LensaDaily - Pentingnya integritas, kejujuran, dan kerendahan hati sebagai fondasi utama nilai-nilai kepemimpinan para Taruna Akademi Militer (Akmil) dari matra Akademi Angkatan Darat (Akmil) dan Akademi Angkatan Laut (AAL).Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya saat menerima audiensi para taruna Akmil di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin 20 Juli 2026. Surya menekankan pentingnya integritas, kejujuran, dan kerendahan hati sebagai fondasi utama menjadi seorang pemimpin.Dalam arahannya, Surya menyampaikan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak ditentukan oleh jabatan maupun materi, melainkan oleh integritas dan kejujuran. Menurutnya, kepemimpinan yang kuat harus berawal dari karakter diri sendiri."Integritas itu adalah keselarasan. Apa yang ada di dalam hati dan ucapan harus sama dengan apa yang dilakukan. Jangan berbeda," ujar Surya, memotivasi para taruna.Surya juga membagikan perjalanan hidup dan kariernya, mulai dari menjadi guru, anggota DPR, Ketua DPR, Wakil Bupati, Bupati, hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Gubernur Sumut. Menurutnya, seluruh pencapaian tersebut diraih dengan menjaga kepercayaan masyarakat, berpegang teguh pada integritas, serta selalu bersikap rendah hati.Selain itu, Surya mengingatkan para calon perwira TNI tersebut agar senantiasa hidup sederhana dan memiliki rasa cukup. Ia berpesan agar mereka tidak terjebak dalam gaya hidup konsumtif maupun persaingan materi ketika kelak mengemban jabatan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjauhi penyalahgunaan narkoba yang dapat menyasar siapa saja tanpa memandang latar belakang."Kalian adalah generasi yang akan meneruskan kepemimpinan ini di masa depan. Selalulah belajar merendah dan merasa cukup dengan apa yang diatur oleh Tuhan. Jika kita bisa menjaga integritas dan kejujuran, maka kita akan menjadi pemimpin yang baik dan dihormati," pungkas Wagub Sumut.Sementara itu, perwakilan taruna, P. Sinaga, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilakukan setelah mereka menyelesaikan pelayaran dari luar negeri. Kesempatan itu dimanfaatkan untuk bersilaturahmi sekaligus meminta arahan dan memperdalam pemahaman mengenai kepemimpinan dari Wakil Gubernur Sumut.Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi para taruna untuk memperoleh wawasan mengenai kepemimpinan, integritas, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bekal dalam menjalankan tugas di masa mendatang.***
2 hari yang laluTag: akmil
LensaDaily - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menerima kunjungan taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dan Akademi Militer (Akmil) di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis 19 Maret 2026. Dalam pertemuan tersebut, Bobby menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para taruna.Salah satu yang ditekankan adalah pentingnya kekompakan dalam kepemimpinan. Menurutnya, kekompakan menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan.Ia mencontohkan penanganan bencana yang melanda Sumut pada tahun lalu. Saat itu, seluruh elemen, termasuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), bahu-membahu melakukan penanganan secara cepat.Bobby menyebut, dirinya bersama TNI Angkatan Udara menembus wilayah terdampak melalui jalur udara. Di Tapanuli Tengah, mereka turut mengaktifkan kembali bandara yang sempat lumpuh akibat banjir. Sementara itu, unsur Forkopimda lainnya bergerak di titik-titik berbeda dalam penanganan bencana.“Seperti bencana kemarin, Alhamdulillah penanganan awal di Sumut disampaikan merupakan yang cukup baik, penanganannya baik karena seluruh Forkopimdanya kompak,” kata Bobby.Selain itu, Bobby juga menjelaskan perannya sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. Ia menegaskan bahwa gubernur tidak bekerja sendiri, melainkan bersama Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat.“Roda pemerintahan ini berjalan kuncinya hanya satu, kompak, tidak ada instansi yang superpower di daerah, persoalan masyarakat tidak bisa dikerjakan sendiri," ujar Bobby.Sementara itu, salah seorang taruna Akpol, Satrio, mengaku bersyukur dapat bersilaturahmi langsung dengan Gubernur Sumut. Ia menyebut, kunjungan tersebut bertujuan untuk mendapatkan arahan dan motivasi sebagai bekal kepemimpinan di masa depan."Pak Gubernur sebagai pemimpin tertinggi di Sumut, kami ingin tahu bagaimana memimpin provinsi, sebagai bekal kami di masa depan,” katanya.
21 Maret 2026


