LensaDaily - Pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dalam Operasi Lilin Toba 2025 oleh Polda Sumut dan seluruh jajaran dilakukan secara terpadu melalui patroli dialogis, pengaturan lalu lintas, sambang wisata, serta pengamanan tempat ibadah dan objek vital transportasi.Kehadiran personel Polri di lapangan tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas kamtibmas, tetapi juga memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas maupun beribadah. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Sumut terpantau aman, tertib, dan kondusif.Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan bahwa seluruh personel diarahkan untuk mengutamakan pelayanan dan sikap humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.“Dalam Ops Lilin Toba 2025, kami mengedepankan kehadiran Polri yang melayani. Personel tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga aktif membantu masyarakat, mengatur kelancaran lalu lintas, serta memastikan setiap kegiatan keagamaan dan aktivitas publik berjalan aman dan nyaman,” Kombes Pol Ferry Walintukan, Sabtu 3 Januari 2026.Fokus pelayanan tersebut terlihat dari pengamanan di kawasan wisata, jalur utama lalu lintas, serta pusat-pusat keramaian yang dilaksanakan secara persuasif dan preventif. Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan arus lalu lintas di sejumlah titik strategis terpantau lancar dan tidak ditemukan kejadian menonjol.Selain itu, Kabid Humas juga menegaskan bahwa Ops Lilin Toba 2025 merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya pada momentum keagamaan dan libur nasional.“Polri hadir untuk melayani dan memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat. Pendekatan humanis menjadi kunci utama agar masyarakat merasa nyaman dan merasakan kehadiran Polri sebagai mitra dalam menjaga ketertiban,” kata Kombes Pol Ferry Walintukan.Pengamanan juga difokuskan pada rumah-rumah ibadah, dengan pelaksanaan patroli, penjagaan, dan sterilisasi secara menyeluruh. Seluruh rangkaian ibadah Natal berjalan khidmat dan aman, tanpa adanya gangguan, sebagai wujud komitmen Polri dalam menjamin kebebasan beribadah.Polda Sumut memastikan akan terus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat hingga berakhirnya pelaksanaan Ops Lilin Toba 2025, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif.
03 Januari 2026Tag: operasililintoba
LensaDaily - Polda Sumatera Utara memastikan situasi keamanan dan ketertiban i (Kamtibmas) malam pergantian tahun baru 2026 di wilayah Sumatera Utara berlangsung aman, lancar, dan terkendali. Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras ribuan personel gabungan dalam Operasi Lilin Toba 2025.Laporan dari Polda Sumut menyebutkan, masyarakat Sumatera Utara terlihat lebih banyak mengisi malam pergantian tahun dengan ibadah doa bersama dan kegiatan yang tenang, menyusul imbauan kepolisian untuk menunjukkan empati terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah bencana alam di beberapa titik wilayah Sumut.Namun di Kota Medan, seperti di kawasan Lapangan Merdeka, terlihat ribuan masyarakat berkumpul dengan suasana dentuman kembang api dan asap yang membumbung tinggi merayakan malam pergantian tahun baru 2026.Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan, menyatakan rasa terima kasihnya kepada masyarakat yang telah menjaga ketertiban selama perayaan berlangsung."Kami sangat mengapresiasi masyarakat Sumatera Utara yang telah merayakan malam pergantian tahun dengan penuh kedewasaan. Situasi secara umum di 33 kabupaten/kota terpantau kondusif. Tidak ada gangguan keamanan yang menonjol, dan masyarakat sangat kooperatif dalam mengikuti imbauan kami untuk tidak berlebihan dalam berpesta," ujar Kombes Pol. Ferry Walintukan saat dikonfirmasi di Mapolda Sumut, Kamis 1 Januari 2026.Ia menjelaskan bahwa keberhasilan ini didukung oleh penempatan 5.737 personel gabungan yang tersebar di seluruh pos pengamanan, pelayanan, dan terpadu. Pendekatan yang dilakukan petugas di lapangan bersifat humanis namun tetap tegas dalam menjaga kelancaran lalu lintas, terutama di jalur-jalur wisata seperti menuju Berastagi dan Danau Toba.Terkait imbauan pembatasan kembang api, Kombes Pol. Ferry walintukan menegaskan bahwa hal tersebut dijalankan dengan baik oleh warga sebagai bentuk solidaritas terhadap korban banjir dan longsor di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah."Solidaritas warga Sumut sangat luar biasa. Malam ini kita membuktikan bahwa kita bisa merayakan tahun baru dengan penuh kekhidmatan dan empati tanpa harus mengurangi makna kebahagiaan itu sendiri. Meski malam puncak telah terlewati, Polda Sumut beserta jajaran Polres akan tetap bersiaga hingga berakhirnya masa libur tahun baru untuk memastikan kepulangan wisatawan berjalan aman."Petugas kami tetap di lapangan. Kami pastikan masyarakat yang berwisata dan yang akan kembali beraktivitas merasa aman dan nyaman. Jika ada kendala, jangan ragu untuk melapor ke pos terdekat atau menghubungi layanan 110," tutup Kabid Humas.
02 Januari 2026LensaDaily - Sebanyak 5.737 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di seluruh wilayah Sumatera Utara menjelang pergantian Tahun Baru 1 Januari 2026. Seluruh personel tersebut disebar di berbagai titik strategis, seperti tempat ibadah dan juga termasuk pusat keramaian dan lokasi rawan kepadatan masyarakat.“Total keseluruhan personel yang kita kerahkan dalam pengamanan malam pergantian tahun sebanyak 5.737 orang,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan saat mengecek kesiapan Pos Terpadu Operasi Lilin Toba di Lapangan Merdeka Medan, Rabu 31 Desember 2025 pagi.Ia menjelaskan, personel gabungan tersebut terdiri dari 4.250 personel Polri, 463 personel TNI, 466 personel dari instansi dan stakeholder terkait, serta 558 personel dari elemen masyarakat. Seluruhnya akan bertugas mengamankan jalannya perayaan malam tahun baru di berbagai lokasi.“Seluruh personel gabungan ini akan melakukan pengamanan pada momen pergantian tahun, baik di Pos Pelayanan, Pos Pengamanan, maupun Pos Terpadu,” jelasnya.Selain pengamanan di pos-pos operasi, Polda Sumut juga memfokuskan pengamanan di sejumlah tempat keramaian seperti pusat perbelanjaan, mal, lapangan terbuka, serta rumah-rumah ibadah yang digunakan masyarakat dalam menyambut tahun baru. Pengaturan lalu lintas turut menjadi perhatian utama, khususnya di kota-kota besar seperti Medan.“Pengaturan lalu lintas kita lakukan di kota-kota besar, termasuk Kota Medan. Apabila dibutuhkan, akan dilakukan rekayasa lalu lintas. Namun hingga saat ini situasi masih terpantau aman dan terkendali,” kata Ferry.Perwira menengah Polri tersebut menegaskan bahwa pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat menjelang dan saat pergantian tahun menjadi prioritas utama Polda Sumut. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif dalam menyambut Tahun Baru 2026.
31 Desember 2025LensaDaily - Pengamanan menyeluruh mulai dari tempat ibadah, jalur mudik dan arus lalu lintas, hingga kawasan objek wisata dan pusat keramaian menjadi fokus Operasi Lilin Toba 2025 yang digelar Polda Sumatera Utara bersama seluruh polres jajaran.Seluruh rangkaian pengamanan ini untuk menjamin rasa aman masyarakat sebelum, pada saat dan sesudah merayakan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dari berbagai potensi ancaman dan gangguan keamanan.Langkah ini merupakan implementasi nyata tujuan Operasi Lilin Toba 2025, yakni memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat dalam melaksanakan ibadah, melakukan perjalanan mudik, serta berwisata dengan aman dan nyaman.Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan bahwa hingga saat ini Polda Sumut dan Polres jajaran masih siaga penuh untuk memastikan seluruh aktivitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru berjalan aman dan terkendali.“Operasi Lilin Toba 2025 dilaksanakan untuk menjamin rasa aman masyarakat sebelum, saat, dan setelah merayakan Natal dan Tahun Baru. Oleh karena itu, pengamanan ibadah Natal, jalur mudik, serta objek wisata terus kami lakukan secara konsisten dan terukur,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan, Jumat 26 Desember 2025.Ia menjelaskan, dalam rangka menjamin keamanan ibadah Natal, personel Polri didukung TNI dan instansi terkait disiagakan di gereja-gereja, melaksanakan patroli, serta melakukan sterilisasi lokasi ibadah. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi segala potensi gangguan yang dapat mengganggu kekhusyukan umat Kristiani dalam beribadah.Selain itu, pengamanan jalur mudik dan arus lalu lintas menjadi fokus utama untuk menjamin keselamatan masyarakat yang melakukan perjalanan.Personel ditempatkan di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan, serta di pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu guna memberikan pelayanan cepat dan responsif kepada masyarakat.Pengamanan juga diperkuat di kawasan objek wisata yang mengalami peningkatan kunjungan selama libur Natal dan Tahun Baru. Kehadiran personel di lokasi wisata bertujuan mencegah gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang berlibur bersama keluarga.“Ribuan personel gabungan kami libatkan dalam Operasi Lilin Toba 2025 dan disebar di seluruh wilayah Sumatera Utara. Seluruh personel bertugas untuk memastikan masyarakat dapat beribadah, bermudik, dan berwisata dengan aman, tertib, dan nyaman,” jelas Ferry.Kabid Humas Polda Sumut menegaskan bahwa Operasi Lilin Toba 2025 tidak hanya berorientasi pada pengamanan, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis dan sinergi TNI–Polri sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas kamtibmas dan memperkuat kepercayaan publik.“Melalui Operasi Lilin Toba 2025, kami ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat. Dengan dukungan dan kerja sama semua pihak, perayaan Natal dan Tahun Baru di Sumatera Utara diharapkan berlangsung aman, damai, dan kondusif,” pungkas Kombes Pol Ferry Walintukan.
26 Desember 2025LensaDaily - Operasi Lilin Toba 2025 mulai diberlakukan dengan mengerahkan 146.701 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi yang fokus pada pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Dimulainya Operasi Lilin Toba 2025 ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di Lapangan KS Tubun Polda Sumut, Jumat 19 Desember 2025.Apel dipimpin Kepala Biro Operasi Polda Sumut, Kombes Pol Victor Togi Tambunan, yang mewakili Kapolda Sumut sebagai Inspektur Upacara, dan dihadiri unsur pimpinan daerah, pejabat TNI–Polri, instansi terkait, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta peserta apel dari berbagai unsur pengamanan.Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Inspektur Upacara, disampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan merupakan bagian penting untuk memastikan kesiapan seluruh elemen pengamanan. “Apel Gelar Pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana, sehingga seluruh rangkaian pelayanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berjalan dengan optimal,” demikian kutipan amanat tersebut.Kapolri juga menekankan bahwa perayaan Nataru selalu diiringi peningkatan mobilitas masyarakat. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang. Di sisi lain, kondisi cuaca ekstrem yang diprediksi oleh BMKG menuntut kesiapsiagaan yang lebih tinggi dari seluruh aparat dan stakeholder terkait.“Situasi ini menuntut kesiapsiagaan yang lebih tinggi, sehingga pelayanan Nataru tahun ini harus dilaksanakan secara ekstra, mulai dari aspek pengamanan, pelayanan, hingga respons cepat terhadap berbagai permasalahan di lapangan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tegas Kapolri dalam amanatnya.Untuk menjawab tantangan tersebut, Polri menggelar Operasi Lilin 2025 selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan melibatkan 146.701 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait. Ribuan pos pengamanan, pelayanan, dan pos terpadu disiagakan untuk mengamankan puluhan ribu objek vital, mulai dari gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga kawasan wisata.Pada aspek lalu lintas, Kapolri mengingatkan agar pengaturan dan rekayasa arus lalu lintas dilaksanakan secara tepat dan konsisten sesuai Surat Keputusan Bersama lintas kementerian. Sementara pada sisi kamtibmas, pengamanan ibadah Natal, pencegahan kejahatan konvensional, serta antisipasi ancaman terorisme harus dilakukan dengan mengedepankan deteksi dini dan langkah preventif.Menutup amanatnya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan dan stakeholder yang terlibat dalam Operasi Lilin 2025. “Keberhasilan pelayanan Nataru merupakan tanggung jawab kita bersama. Terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam pelaksanaan tugas,” pesan Kapolri, seraya mengajak seluruh personel menjadikan pengabdian selama Nataru sebagai ladang ibadah.Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Toba 2025 ini, Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengamanan yang profesional, humanis, dan responsif demi terciptanya perayaan Natal dan Tahun Baru yang aman, tertib, dan kondusif di Sumatera Utara.
20 Desember 2025


