Rumah Polwan di Simalungun Dibekuk

LensaDaily - Aksi komplotan pembobolan dan pencurian di rumah seorang personel Polwan Polres Pematangsiantar diungkap Unit Reskrim Polsek Bangun kurang dari 24 jam usai melakukan aksinya. Penangkapan ini para pelaku belum sempat menikmati hasil pencurian tersebut.Kapolsek Bangun AKP Hengky B. Siahaan, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini bermula dari laporan polisi Nomor LP/B/73/III/2026/SPKT/Polsek Bangun/Polres Simalungun/Polda Sumut, yang dilengkapi dengan Surat Perintah Penyidikan Nomor SP.Dik/43/III/2026/Reskrim tertanggal 29 Maret 2026.“Personel Unit Reskrim Polsek Bangun kembali menunjukkan taringnya dengan keberhasilan mengungkap kasus pencurian dalam rumah yang dialami korban,” ucap AKP Hengky.Peristiwa pencurian tersebut diketahui terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026, sekira pukul 11.30 WIB, di rumah pelapor yang berada di Jalan Asahan Km 4, Nagori Pamatang Simalungun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun. Korban diketahui bernama Widi Anita Sihombing, seorang anggota Polri yang berdinas di Polres Pematangsiantar.Saat itu, korban bersama suaminya datang ke rumah miliknya. Namun sesampainya di dalam rumah, suami korban melihat satu unit keyboard merek Yamaha PSR-E473 yang sebelumnya berada di ruang tamu sudah tidak ada lagi.Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, korban mendapati jendela belakang rumah telah rusak akibat dicongkel pelaku. Tidak hanya itu, sejumlah barang lainnya juga dinyatakan hilang, yakni satu pasang sepatu merek On Cloud warna abu-abu, dua buah raket badminton, serta dua tabung gas ukuran 3 kilogram. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material sekitar Rp10.550.000 dan selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Bangun.Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Bangun AKP Hengky B. Siahaan bersama Kanit Reskrim IPDA B. Situngkir, S.H., dan tim opsnal segera bergerak melakukan penyelidikan serta penyidikan. Dari hasil pengumpulan informasi, pemeriksaan saksi-saksi, serta fakta-fakta di lapangan, petugas akhirnya berhasil mengidentifikasi para pelaku.“Begitu identitas pelaku diketahui, tim langsung bergerak cepat melakukan penangkapan di lokasi berbeda pada malam yang sama,” ungkap AKP Hengky.Penangkapan pertama dilakukan terhadap tersangka berinisial R.B.A.P. pada Minggu, 29 Maret 2026, sekira pukul 21.00 WIB di Jalan Sangnawaluh, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar.Selanjutnya, tim berhasil mengamankan tersangka RNS pada pukul 22.30 WIB di depan rumahnya yang berada di Jalan H. Ulakma Sinaga Gang Sipirok, Nagori Pamatang Simalungun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun. Tidak berhenti di situ, petugas kembali meringkus tersangka KKNS pada pukul 23.30 WIB di Jalan Pangaribuan, Kecamatan Siantar Selatan. Sementara itu, satu pelaku lainnya berinisial A hingga kini masih dalam pengejaran petugas.Dari tangan para tersangka, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu buah gunting seng yang diduga digunakan untuk merusak jendela belakang rumah korban, satu unit keyboard Yamaha PSR-E473 warna hitam, satu pasang sepatu merek On Cloud, satu raket badminton merek APCS, satu raket badminton merek Yonex, serta dua tabung gas 3 kilogram. Seluruh barang bukti tersebut kini telah diamankan untuk kepentingan proses hukum lebih lanjut.

31 Maret 2026

Polwan Polres Tapteng Brigadir Mei Selamatkan Ibu dan 2 Anak Saat Rumahnya Digerus Banjir

LensaDaily - Dibalik bencana melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) muncul sosok pahlawan yang menyelamatkan warga dengan kondisi turut menjadi korban juga. Sosok tersebut adalah Brigadir Polisi Mei Indah Naibaho, Polwan Polres Tapteng yang menyelamatkan warga padahal rumahnya hancur dalam bencana banjir dan longsor  melanda Tapteng itu.Brigadir Mei mengesampingkan upaya menyelamatkan barang-barang berharga di rumahnya Komplek Perumahan Pandan Permai demi mengevakuasi tetangganya yang terjebak seorang ibu bersama dua anaknya yang masih balita usia 2 tahun dan 3 bulan, yang terjadi 25 November 2025 lalu.“Keselamatan mereka adalah prioritas utama,” ujar Brigadir Mei, Selasa 16 Desember 2025.Kala bencana itu, ia bergegas mengevakuasi keluarga tersebut, bahkan hanya sempat mengambil perlengkapan susu bayi dan beberapa pakaian di jemuran. “Selebihnya semua habis tertimbun tanah longsor," ucapnya mengingat kejadian tersebut.Atas aksi heroik yang mengutamakan tugas kemanusiaan ini, Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Wahyu Endrajaya, menyampaikan apresiasi dan penghargaan.“Ini adalah jiwa Bhayangkara sejati,” tutur Kapolres saat menyerahkan bantuan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada Brigadir Mei yang juga menjadi korban longsor.

16 Desember 2025

Berikan Trauma Healing Anak-anak , Polwan Polres Padangsidimpuan Motivasi Penyintas Bencana Bangkit

LensaDaily - Trauma healing bagi anak-anak penyintas bencana dilakukan Polres Padangsidimpuan dan Tim Relawan di Desa Batuhoring dan Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Minggu 7 Desember 2025.Trauma healing ini bertujuan untuk membantu anak-anak korban bencana alam mengatasi trauma dan stres akibat bencana. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi bagi anak-anak untuk bangkit dari musibah.Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayayna, menyatakan bahwa kegiatan trauma healing ini merupakan bagian dari upaya Polres Padangsidimpuan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam."Kami berharap kegiatan ini dapat membantu anak-anak korban bencana alam mengatasi trauma dan kembali menjalani kehidupan normal," ujarnya.

15 Desember 2025

HUT ke-77, Polwan Polda Sumut Bagikan Bunga dan Sambut Aksi Solidaritas Ojol

LensaDaily - Polwan Polda Sumut turun langsung ke tengah massa aksi solidaritas Gabungan Ojek Roda Dua Medan Sekitar (GODAMS) dengan membawa bunga sebagai simbol belasungkawa dan persaudaraan yang berlangsung Senin 1 September 2025. Aksi Polwan Polda Sumut ini juga bentuk memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-77.Massa bergerak tertib dari Taman Makam Pahlawan Medan menuju Mapolda Sumut, mengenakan pita hitam sebagai tanda duka. Kedatangan ratusan massa itu disambut hangat Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, yang mengajak semua peserta aksi mengheningkan cipta bersama.Kapolda menyampaikan duka cita mendalam sekaligus apresiasi atas aksi damai yang digelar GODAMS. Suasana haru dan penuh kedamaian pun mewarnai aksi di halaman Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) itu.“Polri turut berduka cita. Kami memahami perasaan kehilangan yang dirasakan keluarga besar driver online. Presiden, Wakil Presiden, dan Kapolri pun telah menyampaikan permohonan maaf serta belasungkawa. Mari kita salurkan aspirasi dengan damai dan tetap menjaga persatuan,” ujar Kapolda.Momen penuh kehangatan hadir saat Polwan Polda Sumut menyerahkan bunga satu per satu kepada para driver ojol. Kehadiran bunga di Hari Jadi Polwan ke-77 itu menjadi lambang kasih, doa, serta tekad kepolisian untuk selalu merangkul masyarakat.Kapolda juga menyerahkan buket bunga kepada Ketua GODAMS, Agam Zubir, yang kemudian membalas dengan penyerahan foto almarhum Affan Kurniawan kepada pihak kepolisian sebagai simbol kepercayaan bahwa keadilan akan ditegakkan.Aksi solidaritas ini ditutup dengan doa bersama dan foto kebersamaan antara Polwan, Kapolda Sumut, dan para pengemudi ojol. Tepat pukul 17.00 WIB, massa GODAMS membubarkan diri dengan tertib, meninggalkan pesan damai, kebersamaan, serta semangat persaudaraan.Momen istimewa di Hari Jadi Polwan ke-77 ini menjadi bukti bahwa Polwan hadir bukan hanya dengan seragam, melainkan dengan ketulusan hati—membawa bunga sebagai bahasa cinta, duka, dan persatuan.

02 September 2025