icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: judol


Website Unimed Diretas, Diklik Jadi Situs Judol 'Toto22'

LensaDaily - Peretasan diduga dialami situs resmi Universitas Negeri Medan (Unimed) https:///portal.unimed.ac.id yang bukan menampilkan informasi kegiatan resmi kampus, namun tampilan berubah menjadi judi online (judol). Tampilan website bertuliskan 'Toto22' mempromosikan perjudian.Saat alamat website https:///portal.unimed.ac.id diklik langsung menampilkan login atau daftar dengan promo situs judi online situs slot gacor."Toto22 adalah situs slot777 mudah maxwin 2026 yang membagikan bonus ampao imlek untuk semua member slot gacor hari ini. Cari link toto22 terbaru, resmi," tulis dalam website https:///portal.unimed.ac.id, saat dicek Rabu 18 Februari 2026.Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) Unimed, Dr. Isli Iriani I. Pane, M.Hum membenarkan bahwa website Unimed sedang diretas dan pihak Kampus Unimed melalui tim IT proses maintenance untuk mengembalikan situs tersebut, secara normal.Atas kejadian ini, Isli mengatakan dirinya sudah melakukan kordinasi dengan pimpinan Unimed untuk melakukan tindakan langkah selanjutnya, dalam peretasan website Unimed tersebut. "Terima kasih atas informasinya, pak. Setelah berkoordinasi dengan pimpinan Universitas, website saat ini memang sedang dalam proses maintenance," kata Isli saat dikonfirmasi Rabu 18 Februari 2026.Lalu, Isli mengungkapkan saat ini tim IT Unimed sedang melakukan evaluasi intensif untuk mengidentifikasi penyebab dan dampak insiden ini. Isli mengatakan pihaknya juga memperkuat keamanan website, dengan tujuan kejadian serupa tidak terulang kembali kemudian hari. Yang bisa mengganggu pelayanan Unimed melalui website itu."Hasil evaluasi akan digunakan sebagai bahan perbaikan dan penguatan sistem keamanan website Unimed agar kejadian serupa tidak terulang. Akan saya update segera terkait arahan pimpinan akan hal ini," ungkap Isli.

18 Februari 2026

Antisipasi Terjerat Judol, Bobby Nasution Dorong ASN Pemprov Sumut Terjun ke Pasar Modal

LensaDaily - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong ASN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mengeluti pasar modal, agar terhindar dari judi online (Judol) dan kegiatan ilegal lainnya. Langkah ini, Bobby Nasution akan menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melatih ASN terjun ke pasar modal.Hal ini disampaikan Bobby Nasution saat menerima Audiensi Kepala OJK Sumut Khoirul Muttaqien di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, Kamis (20/11/2025). Langkah ini menurutnya bisa jadi alternatif bagi ASN untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan cara yang legal.“Saya harap OJK bisa mengajak ASN kami ke pasar modal, latih mereka agar mahir ketimbang main judi online atau yang tidak legal, mohon diarahkan misalnya dibuatkan kelas atau yang lain,” kata Bobby Nasution.Pasar modal Sumut menurut OJK merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia. Bukan hanya itu, pasar modal syariah Sumut juga salah satu yang terbaik secara nasional, dan dinobatkan 5 kali sebagai Pasar Modal Syariah terbaik.“Dari yang saya perhatikan, banyak masyarakat Sumut yang memang terjun ke pasar modal, tetapi belum begitu paham akan ilmunya, dan ketika gagal kata mereka itu ‘uang sekolah’ jadi mereka-mereka ini main dulu sambil belajar, mudah-mudahan dengan komitmen OJK ilmu masyarakat kita bertambah untuk pasar modal,” kata Bobby Nasution.Kepala OJK Sumut Khoirul Muttaqien mengaku siap untuk membantu Pemprov Sumut meningkatkan pengetahuan ASN di Pasar Modal. Diharapkan lebih pertumbuhan pasar modal Sumut bisa terus meningkat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.“Kita siap dan memang selalu terus berkoordinasi dengan Bu Poppy (Kabiro Perekonomian Pemprov Sumut), apalagi pasar modal syariah Sumut salah satu yang paling tinggi pertumbuhannya, kita berharap ini terus meningkat,” kata Khoirul Muttaqien.

21 November 2025

1.037 ASN dan Non ASN Pemprov Sumut Main Judol, Bobby Nasution: Teguran Ringan

LensaDaily - Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Nasution mengungkapkan tengah menelusuri 1.037 aparatur sipil negara (ASN) dan non ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut yang terindikasi terlibat dalam permainan Judi Online (Judol). Semuanya itu sudah diberikan teguran.Bobby Nasution mengungkapkan bahwa Pemprov Sumut sudah memberikan teguran secara tertulis atau dalam bentuk teguran kepada masing-masing ASN dan non ASN yang terlibat permainan judol tersebut. "Terkait sebanyak 1.037 ASN yang diduga terlibat judi online berdasarkan data PPATK, sudah menyurati satu-satu, dan sudah memberikan teguran ringan masing-masing," ungkap Bobby Nasution kepada wartawan, di Loby Kantor Gubernur Sumut, Kamis sore, 30 Oktober 2025.Bobby Nasution mengatakan pihaknya sudah menelusuri satu per satu, berapa lama seluruh ASN dan non ASN itu terlibat permainan judol tersebut. Untuk mengetahui berapa lama sudah bermain dan nilai transaksi dalam judol itu."Kemudian, sudah dilakukan pengecekan, main judolnya dari kapan (bermain judol), sampai bulan berapa, transaksinya berapa, nanti disitu akan ketahuan," kata Bobby Nasution. Mantan Wali Kota Medan itu, mengingatkan kepada seluruh ASN dan non ASN yang terlibat permainan judol, untuk berhenti. Bila tetap bermain judol, Pemprov Sumut akan memberikan sanksi tegas."Setelah kita berikan surat teguran itu, nanti akan kita cek lagi, mana yang masih main judol, nanti akan kita lakukan teguran yang lebih keras," ungkap Gubernur Sumut.

30 Oktober 2025