LensaDaily - Pengamanan arus balik Lebaran 2026 sekaligus memastikan keamanan di sejumlah destinasi wisata unggulan dilakukan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026 yang melibatkan ribuan personel gabungan.Operasi yang berlangsung pada 13 hingga 25 Maret 2026 itu mengedepankan pengamanan terpadu untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas serta kenyamanan masyarakat selama periode libur Idulfitri.Sebanyak sekitar 11.276 personel gabungan diterjunkan dalam operasi ini, terdiri atas unsur Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya yang tersebar di berbagai titik strategis di wilayah Sumatera Utara.Pengamanan difokuskan pada jalur-jalur utama arus balik seperti Medan–Tebing Tinggi, Medan–Pematangsiantar–Parapat, serta Medan–Sibolga yang diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan pasca Lebaran.Selain itu, Polda Sumut juga menyiagakan sekitar 160 lebih pos pengamanan, pelayanan, dan pos terpadu yang tersebar di jalur mudik, pusat keramaian, hingga kawasan wisata untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menyampaikan bahwa pengamanan arus balik dilakukan melalui berbagai strategi, mulai dari rekayasa lalu lintas hingga penguatan patroli di lapangan.“Polda Sumut bersama jajaran melaksanakan pengamanan arus balik secara maksimal dengan mengedepankan langkah preemtif, preventif, serta penegakan hukum secara selektif guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif dan arus lalu lintas berjalan lancar,” ujarnya.Ia menjelaskan, rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) dan contra flow diterapkan secara situasional pada titik-titik rawan kemacetan. Selain itu, personel juga ditempatkan di simpul-simpul kepadatan untuk melakukan pengaturan langsung.Tak hanya itu, sistem monitoring dilakukan selama 24 jam melalui posko terpadu dan pemantauan CCTV guna memastikan respons cepat terhadap setiap perkembangan situasi di lapangan, termasuk penanganan kecelakaan lalu lintas dan kendaraan mogok.Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026. Prediksi tersebut menjadi dasar bagi jajaran kepolisian, termasuk Polda Sumut, dalam menyiapkan langkah antisipasi guna mengurai kepadatan kendaraan di jalur-jalur utama serta kawasan wisata. Kapolri juga mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari penumpukan kendaraan pada periode puncak arus balik. Di sektor pariwisata, pengamanan turut diperkuat di sejumlah destinasi favorit seperti kawasan Danau Toba, Berastagi, dan Pulau Samosir yang mengalami peningkatan kunjungan selama libur Lebaran.Personel disiagakan untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung, mengatur arus kendaraan menuju lokasi wisata, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang berlibur.“Kami juga mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat maupun wisatawan, sehingga mereka dapat menikmati libur Lebaran dengan aman dan nyaman,” kata Ferry.Polda Sumut juga mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, mulai dari kemacetan, kecelakaan lalu lintas, hingga bencana alam seperti longsor pada jalur rawan, dengan menyiapkan langkah mitigasi serta koordinasi lintas instansi.Sebelumnya, Polda Sumut telah melaksanakan Operasi Keselamatan Toba 2026 sebagai langkah awal dalam meningkatkan disiplin masyarakat berlalu lintas yang turut mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.Dengan pengamanan yang terintegrasi dan berbasis teknologi, Polda Sumut memastikan arus balik Lebaran 2026 serta aktivitas wisata di wilayah Sumatera Utara berjalan aman, lancar, dan terkendali.
25 Maret 2026Tag: idulfitri
LensaDaily - Pengamanan di kawasan objek wisata dan jalur lalu lintas selama momentum libur Hari Raya Idulfitri 1447 H guna memastikan keamanan, kenyamanan, serta kelancaran mobilitas masyarakat diperkuat Polda Sumut dan seluruh jajaran.Pengamanan tersebut dilaksanakan secara terpadu melalui Operasi Ketupat Toba 2026 dengan melibatkan ribuan personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya yang ditempatkan di berbagai titik strategis, termasuk kawasan wisata unggulan dan jalur rawan kepadatan. Sejumlah destinasi wisata favorit seperti kawasan Danau Toba dan Brastagi menjadi prioritas pengamanan mengingat tingginya mobilitas masyarakat selama libur Lebaran. Personel kepolisian disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan kepada wisatawan. Selain itu, pengamanan juga mencakup berbagai objek vital, mulai dari tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, hingga lokasi wisata yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung selama periode libur panjang. Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata maupun melakukan perjalanan.“Polda Sumut dan jajaran mengoptimalkan kehadiran personel di lapangan, baik di objek wisata maupun jalur lalu lintas, guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta arus kendaraan berjalan lancar,” katanya.Ia menjelaskan, pola pengamanan dilakukan secara humanis dan responsif, dengan menempatkan personel di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan, serta meningkatkan patroli di kawasan wisata yang mengalami peningkatan jumlah pengunjung.“Kami juga mengedepankan langkah preemtif dan preventif, termasuk pengaturan lalu lintas, patroli rutin, serta edukasi kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan maupun saat berada di lokasi wisata,” ujarnya.Lebih lanjut, Ferry mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta menjaga keselamatan diri dan keluarga saat berwisata.Upaya pengamanan yang dilakukan secara maksimal tersebut turut memberikan dampak positif, salah satunya terlihat dari penurunan angka kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan operasi, yang menunjukkan efektivitas kehadiran personel di lapangan. Dengan sinergi lintas sektoral dan kesiapsiagaan personel, Polda Sumut memastikan seluruh rangkaian libur Lebaran di wilayah Sumatera Utara dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat menikmati momen kebersamaan dengan rasa nyaman.
22 Maret 2026LensaDaily - Pawai obor dan mobil hias meriahkan dalam rangka menyemarakkan malam 1 Syawal 1447 Hijriah yang dilepas Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman di Alun-alun Masjid Agung Serdangbedagai, Jalan Lintas Medan–Tebingtinggi, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Jumat 20 Maret 2026."Bismillahirrahmanirrahim, atas nama Gubernur Sumatera Utara, saya selaku Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara dengan resmi melepas Pawai Obor dan Gema Takbir Kabupaten Serdangbedagai dalam rangka memeriahkan malam 1 Syawal 1447 Hijriah," ucap Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap.Pawai ini diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari instansi pemerintah, organisasi masyarakat, pelajar, remaja masjid, hingga masyarakat umum. Para peserta menampilkan beragam kendaraan hias, baik roda dua, roda empat, hingga truk, dengan tema dan ornamen yang menarik.Sepanjang rute pawai, masyarakat memadati pinggir jalan untuk menyaksikan iring-iringan kendaraan yang dihiasi dekorasi warna-warni, seperti miniatur Ka’bah, burung, kupu-kupu, hingga berbagai bentuk kreatif lainnya.Usai melepas pawai, Sulaiman menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan masyarakat yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.“Pawai mobil hias ini bukan hanya sebagai hiburan, tetapi sebagai syiar Islami dalam mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat," ucapnya.Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin, sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya serta meningkatkan daya tarik daerah."Atas nama Pemprov Sumut, kami mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Idulfitri berjalan aman dan kondusif di Sergai," ucapnya.Sementara itu, Bupati Serdangbedagai Darma Wijaya mengatakan, pawai mobil hias diikuti lebih dari 150 kendaraan, terdiri dari 50 truk dan 100 minibus, dengan rute melintasi ruas jalan utama wilayah Serdangbedagai.Menurutnya, pawai takbiran merupakan tradisi malam hari raya Idulfitri, sebagai bentuk rasa syukur dan kemenangan spiritual setelah menjalani ibadah Ramadan. Ia pun berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya."Kami berharap ini bisa terus dilaksanakan sebagai bentuk syiar Islam dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat," ucap Bupati.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Serdangbedagai Adli Tambunan, jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
21 Maret 2026LensaDaily - Rasa membersamai dilakukan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution yang membagikan tunjangan hari raya (THR) kepada masyarakat di Kota Medan, Selasa 17 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di depan Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan.Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok (sembako) dan santunan uang tunai. Sasaran penerima bantuan umumnya masyarakat yang melintas di kawasan tersebut, seperti pengendara ojek online, sopir bajaj, penyapu jalan, hingga ibu rumah tangga.“Tadi saya berbagi dengan masyarakat yang sedang mencari nafkah menjelang hari raya Idulfitri dan berbuka puasa. Sebagai kebersamaan, kami berbagi sembako kepada masyarakat yang masih mencari nafkah di jam yang sebentar lagi berbuka puasa,” kata Bobby Nasution.Bobby berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat merasakan kebahagiaan selama Ramadan dan dalam menyambut Hari Raya Idulfitri.Salah seorang penerima THR, Iwan, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia menerima paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula, teh, dan mi instan, serta uang tunai.“Saya mau pulang, tiba-tiba diberhentikan, disuruh minggir. Rupanya ada bagi-bagi sembako. Terimakasih bantuannya pak Gub,” kata Iwan, seorang sopir bajaj.
18 Maret 2026LensaDaily - Sebanyak 11.276 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat Toba 2026 di wilayah Sumatera Utara. Ribuan personel tersebut berasal dari unsur Polri, TNI, instansi pemerintah, serta elemen masyarakat yang dilibatkan dalam pengamanan Lebaran tahun ini.“Total personel yang terlibat sebanyak 11.276 orang, terdiri dari 8.002 personel Polri dan 3.274 personel dari TNI serta instansi terkait,” ujar Kepala Biro Operasi Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Dwi Tunggal Jaladri di Medan, Kamis 12 Maret 2026.Ia menjelaskan, dari jumlah personel Polri tersebut, 600 personel merupakan jajaran satuan tugas (satgas) di tingkat Polda, sedangkan 7.402 personel lainnya berasal dari jajaran Polres di seluruh wilayah Sumatera Utara.Selain menyiagakan personel, Polda Sumut juga mendirikan 164 pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di sejumlah titik strategis jalur mudik.Pos tersebut terdiri dari 90 Pos Pengamanan (Pos Pam), 63 Pos Pelayanan (Pos Yan), serta 11 Pos Terpadu yang menjadi pusat koordinasi berbagai instansi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.Menurut Jaladri, Pos Pengamanan difungsikan untuk memberikan pengawasan serta perlindungan kepada para pemudik yang melintas di wilayah Sumatera Utara.Sementara Pos Pelayanan tidak hanya memberikan pengamanan, tetapi juga menerima laporan masyarakat dan menyediakan bantuan bagi pemudik yang membutuhkan. Adapun Pos Terpadu melibatkan berbagai instansi terkait untuk memperkuat koordinasi dalam pengamanan arus mudik.Melalui kesiapan personel dan pos pengamanan tersebut, Polda Sumut berharap arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Sumatera Utara dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.
14 Maret 2026


