LensaDaily - Aksi demonstrasi di Sumatera Utara pada Agustus lalu tidak membuat provinsi ini bergejolak besar hingga menyebabkan kerusuhan. Demo yang terjadi di Sumut, tidak anarkis dan tidak menimbulkan penjarahan.Hal ini diapresiasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) oleh Staf Khusus Bidang Keamanan dan Hukum Wahyu Bintoni Hari Bawono saat bertemu Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Tim Kemendagri pada acara Asistensi, Monitoring dan Evaluasi Pasca Aksi Unjuk Rasa di Beberapa Daerah, yang diselenggarakan di Anjungan Lantai 9, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (12/9/2025).“Memang kita sadari bahwa dengan kejadian kemarin, terjadi aksi-aksi anarkis dan penjarahan. Di sini kami memastikan bagaimana situasi di setiap daerah. Kami mengapresiasi Provinsi Sumut yang telah menetapkan langkah-langkah dalam mengantisipasi demo kemarin, sehingga Sumut kondusif,” ujar Staf Khusus Bidang Keamanan dan Hukum Kemendagri Wahyu Bintoni Hari Bawono.Pada pertemuan itu, Wahyu menyebutkan, sesuai arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada rapat kabinet, telah menyampaikan sembilan langkah strategis dalam mengantisipasi terjadinya demo. Salah satunya adalah dengan mengaktifkan sistesiskamlm keamanan lingkungan (Siskamling) untuk menjaga lingkungan masing-masing.Menanggapi hal itu, Gubernur Sumut Bobby Nasution menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut bersama unsur Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat bersama-sama berupaya agar aksi yang terjadi beberapa waktu lalu berjalan dengan kondusif.Bobby menyampaikan, salah satu upayanya adalah dengan melaksanakan doa bersama, menemui dan mengajak berdialog para pendemo, menampung aspirasi para buruh, menyalurkan beras SPHP kepada pengemudi ojek online atau Ojol, memberikan pengobatan kepada mereka yang terdampak (luka-luka) demo, melaksanakan pasar murah di seluruh kabupaten/kota se-Sumut, dan lainnya.Unsur Forkopimda, kata Bobby, juga melakukan hal sama dengan menemui para pendemo, mengajak berdialog, dan menyalurkan sejumlah bantuan. “Alhamdulillah, di Sumut sudah lebih tertib, khususnya dalam menyampaikan aspirasi dari pertama aksi,” ucapnya.Terkait Siskamling, Bobby pun siap mengaktifkan Siskamling. Pemprov Sumut akan berkoordinasi dengan seluruh kabupaten/kota untuk pengaktifan Pos Kamling di setiap daerah.Bobby menceritakan pengalamannya pada saat menjadi Walikota Medan, bahwa pernah mengaktifkan Siskamling saat mengatasi tawuran yang terjadi di Belawan.“Kami juga akan berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk pengaktifan Pos Kamling. Karena menjaga kondusivitas di Sumut adalah tanggungjawab kita bersama,” pungkasnya.Pertemuan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Sumut, FKUB, pada pimpinan OPD Pemprov Sumut, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Sumut, Forum Pembauran Kebangsaan Sumut, dan undangan lainnya.
12 September 2025Tag: demonstrasi
LensaDaily - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution memastikan kondisi Sumut masih aman dan terkendali dengan eskalasi unjuk rasa di sejumlah wilayah. Ia pun mengajak masyarakat Sumut, agar menyampaikan aspirasinya dengan damai.“Hari ini kita juga sama-sama di sini ingin memastikan kondisi di Kota Medan dan Sumatera Utara InsyaAllah, baik-baik saja,” kata Bobby Nasution, di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin 1 September 2025.Bobby juga mempersilakan penyampaian aspirasi. Ia mengharapkan penyampaian aspirasi tidak menimbulkan keresahan masyarakat.“Kegiatan penyampaian aspirasi yaitu agar didengar, yang diinginkan setelah penyampaian tidak ada kegiatan anarkis, Pak Kapolda, Pak Pangdam dan jajarannya tujuannya adalah untuk mendampingi dan pengamanan, diharapkan tidak terjadi bentrok,” kata Bobby.Selain itu, Bobby juga mengatakan, menjaga Sumut merupakan peran semua masyarakat Sumut, tanpa kecuali. Pemerintah berkolaborasi dengan masyarakat dan semua pihak lain. Dengan kolaborasi, tujuan pembangunan di Sumut, akan tercapai.“Untuk warga Sumut, tentu kita sayang dengan Sumatera Utara, kita bangga dengan Sumut, menjaga Sumut bukan hanya tugas kita yang berada di sini, tapi seluruh masyarakat Sumut menjadi garis depan untuk menjaga Sumut agar lebih baik, lebih sejuk, jadi ayo sama-sama kita jaga,” kata Bobby.Sementara itu, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti mengatakan, pihaknya selalu mendengarkan keresahan masyarakat. Ia mengaku sangat peduli dengan masyarakat.“Kami mengetahui keresahan itu, kami mendengar dan kami peduli kepada masyarakat,” kata Erni.Erni juga meminta maaf terkait insiden selama aksi demonstrasi pada minggu lalu. Ia pun akan terus membenahi lembaga agar lebih baik.“Pasti kita di sini memohon maaf. Saya pimpinan dan wakil ketua, serta anggota DPRD Sumut memohon maaf apabila dalam menyampaikan aspirasi kemarin terjadi insiden yang tidak kita inginkan,” ujar Erni.Turut hadir Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Februanto, Pangdam I/Bukit Barisan Rio Firdianto, Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap.
02 September 2025


