LensaDaily - Dr. Hatta Ridho, S.Sos., M.SP resmi mencalonkan diri pada Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Majelis Wilayah (MW) Sumatera Utara periode 2026–2031 dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) VII KAHMI Sumut yang akan dilaksanakan pada 8–10 Mei 2026 di Parapat, Sumatera Utara.Dr. Hatta Ridho dikenal sebagai akademisi dan organisatoris yang memiliki rekam jejak panjang di lingkungan kampus maupun organisasi alumni HMI. Saat ini, beliau menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU) periode 2026–2031. Sebelumnya, ia juga pernah menjadi Ketua Umum HMI Komisariat FISIP USU periode 1992-1993.Keikutsertaan Dr. Hatta Ridho dalam kontestasi Presidium KAHMI Sumut dinilai sebagai bagian dari upaya menghadirkan kepemimpinan yang kolaboratif, progresif, dan mampu memperkuat peran strategis KAHMI dalam pembangunan daerah serta penguatan kualitas kader alumni HMI di Sumatera Utara.Dalam keterangannya, Dr. Hatta Ridho menyampaikan komitmennya untuk menjadikan KAHMI sebagai rumah besar alumni yang inklusif dan produktif.“KAHMI harus menjadi ruang kolaborasi lintas profesi dan generasi untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan Sumatera Utara. Spirit keislaman, keindonesiaan, dan intelektualitas harus terus menjadi fondasi gerakan alumni HMI,” ujarnya.Muswil VII KAHMI Sumut diproyeksikan menjadi momentum konsolidasi organisasi dan regenerasi kepemimpinan alumni HMI di Sumatera Utara. Agenda tersebut akan dihadiri oleh unsur presidium daerah, alumni HMI lintas generasi, tokoh masyarakat, akademisi, serta kader HMI dari berbagai kabupaten/kota.Dukungan terhadap pencalonan Dr. Hatta Ridho terus mengalir dari Pengurus MD KAHMI Daerah dan kader HMI yang berharap KAHMI Sumut dapat semakin adaptif menghadapi tantangan zaman serta aktif dalam pembangunan sosial, pendidikan, dan demokrasi di daerah.
07 Mei 2026Tag: mahasiswa
LensaDaily - Pelantikan Pengurus Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAKAMMI) Sumatera Utara diwarnai kericuhan saling serang antar dua kubu. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menegaskan bahwa kericuhan yang terjadi di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Minggu 19 April 2026, akibat konflik internal dan tidak berkaitan dengan urusan pemerintahan.“Konteksnya kami tidak tahu menahu, ini internalnya KAMMI mungkin. Kericuhan terjadi setelah Bapak Wakil Gubernur selesai acara tersebut dan kami lepas (pulang), kami mendengar keributan,” ujar Kepala Satuan Polisi (Kasatpol) Pamong Praja (PP) Provinsi Sumut Moettaqien Hasrimi, Senin 20 April 2026.Mendengar adanya keributan, personel Satpol PP bersama aparat Polres segera bertindak cepat untuk melerai situasi. Proses pengamanan berlangsung sigap hingga kondisi kembali kondusif.“Satpol PP di lokasi yang bertanggung jawab untuk keamanan sigap bersama teman-teman dari Polres langsung melerai kerusuhannya,” kata Moettaqien.Ia menyebutkan, akibat insiden tersebut seorang anggota Satpol PP, Rahmat Daulay, terkena pukulan dan telah menjalani visum di Rumah Sakit Haji. Sementara itu, sejumlah pihak yang terlibat dalam kericuhan telah diamankan oleh kepolisian.Moettaqien berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. “Setelah kita lerai sudah bubar, kami berharap ini memang tidak terjadi dan terulang lagi. Kami harap teman-teman KAMMI bisa mengkonsolidasilah rekan-rekan sebelum acara berlangsung,” tuturnya.Sementara itu, Pengamat Pemerintahan dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut, Aminuddin sangat menyayangkan peristiwa kericuhan tersebut. Menurutnya ini menjadi pelajaran penting sebagai bahan evaluasi pemanfaatan ruang Aula Raja Inal Siregar.“Peristiwa ini sangat disayangkan terjadi, menurut saya ini menjadi pelajaran bagi kita bersama, terkhusus Pemprov Sumut,” kata Aminuddin.Dia juga memberikan masukan kepada Pemprov Sumut, agar ke depan dapat mengutamakan pemanfaatan Aula Raja Inal tersebut sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan pemerintahan saja.“Ke depan Pemprov Sumut dapat mempertimbangkan pemanfaatan Aula RIS cukup untuk kegiatan pemerintahan saja, karena lokasinya juga berada di kantor Gubernur Sumut,” ujarnya. Sebelumnya, kericuhan sempat terjadi usai pelantikan Pengurus KA KAMMI Sumut di Aula Raja Inal, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Minggu (19/4). Peristiwa tersebut berlangsung setelah Wakil Gubernur Sumut, Surya, meninggalkan lokasi acara.
20 April 2026LensaDaily - Mahasiswa harus mengambil peran strategis sebagai pelopor dalam upaya pencegahan narkoba, khususnya di kalangan generasi muda. Persoalan narkoba bukan hanya isu hukum, tetapi juga menyangkut aspek moral, sosial, dan kemanusiaan sehingga diperlukan pendekatan komprehensif melalui edukasi, pembinaan, serta gerakan sosial yang berkelanjutan.Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya pada acara pelantikan Pengurus Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAKAMMI) Sumut periode 2025–2030 yang dirangkaikan dengan Halalbihalal di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro 30 Medan, Minggu 19 April 2026.“KAKAMMI harus menjadi kekuatan pelopor dalam memperkuat generasi muda dari penyalahgunaan narkoba. Melalui edukasi, pembinaan, dan gerakan sosial, kita harus bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat, kuat, dan bebas dari narkoba,” ujar Wagub Sumut.Selain itu, Surya juga menyoroti tantangan era digital yang semakin kompleks, mulai dari derasnya arus informasi hingga krisis identitas yang mengancam generasi muda. Dalam konteks tersebut, KAKAMMI diharapkan mampu tampil sebagai pelopor dalam membangun karakter generasi yang berintegritas.“Kami berharap organisasi ini dapat menjadi wadah untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan spiritual,” katanya.Kepada pengurus yang baru dilantik, Surya berpesan agar amanah yang diemban dijalankan dengan penuh tanggung jawab, sekaligus dimanfaatkan sebagai ruang untuk berkarya, berkolaborasi, dan memberikan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.“Kami mengajak KAKAMMI untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun Sumatera Utara yang lebih maju, unggul, dan berdaya saing, sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi bonus demografi,” ucapnya.Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Nasional KAKAMMI, Deni Priyanto, mengajak seluruh elemen organisasi untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan bangsa. Ia menegaskan bahwa kemajuan Indonesia hanya dapat dicapai melalui sinergi dan kebersamaan.“Tadi kita mendengar apa yang disampaikan Abangda Surya (Wagub), kita harus menjadi pelopor. Kenapa, karena kita adalah para aktivis masjid. Kita memiliki gerakan dari masjid ke masjid. Ayo kita berkolaborasi menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.Ketua KAKAMMI Sumut, Abdul Rahim Siregar, menyampaikan bahwa pelantikan dan Halalbihalal ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum rekonsiliasi dan konsolidasi gerakan untuk memperkuat semangat kebersamaan di tengah dinamika organisasi dan tantangan kebangsaan.“Ukhuwah dan kebersamaan adalah harga mati. Tidak ada organisasi besar yang lahir dari ego individu. Kekuatan kita ada pada persatuan, saling menguatkan, dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan,” ucapnya.Ia juga menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak ditentukan oleh individu yang paling menonjol, melainkan oleh kemampuan kolektif dalam membangun kerja sama dan bergerak dalam satu visi besar.Dalam kesempatan tersebut, KAKAMMI Sumut juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut atas berbagai upaya pembangunan daerah, termasuk komitmen dalam pemberantasan narkoba, penanganan bencana, serta penguatan pembangunan berkelanjutan.“Kami siap menjadi bagian dari solusi dan turut berkontribusi dalam membangun Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan,” tegasnya.Adapun susunan pengurus KAKAMMI Sumut periode 2025–2030 yang dilantik antara lain Ketua Abdul Rahim Siregar, Sekretaris Muslim, dan Bendahara Syofiah Gultom.Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung, Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap, serta jajaran pengurus KAKAMMI kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
19 April 2026LensaDaily - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak mahasiswa dan pelajar untuk bersama-sama memerangi narkoba. Ajakan tersebut disampaikan saat buka puasa bersama Aliansi Cipayung Plus dan Poros Pelajar Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu 18 Maret 2026.Pada kesempatan itu, Bobby menekankan pentingnya peran generasi muda dalam upaya pemberantasan narkoba di daerah.“Mahasiswa yang jadi gerakan penting, gerakan setiap daerah, kepada anak muda di sini ayo kita mulai sama-sama, narkoba itu musuh kita, musuh pemerintah narkoba, musuh mahasiswa narkoba, musuh pelajar narkoba,” kata Bobby.Menurutnya, seluruh elemen masyarakat memiliki peran dalam memerangi narkoba dan harus bergerak bersama.“Semua elemen kita harus bergerak, semua punya peran masing-masing, pemerintah, anak muda dan semua elemen lain,” ujarnya.Selain itu, Bobby juga mengajak anak muda untuk memberikan kontribusi terbaik bagi daerah serta aktif berkolaborasi dengan pemerintah dalam menjalankan program pembangunan.“Berikan hal terbaik untuk daerah kita, berikan yang ikhlas, berikan yang bisa kita lakukan dengan tupoksi kita, kala ada dari kami Pemprov yang silap, sampaikan, kalau ada yang bagus itu bisa kita jadikan program, bisa dirasakan oleh masyarakat Sumut,” ujar Bobby.Perwakilan Aliansi Cipayung Plus, Muhammad Yusril Mahendra, menyatakan pihaknya siap mendukung upaya pemberantasan narkoba. Organisasi mahasiswa, kata dia, telah memiliki sejumlah program, termasuk turun langsung ke masyarakat untuk memberikan pemahaman mengenai hukum.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Sumut Surya, Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut, serta perwakilan organisasi mahasiswa.
19 Maret 2026LensaDaily - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU) dipimpin Zulfan Lubis sebagai Ketua Majelis Rayon periode 2026-2031, yang ditetapkan dalam Musyawarah Rayon. Pemilihan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan di Ruang Rapat Senat Akademik USU, Jalan Universitas, Kampus USU, Medan, Rabu 4 Februari 2026.Kegiatan ini dihadiri oleh para alumni HMI FIB USU yang dulunya bernama FS (Fakultas Sastra) lintas angkatan yang pernah berproses di lingkungan FIB USU. Selain itu, agenda ini juga dihadiri Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo, Ketua MD Kahmi Medan, dr. Delyuzar beserta jajaran, dan pengurus HMI Komisariat FIB USU.Forum musyawarah ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi gagasan untuk memperkuat kontribusi alumni terhadap kampus dan masyarakat luas.Dalam sambutannya usai terpilih, Zulfan Lubis menyampaikan komitmennya untuk menjadikan KAHMI Rayon FIB USU sebagai wadah kolaborasi yang aktif, inklusif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.“KAHMI bukan hanya ruang nostalgia, tetapi juga ruang pengabdian. Kita ingin alumni FIB USU hadir dengan gagasan, jaringan, dan karya nyata untuk kampus serta masyarakat. Yakin Usaha Sampai,” ujarnya.Ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang lebih erat antarangkatan serta memperkuat sinergi dengan pihak fakultas dan organisasi kemahasiswaan.Sementara itu, Ketua Panitia Musyawarah Rayon, Junaidi menyebut, pemilihan berlangsung demokratis melalui mekanisme musyawarah mufakat. Menurutnya, antusiasme alumni yang hadir menunjukkan bahwa semangat kebersamaan di tubuh KAHMI FIB USU masih sangat kuat.“Ini bukan sekadar memilih ketua, tapi menyatukan kembali energi alumni untuk tujuan yang lebih besar,” katanya.Ke depan, kepengurusan baru direncanakan akan fokus pada program pengembangan kapasitas alumni muda, kegiatan intelektual dan kebudayaan, serta aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.Dengan terpilihnya kepemimpinan baru ini, diharapkan KAHMI Rayon FIB USU semakin solid dan mampu menjadi jembatan antara dunia akademik, profesional, dan pengabdian sosial.
05 Februari 2026


