icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: jalantol


Viral Gerombolan Monyet Menyeberang di Tol Indrapura - Kisaran, Penyebabnya Diselidiki

LensaDaily - Segerombolan monyet terekam menyeberang di Ruas tol Indrapura-Kisaran, di Sumatera Utara (Sumut) viral di media sosial. Saat peristiwa itu terjadi ruas jalan tol, dalam kondisi sunyi, tidak terlihat kendaraan melintas."Segerombolan monyet menyeberang di ruas tol Indrapura," tulis dalam narasi video di akun @tkpmedan dikutip Selasa 12 Mei 2026.Gerembolan monyet melintas ini, dibenarkan oleh Corporate Secretary Hamawas, Ergy Pramadipta. Berdasarkan informasi bahwa Gerembolan monyet itu, menyeberang Minggu pagi, 10 Mei 2026."PT Hutama Marga Waskita mengonfirmasi adanya kemunculan sekumpulan monyet di sekitar area Simpang Susun Indrapura, tepatnya pada titik perbatasan Ruas Tol Tebing Tinggi-Indrapura (HMW) dan Ruas Tol Indrapura-Kisaran (HK)," jelas Ergy Pramadipta, dalam keterangan tertulis, Selasa siang, 12 Mei 2026.Ergy Pramadipta menjelaskan menindaklanjuti kondisi tersebut, petugas operasional di lapangan telah melakukan pemantauan dan pengamanan area guna memastikan kondisi lalu lintas tetap aman dan terkendali bagi pengguna jalan."Saat ini, perusahaan juga terus melakukan observasi terhadap pola pergerakan satwa tersebut serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengidentifikasi apakah kemunculan ini bersifat sementara akibat perpindahan habitat atau terdapat pola tertentu di kawasan sekitar ruas tol," kata Ergy Pramadipta.Sebagai bentuk komitmen terhadap aspek keselamatan dan pelayanan, Ergy Pramadipta mengungkapkan bahwa PT Hutama Marga Waskita akan terus meningkatkan monitoring area secara intensif serta melakukan langkah-langkah penanganan yang diperlukan guna menjaga kondisi lalu lintas tetap aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh pengguna jalan."Bahwasanya kita sudah melakukan pengamanan di area tersebut, agar memberikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan ketika melintas. Termasuk kita mengimbau pengguna kendaraan tetap berhati-hati dan waspada melalui ruas tol tersebut," imbau Ergy Pramadipta.

12 Mei 2026

4 Meninggal - 9 Terluka, Bus Halmahera Terbalik di Tol Sergai Usai Tabrak Pikap Melintang di Jalan

LensaDaily - Empat orang meninggal dunia dan 9 lainnya terluka, korban dari kecelakaan bus Halmahera di ruas jalan tol Jasa Marga Kualanamu Tol (JMKT), tepatnya di KM 63,2, Desa Sei Sejenggi, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Senin pagi, 11 Mei 2026, sekitar pukul 05.30 WIB.Kondisi bus dengan nomor polisi BK 7347 UA dilaporkan terbalik dan mengalami rusak berat. Bus nahas tersebut mengangkut 14 orang, termasuk sopir. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sergai, AKP Gokma W. Silitonga menjelaskan menerima laporan kecelakaan tersebut, langsung turun melakukan mengevakuasi seluruh korban selamat dan meninggal dunia. "Kalau untuk korban, meninggal dunia, ada empat orang. Satu perempuan, tiga laki laki. Sedangkan, untuk korban luka-luka ada sembilan orang," kata Silitonga kepada wartawan, Senin siang, 11 Mei 2026.Silitonga menjelaskan kronologi peristiwa tabrakan itu, berawal sebuah mobil pikap pengangkut ayam dengan nomor polisi BK 8053 EG dari arah Kota Tebing Tinggi menuju Kota Medan, mengalami kecelakaan tunggal. Pikap tersebut menabrak pembatas jalan hingga terbalik dan posisinya melintang di tengah badan jalan.Polres Sergai, AKP Gokma W. SilitongaTak lama berselang, Bus Halmahera yang datang dari arah belakang diduga tidak sempat menghindar. Bus tersebut menghantam pikap yang melintang, lalu hilang kendali hingga menabrak pembatas jalan tol."Peristiwanya, kalau kami masih tahap penyelidikan. Dia (bus) menabrak mobil barang yang membawa ayam. Dari belakang dia kaget, kemudian dia banting stir ke kiri. Sehingga menabrak pembatas jalan dan keluar jalur Tol," jelas Silitonga. Silitonga mengungkapkan untuk identitas seluruh korban luka-luka dan meninggal dunia masih dalam pendataan saat. Pihak kepolisian masih fokus melakukan evakuasi seluruh korban ke rumah sakit."Korban selamat dan meninggal dunia dievakuasi ke rumah sakit terdekat," kata Kasat Lantas Polres Sergai. Satuan Lalu Lintas Polres Sergai tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui persis penyebab kecelakaan tersebut, dengan melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi hingga mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian.

11 Mei 2026

Ruas Tol MKTT Km 41+600 Tahap Akhir Pemulihan, Besok Mulai Normal - Siap Sambut Nataru

LensaDaily - Ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT) Km 41+600 kini dalam tahap pekerjaan teknis akhir pemulihan dan besok akan kembali normal. Progres ini, ruas tol MKTT pun siap mendukung kelancaran mobilisasi masyarakat menjelang periode libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).PT Jasamarga Kualanamu Tol (JKT), selaku Badan Usaha Jalan Tol Ruas Tol MKTT menyebutkan, progres penanganan di kedua sisi telah mencapai 99%, baik arah Tebing Tinggi maupun arah Medan. Saat ini PT JKT berfokus pada proses finishing berupa pembersihan lokasi kerja yang akan dituntaskan pada hari ini Senin 15 Desember 2025.Direktur Utama PT JKT, Thomas Dwiatmanto, mengungkapkan penanganan pekerjaan teknis di Km 41+600 dalam waktu 17 hari kalender merupakan komitmen PT JKT untuk mendukung kelancaran mobilisasi masyarakat menjelang periode libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Ruas Tol MKTT.“Dengan selesainya pekerjaan penanganan teknis akhir di lapangan, selanjutnya akan dilakukan open traffic (lalu lintas normal) di kedua arah pada Km 41+600 pada Hari Selasa (16/12) untuk semua golongan kendaraan,” ungkap Thomas.Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jalan selama pelaksanaan pekerjaan teknis berlangsung. Para pengguna jalan tol diimbau untuk tetap berhati-hati, mengatur waktu serta rute perjalanan, memastikan kecukupan bahan bakar, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan demi kelancaran perjalanan.

15 Desember 2025

Dukung Pembangunan Pipa Gas Riau–Sumut, Pemprov Sumut Harapkan Mampu Atasi Kelangkaan Energi

LensaDaily - Proyek pembangunan jalur pipa gas yang menghubungkan Riau–Sumut disambut baik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) yang dinilai penting untuk mengatasi kelangkaan energi, sekaligus mendorong penguatan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi daerah.Hal tersebut dikatakan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Sulaiman Harahap saat menerima kunjungan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis 11 Desember 2025.Sulaiman mengatakan, rencana pembangunan pipa gas ini menjadi solusi penting, terutama setelah gangguan pasokan energi akibat bencana alam beberapa waktu lalu.“Kami menyambut baik rencana ini. Proyek ini merupakan peningkatan infrastruktur dan juga peningkatan ekonomi masyarakat. Pembangunan jalur pipa gas ini memang sudah harus dilaksanakan di Sumut, pastinya akan membangkitkan ekonomi Sumut, karena kebutuhan energi akan terpenuhi,” ucap Sulaiman.Sementara itu, Inspektur Ditjen Migas Gobmar Baringbing menjelaskan bahwa proyek tersebut merupakan upaya percepatan yang dibiayai APBN. Jalur pipa gas direncanakan melintasi 33 titik di Sumut dan tersambung langsung dari Provinsi Riau.“Ini merupakan proyek strategis nasional. Karena ini memerlukan kecepatan agar ekonomi tumbuh mengenai gas, tentunya manufaktur juga akan tumbuh,” jelas Gobmar.Ia menambahkan, proyek ini didesain sebagai rancang bangun, dengan pembangunan yang sudah dimulai sejak 2023. Pelaksanaan tinggal menunggu proses lelang. Ditargetkan pada 2027–2028, pengembangan ekonomi di Sumut dan Riau dapat terealisasi.Koneksi jaringan pipa ini nantinya akan menghubungkan gas di Sumatera bagian utara dengan Jawa bagian timur. Pada 2027 ditargetkan jaringan gas Sumatera–Jawa sudah terhubung, dan pada 2028 produksi gas Andaman ikut masuk ke jaringan.Untuk mempercepat pembangunan dan menekan biaya, Ditjen Migas akan memanfaatkan ruas jalan tol dan jalan nasional dengan mekanisme sewa, sehingga tidak memerlukan pembebasan lahan baru. Proyek yang melibatkan 11 kabupaten/kota ini memerlukan dukungan penuh dari Pemprov Sumut.“Intinya kami meminta dukungan dari pemerintah daerah untuk merekomendasikan dukungan pada pembangunan ini nantinya. Ini juga merupakan program Presiden dalam ketahanan energi,” tegas Gobmar.Ditjen Migas juga telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Riau dan Medan, serta telah menunjuk Sucofindo sebagai pengawas. Mereka berharap Pemprov Sumut segera memberikan persetujuan resmi agar bupati, wali kota, dan seluruh pemangku kepentingan dapat mempercepat proses pelaksanaan di lapangan.

12 Desember 2025

Banjir Lumpuhkan Arteri Binjai-Medan, Polda Sumut Kawal Pemotor Lewat Jalan Tol

LensaDaily - Banjir yang merendam ruas jalur arteri Binjai–Medan tidak bisa dilalui hingga membuat akses masyarakat terganggu. Hal ini membuat Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Sumut melaksanakan pengawalan kendaraan roda dua (R2) di ruas Jalan Tol Semayang menuju Tol Helvetia, Kamis 27 November 2025 pagi.Kegiatan pengawalan dimulai pukul 08.00 WIB setelah adanya koordinasi intens antara Sat PJR dan pihak pengelola tol. Masyarakat pengguna R2 dari Binjai yang hendak menuju Kota Medan tidak dapat melintas melalui jalur arteri, sehingga meminta bantuan untuk diarahkan melalui jalur tol demi menjaga kelancaran arus mobilitas.Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa langkah pengawalan ini merupakan bentuk pelayanan cepat dan responsif Polri dalam membantu masyarakat di tengah kondisi bencana."Polda Sumut melalui Sat PJR segera bertindak melakukan pengawalan R2 di dalam ruas tol Semayang menuju Helvetia setelah menerima laporan bahwa jalur arteri tergenang banjir. Ini merupakan langkah darurat demi keselamatan masyarakat dan memastikan aktivitas warga tetap berjalan," ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.Ia menegaskan bahwa seluruh prosedur dilakukan dengan koordinasi ketat bersama pihak pengelola jalan tol untuk menjamin keamanan dan kelancaran perjalanan masyarakat."Situasi ini adalah kondisi khusus. Kami memastikan seluruh pengawalan berjalan aman, tertib, dan terarah, serta tetap mengutamakan keselamatan pengguna jalan. Polri hadir memberikan solusi ketika masyarakat mengalami kendala di lapangan," tambahnya.Kombes Pol Ferry Walintukan juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah tertib mengikuti arahan petugas serta kepada seluruh pihak terkait yang turut mendukung kelancaran pengamanan dan pengawalan.Polda Sumut menegaskan bahwa upaya pelayanan seperti ini akan terus dilakukan secara sigap apabila terjadi gangguan akses akibat cuaca ekstrem maupun kondisi darurat lainnya.

27 November 2025