icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: haji


Lepas Keberangkatan Kloter 2 Haji Asal Langkat, Bobby Nasuton Ingatkan Saling Jaga

LensaDaily - Kelompok Terbang (Kloter) 2 Embarkasi Medan dilepas Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution di Asrama Haji Medan, Jalan AH Nasution, Selasa malam 22 April 2026. Dalam kesempatan tersebut, Bobby menekankan pentingnya menjaga kebersamaan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.Kloter 2 Embarkasi Medan terdiri dari 353 jemaah asal Kabupaten Langkat. Bobby Nasution mengingatkan para jemaah untuk saling menjaga, terutama antara jemaah yang lebih muda dan yang lebih tua.“Ibadah di Tanah Suci memerlukan ketahanan fisik. Kalau saya lihat, yang paling muda 21 tahun dan paling senior 81 tahun. Kita harapkan yang muda bisa bersama-sama dengan yang tua, saling menjaga, jaga kekompakan kita,” ujar Bobby Nasution sebelum mengantarkan jemaah ke bus keberangkatan.Selain itu, Bobby juga berharap para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk serta tidak lupa mendoakan Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Langkat, agar senantiasa dijauhkan dari bencana.“Kami mendoakan agar semua jemaah haji dari Sumut bisa beribadah dengan khusyuk dan jangan lupa doakan Sumut, terutama Langkat, agar dijauhkan dari bencana,” katanya.Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menyampaikan bahwa para jemaah patut bersyukur dapat berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Ia juga menilai pelayanan haji akan semakin baik dengan adanya Kementerian Haji dan Umrah.“Harusnya lebih baik, karena kementeriannya hanya mengurus haji dan umrah saja, jadi banyak bersyukur,” kata Marwan Dasopang yang hadir bersama anggota Komisi VIII DPR RI lainnya.Turut hadir dalam acara tersebut unsur Forkopimda Sumut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Zulkifli Sitorus, jajaran Kementerian Imigrasi, Bupati Langkat Syah Afandin, OPD terkait Pemprov Sumut, serta tokoh agama.

23 April 2026

360 Calon Jemaah Haji Kloter Pertama Sumut Berangkat

LensaDaily - Sebanyak 360 calon jemaah haji Sumatera Utara yang berasal dari Kota Medan dan Binjai menjadi kelompok terbang (Kloter) pertama yang berangkat Rabu 22 April 2026. Pemberangkatan kloter pertama ini dilepas Sekretaris Daerah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap.Sulaiman berpesan agar para jemaah menjaga nama baik daerah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Rombongan ini akan menjadi representasi Sumut karena menjadi kelompok pertama yang tiba di Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji.“Kloter 1 itu wajah Sumut, apa yang bapak/ibu lakukan di sana akan menjadi cerminan wajah kita. Tetap santun, disiplin, dan jaga kebersamaan,” kata Sulaiman Harahap saat melepas Kloter 1 di Asrama Haji Medan, Selasa malam 21 April 2026.Ia juga mengingatkan petugas haji agar memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh jemaah, terutama terkait kesehatan dan keselamatan. Hal ini penting mengingat perbedaan kondisi iklim antara Sumut dan Tanah Suci.“Saling menjaga, saling membantu dan menguatkan. Petugas layani secara maksimal, lindungi, responsif terutama kesehatan dan keselamatan. Doakan Sumut, doakan daerah kita agar dijauhkan dari bencana, maju dan sejahtera,” ujarnya.Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Sumut, Zulkifli Sitorus, memastikan seluruh jemaah Kloter 1 berangkat dalam kondisi lengkap tanpa ada yang tertinggal.“Insya Allah tidak satu pun yang tertinggal, mudah-mudahan menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,” kata Zulkifli Sitorus.Pelepasan Kloter 1 ini turut dihadiri unsur Forkopimda Sumut, jajaran Garuda Indonesia, Sekda Binjai Chairin F. Simanjuntak, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemprov Sumut, serta Ustaz Zulkifli Hajar.

22 April 2026

Tepung Tawari Calon Jamaah Haji, Bobby Nasution: Titip Doa untuk Sumut

LensaDaily - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menepungtawari ratusan calon jemaah haji yang mulai memasuki Asrama Haji Medan pada 21 April 2026. Bobby berpesan kepada seluruh calon jemaah haji dan petugas haji agar menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik Sumut selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.Pesan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri acara Halalbihalal dan Tepung Tawar Jemaah Calon Haji Tahun 2026 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin 20 April 2026.Bobby menyampaikan bahwa momentum halalbihalal menjadi pengingat bagi semua untuk kembali kepada fitrah setelah menjalani bulan suci Ramadan. Saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat kebersamaan menjadi nilai penting yang harus terus dijaga.Acara tersebut dirangkai dengan prosesi tepung tawar terhadap sekitar 500 calon jemaah haji asal Kota Medan dan sekitarnya. Turut hadir Wakil Gubernur Sumut Surya, Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, Staf Ahli I PKK Sumut Titiek Sugiharti, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulaiman Harahap, serta Ketua Dharma Wanita Sumut Evi Novida.Pada kesempatan itu juga diserahkan cendera mata kepada calon jamaah haji serta pemasangan rompi secara serentak kepada para petugas haji.“Semoga seluruh calon jemaah haji disehatkan dan dikuatkan fisiknya hingga sampai ke Tanah Suci dan kembali ke Indonesia. Semoga dalam menjalankan ibadah haji dilancarkan, karena ibadah yang dilaksanakan di Tanah Suci bukan hanya tentang keimanan, tapi juga menjaga kesehatan tubuh,” ucap Bobby.Ia juga menyampaikan rasa bangga dan doa terbaik kepada para calon jemaah haji yang dinilainya sebagai orang-orang terpilih yang mendapat panggilan dari Allah SWT. Kepada para petugas haji, Bobby berpesan agar senantiasa membantu jemaah, khususnya yang lanjut usia (lansia), mengingat pelaksanaan ibadah haji berlangsung sekitar satu bulan dan membutuhkan kerja sama serta saling pengertian.“Saya titip doa untuk Sumatera Utara, semoga aman dan jauh dari narkoba, jauh dari bencana, dan ekonominya semakin maju melalui ekonomi keumatan. Karena doa di depan Ka’bah itu mustajab bapak ibu,” ujar Bobby.Diketahui, jumlah jemaah haji asal Provinsi Sumut tahun 2026 tercatat sebanyak 5.913 orang yang terbagi dalam 17 kelompok terbang (kloter). Pada 21 April 2026, kloter pertama mulai memasuki Asrama Haji Medan.Kegiatan halalbihalal dan tepung tawar ini juga diisi dengan pembacaan ayat suci Alquran serta ceramah oleh Ustaz Muhammad Syukri Albani Nasution. Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumut Zulkifli Sitorus, para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Sumut, serta calon jemaah haji. 

20 April 2026

Lantik Pj Sekda Sumut Koordinator PPIH Embarkasi Medan, Menteri Haji dan Umrah: Jangan Biarkan Calon Jamaah Bingung

LensaDaily - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, melantik Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap, sebagai Koordinator Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Medan. Pelantikan dilakukan secara hybrid di Aula Madinatul Munawwarah Lantai IV, Asrama Haji Medan, Jumat 17 April 2026.“Saya berharap PPIH embarkasi memahami bahwa pelantikan ini adalah peneguhan amanah untuk menjalankan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan jemaah secara nyata sejak dari embarkasi, sekaligus memastikan koordinasi PPIH kloter berjalan rapi dan efektif,” ujarnya.Ia menyampaikan, tahun ini merupakan tahun pertama Kementerian Haji dan Umrah menjalankan amanah penuh dalam penyelenggaraan ibadah haji. Hingga saat ini, pelaksanaan berjalan lancar meskipun di tengah dinamika geopolitik di Timur Tengah. Kondisi tersebut sempat berdampak pada fluktuasi harga maskapai.Meski demikian, pihaknya tetap menjalankan proses sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto, bahwa penambahan biaya tidak boleh dibebankan kepada jemaah.“Kami berharap PPIH embarkasi melayani jemaah dengan sepenuh hati, cepat, tepat, dan manusiawi. Jangan biarkan calon jamaah bingung oleh prosedur yang berbelit, informasi yang berbeda-beda, dan layanan yang lambat. Embarkasi harus menjadi tempat pertama bagi jemaah merasakan kehadiran negara,” jelasnya.Ia juga menekankan pentingnya kesiapan petugas haji dalam memahami dan menguasai materi, terutama saat menghadapi jemaah yang membutuhkan perhatian khusus, seperti lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, dan perempuan.“Sebanyak 54% jemaah haji adalah perempuan, mayoritas lulusan SD dan ibu rumah tangga. Sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam penyampaian informasi,” katanya.Sementara itu, Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap menyampaikan bahwa tugas sebagai Koordinator PPIH merupakan amanah besar, tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga moral dan spiritual.“Di dalamnya terdapat harapan ribuan jemaah yang ingin menjalankan rukun Islam kelima dengan tenang, nyaman, dan penuh kekhusyukan. Amanah ini adalah bentuk kepercayaan negara yang harus dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan keikhlasan dalam melayani tamu-tamu Allah,” ucapnya usai dilantik.Usai pelantikan, Sulaiman bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumut Zulkifli Sitorus, melakukan uji coba (meal test) konsumsi jemaah haji di pesawat. Menurutnya, kualitas konsumsi menjadi faktor krusial dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan jemaah.Ia menjelaskan, meal test dilakukan untuk memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar gizi, higienitas, dan keamanan pangan, serta sesuai dengan selera dan kebutuhan jemaah Indonesia, khususnya Sumut. Selain itu, layanan konsumsi diharapkan mampu mendukung kondisi fisik jamaah agar tetap prima selama perjalanan.“Hal ini menunjukkan bahwa pelayanan haji tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan dan kenyamanan secara menyeluruh. Keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji membutuhkan sinergi dan koordinasi lintas sektor yang kuat dan berkelanjutan,” ujarnya. 

17 April 2026

Bobby Nasution Minta Petugas Haji Fokus Pelayanan Optimal Jamaah

LensaDaily - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan pentingnya pelayanan optimal dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Hal tersebut disampaikannya pada kegiatan Konsolidasi Penyelenggaraan Haji 2026 sekaligus pembukaan Diklat Terintegrasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter, Petugas Haji Daerah (PHD), di Asrama Haji Medan, Jalan AH Nasution, Jumat 30 Januari 2026 malam.Dalam sambutannya, Bobby Nasution menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Haji dan Umrah atas komitmen yang terus ditunjukkan dalam meningkatkan kualitas pelayanan ibadah haji. Ia juga berharap jemaah haji asal Sumut mendapatkan pendampingan terbaik agar dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk serta membawa keberkahan bagi daerah.“Kami berharap jemaah haji mendapat pelayanan optimal. Kepada para petugas, saya minta ikuti Diklat dengan sungguh-sungguh. Bangun kerja tim yang solid, jaga nama baik daerah, dan tanamkan prinsip bahwa tugas ini adalah ibadah. Utamakan pelayanan, bukan untuk dilayani,” ujar Bobby.Bobby menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk terus bersinergi dalam mendukung layanan daerah, termasuk koordinasi pemberangkatan dan pemulangan jemaah bersama pemerintah kabupaten/kota, serta edukasi kepada masyarakat agar proses haji berjalan tertib dan teratur.Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf menekankan bahwa pembentukan Kementerian Haji dan Umrah merupakan perintah langsung Presiden untuk memastikan pelayanan haji berada pada level terbaik.“Tugas petugas adalah membantu jemaah, terutama mereka yang berasal dari berbagai kultur daerah yang mungkin belum pernah keluar dari wilayahnya masing-masing. Ini perjalanan mulia, maka bantulah mereka dengan ikhlas,” ujar Menteri yang akrab disapa Gus Irfan tersebut.Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumut, Zulkifli Sitorus, melaporkan bahwa kesiapan kelembagaan di 23 kabupaten/kota se-Sumut telah berjalan dengan baik. Ia juga menyampaikan proses verifikasi paspor jemaah telah mencapai 90% dan ditargetkan rampung 100% dalam dua hari ke depan.“Kami berkomitmen penuh menyukseskan visi besar Bapak Menteri. Meskipun terdapat kendala teknis di lapangan, seluruh ASN kami siap bekerja keras. Kolaborasi dengan pemerintah daerah juga terus kami perkuat demi kelancaran operasional haji 2026 di Sumatera Utara,” jelas Zulkifli.Melalui Diklat Terintegrasi ini, diharapkan kolaborasi lintas sektor semakin kuat sehingga seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan, dapat berjalan lancar, aman, dan transparan.Acara tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak serta jajaran kepala kantor wilayah kabupaten/kota se-Sumatera Utara

31 Januari 2026