icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: niasutara


Bobby Nasution Mulai Berkantor di Kepulauan Nias, Langsung Cek Sekolah dan Jembatan

LensaDaily - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution, memulai agendanya berkantor di Kepulauan Nias. Bobby tiba di Bandara Binaka, Kabupaten Nias, disambut ratusan warga Rabu 15 Juli 2026.Antusiasme warga terlihat sejak mereka mengetahui Bobby Nasution akan melakukan kunjungan kerja sekaligus berkantor di Kepulauan Nias. Kehadiran orang nomor satu di Sumut itu diharapkan membawa percepatan pembangunan di wilayah yang meliputi Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Barat, Nias Utara, serta Kota Gunungsitoli.Warga yang telah menunggu di depan pintu kedatangan bandara membawa poster bertuliskan ucapan selamat datang kepada Gubernur Sumut. Sejumlah warga juga menyiapkan beberapa buah durian sebagai bentuk penghormatan dan sambutan."Sauhagele Pak, selamat datang di Nias Pak," ucap warga yang kemudian menyuguhkan dua ikat durian kepada Gubernur Bobby Nasution.Mendapat sambutan tersebut, Bobby Nasution mengaku tersentuh dengan antusiasme masyarakat yang menyambut kedatangannya untuk berkantor di Kepulauan Nias."Baru datang sudah dikasih durian. Nanti malam kita makan ya, saya baru sampai dan mau meninjau beberapa titik dulu," ucap Gubernur sembari membalas jabat tangan warga satu per satu.Setelah menerima durian, Bobby memperhatikan buah tersebut diikat rapi menggunakan bambu. Menurutnya, jerih payah warga patut diapresiasi, meski mereka berkali-kali menolak menerima pembayaran."Sudah berusaha mengikat ini, nggak bisa saya bawa begitu saja. Ini sebagai pengganti (apresiasi) kalau nggak boleh saya beli," kata Bobby sambil mengambil dompetnya.Usai menerima sambutan masyarakat, Bobby Nasution menyampaikan terima kasih kepada warga Kepulauan Nias. Selanjutnya, ia bersama rombongan meninjau kondisi sekolah dan jembatan di Kabupaten Nias serta Kota Gunungsitoli sebagai rangkaian agenda hari pertama berkantor di Kepulauan Nias.***

6 hari yang lalu

41 Proyek PSD dan PHTC Tahun Ini Dikebut Pemprov Sumut

LensaDaily - Pengerjaan proyek pembangunan infrastruktur di tahun 2026 yang menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan Proyek Strategis Daerah (PSD) saat ini sudah berjalan terus dikebut Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut).Berdasarkan rekap data kegiatan fisik tahun 2026 Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumut, kegiatan yang sudah progres fisik per tanggal 10 Juli 2026 terdapat sebanyak 41 kegiatan yang terdiri dari 7 kegiatan PSD dan selebihnya merupakan kegiatan PHTC.“Kita terus mengejar progres pembangunan di Sumatera Utara. Pengerjaan proyek pembangunan infrastruktur tahun 2026 terus didorong agar berjalan sesuai target, termasuk pada ruas-ruas yang menjadi prioritas di berbagai kabupaten/kota,” ujar Kadis BMBCK Sumut Chandra Dalimunthe, Selasa 14 Juli 2026.Dijelaskannya, kegiatan pembangunan fisik berupa peningkatan struktur jalan provinsi, pembangunan /Turap/Talud/Bronjong pada jalan provinsi, pembukaan/penimbunan jalan, rehabilitasi jalan provinsi, pemeliharaan berkala jalan provinsi, peningkatan kapasitas jalan provinsi hingga pembangunan jembatan.Progres proyek pembangunan fisik yang sudah berjalan ini terdapat di sejumlah kabupaten/kota yakni; Padang Lawas Utara, Asahan, Batubara, Gunungsitoli, Nias Barat, Nias Utara, Humbang Hasundutan, Labuhanbatu, Simalungun, Karo, Tapanuli Selatan, Pakpak Bharat, Sibolga, Tapanuli Tengah, Serdangbedagai, Tebingtinggi, Mandailing Natal, Toba, Medan dan Deliserdang.Sementara pengerjaan fisik pembangunan yang sudah memasuki kontrak terdapat sebanyak 14 kegiatan yang termasuk dalam PHTC, PSD juga proyek tanggap bencana untuk kegiatan pembangunan jembatan baru pada jalan provinsi pada ruas Simpangtiga Namu Unggas- Tangkahan di Kabupaten Langkat.Kegiatan pembangunan fisik yang memasuki masa proses tender sebanyak 13 kegiatan termasuk di antaranya selain kegiatan PHTC juga kegiatan penanganan pascabencana untuk pembangunan Turap/Talud/Bronjong pada ruas Kuala Sp. Marike di Kabupaten Langkat juga kegiatan pembangunan fisik dari alokasi Dana Transfer ke Daerah (TKD).Selanjutnya untuk kegiatan pembangunan fisik dalam proses pengadaan penyusunan dan pengumuman Rencana Umum Pengadaan (RUP) sebanyak 5 kegiatan PSD yang berlokasi di Nias Barat dan Nias Selatan.Sedangkan proses pengadaan yang belum RUP terdapat dua kegiatan di Deliserdang yakni optimalisasi Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) Terpusat di Kawasan Strategis Provinsi (Insentif Fiskal TA. 2025) dan Peningkatan Struktur Jalan Ruas Sihaporas (Batas Kab. Paluta) - Paringgonan (DBH Sawit 2026 dan Sisa DBH Sawit s/d TA. 2024) di Padang Lawas Utara.Proyek pembangunan pasca bencana dalam proses perencanaan di tahun 2026 ini dikonsentrasikan pada 21 kegiatan. Pembangunan fisik berupa perbaikan oprit jembatan, Pembangunan Turap/Talud/Bronjong pada Jalan Provinsi dan penggantian jembatan.Pembangunan fisik pasca bencana ini akan dilaksanakan di Langkat, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, juga Mandailing Natal.“Kami terus berupaya memastikan alur pelaksanaan pembangunan, dari mulai proses tender hingga kontrak berjalan efektif dan terukur, termasuk untuk pembangunan penanganan pasca bencana,” kata Chandra.***

14 Juli 2026

Hilang 2 Hari, Siswi di Nias Utara Ditemukan Tewas di Aliran Sungai - Diduga Dibunuh

LensaDaily - Pencarian terhadap seorang siswi SMK Negeri 1 Alasa Talumuzoi Kabupaten Nias Utara berinisial AJZ (17) berakhir sudah usai ditemukan dalam keadaan meninggal. Jasad AJZ ditemukan di aliran sungai kecil dalam kawasan perkebunan di Dusun IV, Desa Hilina’a, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Jumat 15 Mei 2026 sekira pukul 17.30 WIB.Penemuan jasad AJZ oleh warga dan pihak keluarga di aliran sungai kecil ini usai dilakukan pencarian intensif selama dua hari sejak dilaporkan hilang sejak Rabu 13 Mei 2026. Di lokasi penemuan, petugas juga menemukan barang-barang milik korban berupa tas, baju sekolah, dan sepatu.Mendapat laporan tersebut mayat pelajar tersebut, Kapolsek Alasa Iptu Fanema Lase bersama Tim Medis Puskesmas Alasa Talumuzoi mendatangi TKP. Jasad korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Alasa Talumuzoi untuk  dilakukan visum.Menindak lanjuti informasi tersebut, Kapolres Nias AKBP Agung S.D.C. telah memerintahkan Kasat Reskrim Polres Nias AKP Soni. Z., bersama dengan Tim Sat Reskrim Polres Nias untuk turun ke lapangan dan membantu Polsek Alasa dalam hal penyelidikan secara insentif. "Motif dari kejadian tersebut dalam penyelidikan, kami juga memohon bantuan dari masyarakat, jika ada informasi terkait penemuan mayat tersebut, silahkan sampaikan kepada kami dan Identitas pasti kami rahasiakan," ungkap AKBP Agung.Saat ini, Satreskrim Polres Nias bersama Polsek Alasa sedang  melakukan penyelidikan terkait kematian AJZ yang diduga korban pembunuhan tersebut. Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus sepenuhnya kepada pihak berwajib.

16 Mei 2026

Tapteng Diguncang Gempabumi 5,3 Magnitudo, Tak Berpotensi Tsunami

LensaDaily - Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), bergetar akibat gempabumi magnitudo 5,3 pada Kamis malam, 7 Agustus 2025, sekitar pukul 22.29 WIB. Titik gempabumi tercatat di laut pada jarak 50 Km BaratDaya, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara pada kedalaman 84 km.Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengungkapkan gempabumi magnitudo 5,3 tersebut tidak berpotensi tsunami. BMKG terus melakukan pemantauan terkait dengan aktivitas gempabumi susulan."Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,25° LU ; 98,77° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 50 Km BaratDaya, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara pada kedalaman 84 km," sebut Daryono. Daryono menjelaskan bahwa hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun atau oblique normal. Gempabumi ini, berdampak dan dirasakan guncangan di daerah Doloksanggul, Pandan, Sibolga dan Sarudik, daerah Sidikalang dan Gunung Sitoli. Lalu, Nias Selatan dan Nias Utara."Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan, akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi Tsunami," ucap Daryono. Atas gempabumi ini, Daryono mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. "Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," kata Daryono.

08 Agustus 2025

Ini yang Ditawarkan Bobby Nasution Terkait Permasalahan Kesehatan di Nias Utara

LensaDaily - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Afif Nasution memberikan solusi terkait permasalahan kesehatan di daerah Nias Utara. Ia memfokuskan pada fasilitas pendukung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tafaeri, Nias Utara.Solusi pertama yang Ia berikan adalah pembangunan jalan di Nias Utara. Dengan jalan yang baik, akses menuju atau dari RSUD Tafaeri menjadi mudah bagi pasien.“Saya sudah melewati jalan menuju ke mari, Pak Direktur Rumah Sakit juga bilang tadi yang mau ke Rumah Sakit, yang tadinya panas demamnya 37,6 derajat, begitu lewat jalan ini jadi 38 derajat, karena itu akses ke rumah sakit ini sangat perlu diperbaiki,” kata Bobby Nasution saat bertemu dengan para tenaga Kesehatan (Nakes) di RSUD Tafaeri, Nias Utara, Senin (10/3/2025).Bobby Nasution juga diberitahu banyak ibu hamil yang mengalami pendaharan saat dibawa ke rumah sakit tersebut, lantaran jalan yang rusak.Untuk itu, perbaikan jalan di Nias Utara menjadi sangat penting baginya.“Banyak ibu hamil terjadi pendarahan saat datang ke sini karena jalannya rusak, ini hal yang luas biasa menyakitkan bagi kita pemerintah, kalau kita sebagai Pemda tidak bisa berbuat apa-apa, saya minta ini disegerakan untuk diperbaiki akses jalannya, sehingga pasien yang datang atau dirujuk ke rumah sakit luar, bisa dipastikan kesehatannya,” kata Bobby Nasution.Ia juga menjawab permasalahan Bupati Nias Utara mengenai ketersediaan dokter di daerahnya.Bobby Nasution pun akan segera menyelesaikan permasalahan tersebut dengan berkoordinasi dan berdiskusi dengan universitas yang ada di Sumut, atau lainnya mengenai kemungkinan pemberian beasiswa kedokteran.Bahkan Bobby Nasution juga menawarkan mobil yang ada di rumah dinasnya untuk dijadikan ambulans. Hal itu dilakukannya untuk menambah jumlah ambulans yang ada di Nias Utara.“Seingat saya di rumah dinas ada mobil tidak terpakai, nanti Pak Bupati lihat, terserah Pak Bupati pilih yang mana, daripada nggak dipakai mending jadi ambulans,” kata Bobby Nasution.Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, mengapresiasi kehadiran Gubernur Bobby Nasution di daerahnya.Ia pun mengharapkan Bobby Nasution dapat membantu menyelesaikan beberapa permasalahan yang ada di Nias Utara, mulai dari infrastruktur hingga kesehatan.“Kami yakin Tuhan mengutus Bobby dan Surya selama lima tahun ke depan, jadi peluang bagi kami, mungkin jabatan ini berakhir dengan waktu, tapi kenangan indah diingat selamanya,” kata Amizaro.Selain mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tafaeri, Nias Utara, sebelumnya, Gubernur Bobby Nasution juga meninjau Jembatan Oyo yang rusak diterjang banjir di Nias Barat, meninjau jalan rusak di ruas Jalan Gunungsitoli - Nias Utara, dan sekolah SMKN 1 Gido, Nias. (*)(Nias Utara)

11 Maret 2025