LensaDaily - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) diharapkan bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana untuk memperdalam pemahaman dan menumbuhkan kecintaan terhadap Alquran dan mengimplementasikan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari.Hal tersebut dikatakan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution saat menutup MTQ ke-40 Provinsi Sumut di Astaka Dispora Sumut, Deliserdang, Rabu 24 Juni 2026 malam. Ia mengibaratkan MTQ sebagai proses pembinaan yang melatih peserta untuk terus mengamalkan nilai-nilai Alquran setelah kegiatan berakhir.“Ini seperti training, seperti Ramadan. Kita dilatih selama sebulan untuk menjalani 11 bulan sisanya dengan lebih baik. Di sini kita dilatih selama 10 hari untuk lebih mengenal Alquran dan mendalaminya pada bulan-bulan berikutnya,” ujar Bobby Nasution.Bobby juga berharap para kafilah terbaik dapat mengharumkan nama Sumut di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, Sumut selama ini dikenal sebagai salah satu daerah yang banyak melahirkan qari dan qariah berprestasi di Indonesia.“Terus kita tingkatkan dan terus berjuang untuk mengharumkan nama Sumut di level nasional dan internasional. Itu akan menjadi inspirasi bagi generasi-generasi berikutnya dan mudah-mudahan membawa keberkahan bagi provinsi kita,” katanya.Pada MTQ ke-40 Provinsi Sumut, Kota Medan berhasil meraih gelar juara umum, disusul Kabupaten Langkat di posisi kedua dan Kabupaten Deliserdang di posisi ketiga.Bobby Nasution juga mengingatkan pentingnya dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan-kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas spiritual masyarakat. Menurutnya, pembinaan keagamaan berperan penting dalam membentuk karakter sekaligus mendorong lahirnya prestasi.“Kita sebagai pemerintah perlu mendorong dan mendukung kegiatan-kegiatan peningkatan spiritual yang akan memperkuat karakter keislaman masyarakat dan tentunya meningkatkan prestasi,” ujarnya.Pada kesempatan tersebut, Bobby Nasution turut memberikan hadiah tambahan berupa paket umrah kepada kafilah terbaik.Turut hadir pada penutupan MTQ ke-40 Provinsi Sumut, antara lain Wakil Gubernur Sumut Surya, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, unsur Forkopimda Sumut, Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, para bupati dan walikota se-Sumut, organisasi keislaman, serta tokoh-tokoh Islam Sumut.***
25 Juni 2026Tag: alquran
LensaDaily - Musabaqah Tilawa diharapkan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumut diharapkan menjadi momentum memperkuat syiar Alquran secara berkelanjutan dan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat sepanjang tahun.Hal tersebut dikatakan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution usai mengukuhkan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Sumut periode 2026-2030 serta melantik Dewan Pengawas dan Dewan Hakim MTQ ke-40 Provinsi Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Minggu 14 Juni 2026.Bobby mengatakan, MTQ tahun ini merupakan penyelenggaraan pertama pada masa kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Sumut Surya.“Kami tidak ingin MTQ hanya menjadi ajang seremonial, bukan suksesi antar gubernur atau sekadar pagelaran tahunan. Yang paling penting adalah bagaimana MTQ benar-benar menjadi sarana syiar Alquran di Sumatera Utara,” ujar Bobby.Menurutnya, berbagai tantangan yang dihadapi Sumatera Utara saat ini, termasuk bencana yang terjadi di sejumlah daerah, tidak hanya memerlukan pendekatan teknis dan ilmiah dalam penanganannya, tetapi juga pendekatan spiritual melalui penguatan nilai-nilai keagamaan.“Selain ikhtiar secara fisik dan keilmuan, untuk mencegah bencana tanpa ada program tanpa anggaran yaitu kita berdoa dan kembali ke jalan Allah dan syiar Islam menjadi pegangan teguh,” katanya.Bobby menilai selama ini masyarakat cenderung memandang MTQ hanya sebagai kegiatan yang berlangsung beberapa hari. Karena itu, ia mendorong agar semangat dan pesan yang dibawa MTQ terus hidup sepanjang tahun melalui berbagai program pembinaan keagamaan yang berkelanjutan.Ia juga berharap LPTQ Sumut dapat menjalankan berbagai kegiatan syiar Islam secara rutin, seperti pengajian bulanan, tabligh akbar, serta doa bersama yang dilaksanakan secara bergantian di berbagai daerah di Sumatera Utara.“LPTQ bukan lembaga yang bekerja setahun sekali. Kegiatannya harus berkesinambungan sehingga syiar Alquran benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.Melalui MTQ ke-40 ini, Bobby berharap lahir qari dan qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama Sumatera Utara, sekaligus menjadikan daerah tersebut senantiasa mendapat keberkahan dari Allah SWT.“Harapan kami, MTQ ke-40 ini benar-benar menjadi syiar Alquran yang tidak hanya rutin dilaksanakan, tetapi juga memberi manfaat dan keberkahan yang dirasakan sepanjang tahun oleh masyarakat Sumatera Utara,” tutupnya.Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 akan berlangsung pada 15-25 Juni 2026 di kawasan Astaka, Jalan Willem Iskandar/Pancing, Kabupaten Deliserdang.Adapun pengurus LPTQ Sumut yang dilantik antara lain Ketua Umum LPTQ Sumut Sulaiman Harahap yang saat ini menjabat Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Ketua Harian LPTQ Sumut Muhammad Yasir Tanjung, Ketua Dewan Pengawas LPTQ Sumut Rijal Ahmad Rangkuti, serta Ketua Dewan Hakim MTQ ke-40 Sumut Syaifuddin Hazmi Lubis.
15 Juni 2026LensaDaily - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menepungtawari ratusan calon jemaah haji yang mulai memasuki Asrama Haji Medan pada 21 April 2026. Bobby berpesan kepada seluruh calon jemaah haji dan petugas haji agar menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik Sumut selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.Pesan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri acara Halalbihalal dan Tepung Tawar Jemaah Calon Haji Tahun 2026 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin 20 April 2026.Bobby menyampaikan bahwa momentum halalbihalal menjadi pengingat bagi semua untuk kembali kepada fitrah setelah menjalani bulan suci Ramadan. Saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat kebersamaan menjadi nilai penting yang harus terus dijaga.Acara tersebut dirangkai dengan prosesi tepung tawar terhadap sekitar 500 calon jemaah haji asal Kota Medan dan sekitarnya. Turut hadir Wakil Gubernur Sumut Surya, Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, Staf Ahli I PKK Sumut Titiek Sugiharti, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulaiman Harahap, serta Ketua Dharma Wanita Sumut Evi Novida.Pada kesempatan itu juga diserahkan cendera mata kepada calon jamaah haji serta pemasangan rompi secara serentak kepada para petugas haji.“Semoga seluruh calon jemaah haji disehatkan dan dikuatkan fisiknya hingga sampai ke Tanah Suci dan kembali ke Indonesia. Semoga dalam menjalankan ibadah haji dilancarkan, karena ibadah yang dilaksanakan di Tanah Suci bukan hanya tentang keimanan, tapi juga menjaga kesehatan tubuh,” ucap Bobby.Ia juga menyampaikan rasa bangga dan doa terbaik kepada para calon jemaah haji yang dinilainya sebagai orang-orang terpilih yang mendapat panggilan dari Allah SWT. Kepada para petugas haji, Bobby berpesan agar senantiasa membantu jemaah, khususnya yang lanjut usia (lansia), mengingat pelaksanaan ibadah haji berlangsung sekitar satu bulan dan membutuhkan kerja sama serta saling pengertian.“Saya titip doa untuk Sumatera Utara, semoga aman dan jauh dari narkoba, jauh dari bencana, dan ekonominya semakin maju melalui ekonomi keumatan. Karena doa di depan Ka’bah itu mustajab bapak ibu,” ujar Bobby.Diketahui, jumlah jemaah haji asal Provinsi Sumut tahun 2026 tercatat sebanyak 5.913 orang yang terbagi dalam 17 kelompok terbang (kloter). Pada 21 April 2026, kloter pertama mulai memasuki Asrama Haji Medan.Kegiatan halalbihalal dan tepung tawar ini juga diisi dengan pembacaan ayat suci Alquran serta ceramah oleh Ustaz Muhammad Syukri Albani Nasution. Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumut Zulkifli Sitorus, para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Sumut, serta calon jemaah haji.
20 April 2026


