LensaDaily - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution berharap perayaan Natal Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menjadi momentum untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Bobby berharap besar, tahun 2026 pelayanan ASN Pemprov Sumut bisa meningkat lebih baik dalam melayani masyarakat.Hal tersebut dikatakan Bobby Nasution saat menghadiri Perayaan Natal ASN Pemprov Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Kamis 8 Januari 2026 malam.“Sebagai insan Tuhan sekaligus abdi masyarakat, jalankan tugas dengan ikhlas dan tulus, kerja berat, tantangan luar biasa pasti tidak akan menjadi hambatan, dengan keikhlasan, ketulusan itu semua tidak akan menjadi cobaan, itu akan jadi tantangan,” kata Bobby Nasution, saat memberikan sambutan.Sesuai dengan tema yang diambil pada Natal kali ini ‘Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga’, ASN Pemprov Sumut menurut Bobby Nasution adalah sebuah keluarga besar. Sehingga ASN Pemprov Sumut memiliki tujuan yang sama yaitu untuk mensejahterakan masyarakat.“Saya memaknai keluarga ini lebih luas lagi, makna keluarga ini bagi Saya ini bagian kita semua ASN Pemprov Sumut, kita berada di sini dalam satu keluarga, memiliki amanah yang sama, tujuan yang sama untuk mensejahterakan masyarakat,” kata Bobby Nasution.Ketua Panitia Natal ASN Pemprov Sumut Desni Maharani Saragih mengatakan, kegiatan ini bertujuan sebagai wujud ungkapan syukur serta mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan. Sekaligus juga memperkuat nilai-nilai iman dalam pengabdian kepada masyarakat bangsa dan negara.“Diharapkan seluruh ASN bisa semakin menghayati makna Natal dalam kehidupan sehari-hari, menjadi pribadi yang berintegritas, melayani masyarakat dengan kasih serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan Sumut yang unggul, maju dan berkelanjutan,” kata Desni.Hadir pada Perayaan Natal ini Wakil Gubernur Sumut Surya, Forkopimda Sumut, Wakil Ketua DPRD Sumut Manaek Hutasoit dan Ketua FKUB Sumut M Hatta Siregar. Hadir juga seluruh OPD Pemprov Sumut, tokoh-tokoh agama dan serta seluruh ASN Nasrani Pemprov Sumut
09 Januari 2026Tag: natal
LensaDaily - Besok Minggu 4 Januari 2026 diprediksi puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 di Sumut yang akan terjadi lonjakan volume kendaraan. Tiga daerah yakni Karo, Toba dan Samosir diprediksi terjadinya konsentrasi arus balik wisatawan.Dirlantas Polda Sumut, Kombes Pol Firman Darmansyah, S.I.K., menegaskan seluruh personel telah diinstruksikan untuk siaga penuh, khususnya di wilayah yang menjadi sentral mobilisasi arus balik dan destinasi wisata.“Kami memprediksi kepadatan lalu lintas akan meningkat pada Minggu besok. Oleh karena itu, seluruh jajaran Ditlantas dan Polres terkait kami minta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan di lapangan,” ujar Kombes Pol Firman, Sabtu 3 Januari 2026.Untuk memastikan pengamanan berjalan optimal, Ditlantas Polda Sumut juga melakukan koordinasi intensif dengan Kasat Lantas Polres Tanah Karo AKP Andita Sitepu, Kasat Lantas Polres Toba AKP Khairul Akbar Lubis, serta Kasat Lantas Polres Samosir AKP Natanail Surbakti. Ketiga wilayah tersebut diperkirakan menjadi titik konsentrasi arus balik wisatawan.Selain kekuatan personel, Ditlantas Polda Sumut turut menyiagakan Tim Urai Macet yang siap diterjunkan sewaktu-waktu ke titik-titik krusial guna mengurai kepadatan dan menangani hambatan lalu lintas secara cepat dan tepat.“Saya telah menginstruksikan para Kasat Lantas untuk waspada penuh terhadap potensi kepadatan. Tim Urai Macet juga sudah kami siapkan untuk mempercepat penanganan jika terjadi penumpukan kendaraan,” jelasnya.Di sisi lain, Kombes Pol Firman juga mengingatkan masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan arus balik, guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.“Kami mengimbau masyarakat yang kembali dari mudik maupun objek wisata agar berkendara dengan tertib dan aman. Jangan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, jaga jarak aman, gunakan sabuk pengaman, dan bagi pengendara sepeda motor wajib menggunakan helm SNI,” imbaunya.Tak kalah penting, Dirlantas Polda Sumut menekankan manajemen kelelahan selama perjalanan jauh agar konsentrasi pengemudi tetap terjaga.“Apabila merasa lelah atau mengantuk, jangan dipaksakan. Silakan manfaatkan rest area atau tempat istirahat yang tersedia. Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami, agar seluruh pengguna jalan dapat kembali ke rumah dengan selamat,” pungkas Kombes Pol Firman.
03 Januari 2026LensaDaily - Pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dalam Operasi Lilin Toba 2025 oleh Polda Sumut dan seluruh jajaran dilakukan secara terpadu melalui patroli dialogis, pengaturan lalu lintas, sambang wisata, serta pengamanan tempat ibadah dan objek vital transportasi.Kehadiran personel Polri di lapangan tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas kamtibmas, tetapi juga memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas maupun beribadah. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Sumut terpantau aman, tertib, dan kondusif.Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan bahwa seluruh personel diarahkan untuk mengutamakan pelayanan dan sikap humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.“Dalam Ops Lilin Toba 2025, kami mengedepankan kehadiran Polri yang melayani. Personel tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga aktif membantu masyarakat, mengatur kelancaran lalu lintas, serta memastikan setiap kegiatan keagamaan dan aktivitas publik berjalan aman dan nyaman,” Kombes Pol Ferry Walintukan, Sabtu 3 Januari 2026.Fokus pelayanan tersebut terlihat dari pengamanan di kawasan wisata, jalur utama lalu lintas, serta pusat-pusat keramaian yang dilaksanakan secara persuasif dan preventif. Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan arus lalu lintas di sejumlah titik strategis terpantau lancar dan tidak ditemukan kejadian menonjol.Selain itu, Kabid Humas juga menegaskan bahwa Ops Lilin Toba 2025 merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya pada momentum keagamaan dan libur nasional.“Polri hadir untuk melayani dan memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat. Pendekatan humanis menjadi kunci utama agar masyarakat merasa nyaman dan merasakan kehadiran Polri sebagai mitra dalam menjaga ketertiban,” kata Kombes Pol Ferry Walintukan.Pengamanan juga difokuskan pada rumah-rumah ibadah, dengan pelaksanaan patroli, penjagaan, dan sterilisasi secara menyeluruh. Seluruh rangkaian ibadah Natal berjalan khidmat dan aman, tanpa adanya gangguan, sebagai wujud komitmen Polri dalam menjamin kebebasan beribadah.Polda Sumut memastikan akan terus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat hingga berakhirnya pelaksanaan Ops Lilin Toba 2025, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif.
03 Januari 2026LensaDaily - Pengamanan menyeluruh mulai dari tempat ibadah, jalur mudik dan arus lalu lintas, hingga kawasan objek wisata dan pusat keramaian menjadi fokus Operasi Lilin Toba 2025 yang digelar Polda Sumatera Utara bersama seluruh polres jajaran.Seluruh rangkaian pengamanan ini untuk menjamin rasa aman masyarakat sebelum, pada saat dan sesudah merayakan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dari berbagai potensi ancaman dan gangguan keamanan.Langkah ini merupakan implementasi nyata tujuan Operasi Lilin Toba 2025, yakni memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat dalam melaksanakan ibadah, melakukan perjalanan mudik, serta berwisata dengan aman dan nyaman.Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan bahwa hingga saat ini Polda Sumut dan Polres jajaran masih siaga penuh untuk memastikan seluruh aktivitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru berjalan aman dan terkendali.“Operasi Lilin Toba 2025 dilaksanakan untuk menjamin rasa aman masyarakat sebelum, saat, dan setelah merayakan Natal dan Tahun Baru. Oleh karena itu, pengamanan ibadah Natal, jalur mudik, serta objek wisata terus kami lakukan secara konsisten dan terukur,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan, Jumat 26 Desember 2025.Ia menjelaskan, dalam rangka menjamin keamanan ibadah Natal, personel Polri didukung TNI dan instansi terkait disiagakan di gereja-gereja, melaksanakan patroli, serta melakukan sterilisasi lokasi ibadah. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi segala potensi gangguan yang dapat mengganggu kekhusyukan umat Kristiani dalam beribadah.Selain itu, pengamanan jalur mudik dan arus lalu lintas menjadi fokus utama untuk menjamin keselamatan masyarakat yang melakukan perjalanan.Personel ditempatkan di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan, serta di pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu guna memberikan pelayanan cepat dan responsif kepada masyarakat.Pengamanan juga diperkuat di kawasan objek wisata yang mengalami peningkatan kunjungan selama libur Natal dan Tahun Baru. Kehadiran personel di lokasi wisata bertujuan mencegah gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang berlibur bersama keluarga.“Ribuan personel gabungan kami libatkan dalam Operasi Lilin Toba 2025 dan disebar di seluruh wilayah Sumatera Utara. Seluruh personel bertugas untuk memastikan masyarakat dapat beribadah, bermudik, dan berwisata dengan aman, tertib, dan nyaman,” jelas Ferry.Kabid Humas Polda Sumut menegaskan bahwa Operasi Lilin Toba 2025 tidak hanya berorientasi pada pengamanan, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis dan sinergi TNI–Polri sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas kamtibmas dan memperkuat kepercayaan publik.“Melalui Operasi Lilin Toba 2025, kami ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat. Dengan dukungan dan kerja sama semua pihak, perayaan Natal dan Tahun Baru di Sumatera Utara diharapkan berlangsung aman, damai, dan kondusif,” pungkas Kombes Pol Ferry Walintukan.
26 Desember 2025LensaDaily - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan kesiapan kelancaran arus mudik dan pelayanan transportasi, baik udara maupun darat menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.Kepastian tersebut usai Bobby Nasution melakukan peninjauan arus penumpang di Bandara Internasional Kualanamu sebagai moda transportasi udara, serta di Stasiun Besar Medan untuk moda transportasi darat (kereta api) Rabu 24 Desember 2025.“Tadi kita meninjau arus mudik di Bandara Kualanamu, dan selanjutnya kita menuju ke Stasiun Besar menggunakan moda transportasi kereta api (Railink),” ujar Bobby, usai peninjauan bersama unsur Forkopimda Sumut.Dari hasil peninjauan, Bobby menyampaikan bahwa arus mudik dan pelayanan moda transportasi berlangsung kondusif dan lancar. Ia juga menyebut adanya pemeriksaan terhadap petugas transportasi oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) guna memastikan seluruh petugas bebas dari penyalahgunaan narkoba.“Untuk kesiapan moda transportasi darat seperti bus, kita juga memastikan kesiapannya dalam melayani rute mudik di beberapa daerah. Termasuk jalur ke arah Tapanuli,” sebutnya.Jalur menuju sejumlah kabupaten dan kota di wilayah tersebut, lanjut Bobby, sempat mengalami kendala akibat bencana banjir bandang dan longsor pada akhir November lalu. Namun, saat ini kondisi jalan sudah dapat dilalui kendaraan roda empat hingga roda enam.“Yang pasti, jalur mana yang bisa digunakan dan bagaimana kapasitas jalannya. Sehingga akan menyesuaikan jenis bus yang melintas. Dan setiap pertimbangan akan disampaikan oleh tim yang bersiaga,” jelas Bobby.Untuk itu, Bobby mengimbau para pemudik, baik yang menggunakan transportasi umum maupun kendaraan pribadi, khususnya yang menuju wilayah Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga, agar tetap mengantisipasi potensi kerawanan, terutama saat melintasi kawasan dataran tinggi.“Ya untuk mengantisipasi segala kemungkinan, terutama di kawasan yang tinggi curah hujannya. Dan untuk Nataru ini pengamanan sudah berjalan,” katanya.Turut hadir dalam peninjauan tersebut Ketua DPRD Sumut Erni Aryanti, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa, serta Wali Kota Medan Rico Waas.
25 Desember 2025


